SP190123

Metropolitan

Suara Pembaruan

27

Rabu, 23 Januari 2019

Hanya Ketua DPRDDKI yang Laporkan Harta Kekayaan

Mahasiswa UBM Terjatuh dari Lantai 12 Seorang mahasiswa berinisial R (20) tewas se- ketika setelah terjatuh dari lantai 12 Gedung Kampus Universitas Bunda Mulia (UBM) Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Uta- ra, Selasa (22/1). Kapolsek Pademangan, Kompol Yuliati membenar- kan ada seorang laki-laki yang meninggal dunia se- telah terjatuh di area jalan turun parkir kampus. “Diduga kuat melompat dari gedung mes UBM yang ada di lantai 12. Korban terekam kamera CCTV saat naik lift sampai lantai 10, kemudian menaiki tang- ga hingga lantai 12,” ujar Yuliati. Disebutkan, tidak ada saksi yang melihat langsung korban melompat. Saksi hanya melihat korban sudah tergeletak di bawah dalam kondisi terbujur kaku. “Jenazah korban sudah dibawa ke RSCM dan kami sudah menghubungi keluar- ga korban. Korban merupa- kan mahasiswa aktif yang tinggal di mes. Penyebab korban melompat masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya. Ketika dikonfirmasi, perwakilan Humas UBM Andiani menyebutkan, pi- haknya masih belum dapat memastikan mengenai kejadian tersebut. [C-7] Bima Arya Klarifikasi Katulampa Siaga 1 Wali Kota Bogor Jawa Barat Bima Arya Sugiarto menyampaikan klarifikasi atas adanya video wali kota Bogor yang viral beredar di masyarakat melalui media sosial bahwa bendungan Katulampa siaga satu, ada- lah tidak benar. “Hari ini beredar video rekaman suara saya meng- ingatkan warga Bogor dan Jakarta kondisi bendung- an Katulampa yang bisa menyebabkan banjir, itu hoax ,” kata Bima Arya da- lam klasrifikasinya, Selasa (22/1). Video yang tersebar itu, kata Bima lebih lanjut, merupakan rekaman tahun 2018 lalu ketika ketinggian air di bendungan Katulampa sempat mencapai siaga satu dengan ketinggian 240 sentimeter. “Ini rekaman 5 Februari 2018. Saya sampaikan ini rekaman lama, ini hoax . Kondisi Katulampa saat ini masih aman terkendali ketinggian 40 sentimeter,” katanya. “Jadi saya sampaikan ini tidak benar tapi tetap waspada,” tutup Bima. [Ant/W-11]

[JAKARTA] Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi menyambangi Ge- dung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (23/1). Politikus PDI-P itu mengaku kedatangannya untukmengurus laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). “Lapor LHKPN,” kata Prasetio di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (23/1). Pada 2018, KPKmenca- tat tidak ada satu pun anggota DPRDDKI yang seluruhnya berjumlah 106 anggota yang melaporkan harta kekayaan. Padahal, KPK telah mene- tapkan sistem elektronik LHKPN (e-LHKPN) untuk memudahkan penyelenggara negara termasuk anggota DPRDmelaporkan hartanya. [BEKASI] Polsek Bekasi Utara, Polrestro Bekasi Kotamembekuk tiga pelaku pengeroyokan terhadap seo- rang remaja bernama MEl- vin (16). Korbanmengalami luka di bagian punggung dan pergelangan tangan akibat bacokan. Ketiga pelaku melakukan aksinya di Jalan Rawa Bugel depan Masjid AlAzhar, Summarecon Be- kasi, Bekasi Utara, Minggu (20/1) dini hari. Ketiga pelaku itu yaitu Panca Pratama (17), Sendi Prasetya (21), dan Hanvald Maulana (21). Ketiga pelaku merupakan “pak ogah” dan juga juru parkir, yang biasa mangkal di Perum Tytyan Indah,MargaMulya, Bekasi Utara. Kejadian bermula saat sekelompok anakmuda dari Rawa Bugel menyerang

data harta kekayaan secara elektronik. Untuk itu, Prase- tio datang ke KPK agar bisa berkonsultasi secara langsung. “Sudah-sudah, pernah ada. Kami pertama-pertama meminta dari Fraksi PDI Perjuangan tetapi kan kami kesulitan cara memasukkan- nya. Banyak sekali,” katanya. Prasetio meyakini ang- gota DPRD DKI lainnya telah berupaya melaporkan hartanya. Untuk itu, Prasetio optimistis seluruh anggota DPRDmelaporkan hartanya pada Maret 2019 sesuai ketentuan KPK. “Saya rasa semua sudah mengisi ya, dan mudah-mu- dahan selesai bulan Maret,” katanya. Diketahui, KPK telah merilis instansi yang tingkat kepatuhan penyelenggara

negaranya melaporkan harta kekayaanmasih rendah. Dari empat unsur, yakni legislatif, eksekutif, yudikatif, maupun BUMN/BUMD, legislatif masih mendapat catatan merah dalampelaporan harta kekayaan. KPK mencatat anggota DPRD paling tidak patuh melaporkan harta kekaya- annya. Dari 15.229 wajib lapor, hanya 28,77 persen atau 4.381 anggota DPRD yang melaporkan harta kekayaannya. DPRD DKI Jakarta menjadi salah satu instansi yang paling rendah tingkat kepatuhannya me- nyerahkan LHKPN. Bahkan dari sebanyak 106 anggota DPRD DKI, tak ada satu pun yang melaporkan harta kekayaannya kepada KPK pada 2018. [F-5]

sp/fana suparman

Prasetio Edi Marsudi

Prasetio mengakui, KPK sudah melakukan pelatihan pengisian e-LHKPN kepada

para anggota DPRD DKI. Namun, Prasetio mengaku masih kesulitanmemasukkan

3 “Pak Ogah” Bacok Remaja Bogor Waspada Demam Berdarah

kelompok pelaku di simpang Perumahan Tytyan Indah, Sabtu (19/1) sekitar pukul 22.00 WIB. Kelompok korban beru- paya menyerang kelompok pelaku yang menjadi juru parkir, denganmenggunakan batu. Setelah terjadi bentrok- an pertama itu, kemudian pelempar batu ini kabur melarikan diri. “Antara kelompok kor- ban dan kelompok pelaku sudah ada yang saling kenal. Kedua kelompok ini janjian melaluiWA( WhatApps ) un- tuk tawuran,” ujar Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Dedy Nurhadi, di Mapolrestro Bekasi Kota, Selasa (22/1). Melalui pesan WA, kedua kelompok janjian untuk tawuran padaMinggu (20/1) pukul 02.00 WIB, atau hanya selang beberapa

jamdari bentrokan pertama. Tawuran kedua ke- lompok tak terhindarkan. Kelompok korban mulai terdesak dan satu per satu melarikan diri. Rupanya, satu orang berhasil diba- cok menggunakan senjata tajam di bagian punggung dan pergelangan tangan. Senjata tajam kemudian dibuang ke pinggir kali oleh pelaku. Sampai saat ini, senjata tajam berupa celurit belum ditemukan penyidik. Se- dangkan, korbanmengalami luka parah akibat bacokan, masih dalam perawatan. Polsek Bekasi Utara yang menerima laporan kasus penganiayaan itu, kemud i an me l akukan penyelidikan dan didapati identitas yang mengarah kepada para pelaku. [160]

[BOGOR] Masyarakat Bogor diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaannya akan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Pasalnya, memasuki penghujan, masyarakat mudah terjangkit DBD. Hingga pertengahan Januari, 52 warga Kota Bogor terjangkit penyakit yang dibawa nyamuk aedes aegypti itu. Meski tak sampai merengut nyawa, masyarakat tetap harus waspada. Berkaca pada 2018, delapan warga Bogor meninggal disebabkan DBD. Kasi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menu- lar dan Surveilance (P3MS) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sari Chandrawati menuturkan, di tengah kondisi cuaca yang tak menentu akhir-akhir ini, membuat nyamuk pembawa virus dengue itu ber- kembang lebih cepat. Itu kemudian didukung banyaknya tempat indukan nyamuk. Mulai dari sampah yang menampung air seperti kantong-kantong makanan yang dibuang sembarangan, ban bekas hingga kaleng-kaleng bekas. “Ini yang harus diperhatikan oleh masyarakat, ca- ranya dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN),” kata Sari, Selasa (22/1). Berkaca pada data 2018, jumlah penderita DBD di awal Januari 2019 terjadi peningkatan. Rekor paling tinggi di Januari 2017 ada 127 orang, lalu turun Januari 2018 menjadi 41 orang dan sekarang naik jadi 52 orang. Bila di Kota Bogor penderitaDBDcenderungmenurun per tahun, tidak dengan Kabupaten Bogor. Catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menunjukkan adanya peningkatan kasus DBD. Kepala Program Penanggulangan DBD Dinkes Kabupaten Bogor, Ade Kurniawan menjelaskan kasus DBD pada tahun 2018 mencapai 737 kasus. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan tahun 2017 yang hanya 276 kasus. “Di tahun 2018 tercatat sebanyak 737 kasus dengan penderita meninggal dunia delapan orang,” ungkapnya. Angka penderita DBD di Kabupaten Bogor dua tahun belakangan ini menurutnya belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan tahun 2016. Dinkes Kabupaten Bogor mencatat ada sebanyak 3.442 kasus DBD. Dari angka tersebut, 45 orang di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengatakan, pihaknya dapat mengatasi serangan penyakit deman berdarah dengue (DBD). Sejak dua tahun lalu, 2017 dan 2018, terdata dua orang yang meninggal dunia terserang penyakit ini. [VEN/160]

SP/Mikael Niman Tiga pelaku pengeroyokan terhadap Elvin diamankan anggota Reskrim Polsek Bekasi Utara, Senin (21/1) malam.

Made with FlippingBook flipbook maker