ID180528

senin 28 mei 2018 2 INTERNATIONAL

Investor Daily / AFP PHOTO / John VIZCAINO

tetapi juga pembelian SBN di pasar sekunder. Adapun langkah yang akan ditempuh melalui koordinasi dengan pemerintah diperkuat karena masalah nilai tukar tidak hanya terkait dengan masalah devisa, tapi juga masalah mengatasi defisit transaksi berjalan, defisit fiskal, dan kebiajkan sektor riil. BI juga akan mengadakan perte- muan dengan perbankan dan dunia usaha untuk melihat bagaimana permasalahan mereka dalam konteks supplay and demand valas. Menurut Perry, pertemuan tersebut diperlukan untuk membangun con- fidence dan membangun ekspektasi bahwa pergerakan nilai tukar relatif stabil. Pasalnya, di antara para pen- gusaha, saat ini ekspektasi mengenai nilai tukar sudah melebar dan banyak yang memperkirakan nilai tukar tidak pada suatu assessment ekonomi yang baik dan ada kecenderungan ekonomi masih over shooting. “Saya katakan, BI fokus untuk stabil- itas. Instrumen moneter prioritasnya stability, ” tegas dia. Terkait pelemahan nilai tukar, ia menegaskan tidak memiliki niat un- tuk melakukan capital control . Hasil beberapa pengujian menyebutkan bahwa pergerakan nilai tukar terkait dengan sejumlah faktor, termasuk faktor fundamental seperti inflasi, current account deficit, pertumbuhan ekonomi, juga faktor teknikal dan pembatasan bisnis di Republik Islam dengan imbalan Teheran menyerah atas upaya-upayanya memiliki senjata nuklir. Sejak kesepakatan nuklir ditanda- tangani pada 2015, ekspor Jerman ke Iran pada 2017 telah tumbuh 15,5% yakni mencapai hampir 2,6 miliar euro atau setara US$ 3 miliar setelah kenaikan 22% pada 2016. Kendati angka-angka tersebut masih sangat kecil dibandingkan dengan ekspor Jerman ke AS – pelang- gan utamanya – yang mencapai 111,5 miliar euro. “KCI akan menunggu dan melihat sanksi itu akan mengarah seperti apa, sebelum berpaling dari Iran,” kata Melfi. Di sisi lain, perusahaan-perusahaan yang memiliki hubungan dengan Te- heran harus sangat berhati-hati untuk tidak melanggar larangan AS. Bahkan transaksi dilakukan dalam mata uang euro, dan KCI tidak berurusan dengan bisnis yang dimiliki warga negara Amerika atau pemegang kartu hijau di dewan mereka. Terlebih lagi, produk yang dijual ke Iran tidak dapat mengandung lebih dari 10% suku cadang yang diproduksi di AS. “Salah satu masukan yang paling penting bagi bisnis adalah keberanian di antara para manajer kami, meng- ingat risiko tinggi yang dihadapi jika terlibat,” pungkas Melfi. (afp/leo) Sementara itu, sejak 5 tahun lalu, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir telah memutuskan semua hubungan dengan Qatar. Mereka menuding negara itu membiayai kelompok-kelompok teroris dan me- miliki hubungan dekat dengan Iran. Tudingan itu pun dibantah oleh Qatar. Negara-negara tersebut kemudian memberlakukan boikot perdagangan dan diplomatik terhadap Qatar, yang balas menyangkal tudingan itu dan mengatakan bahwa negara-negara itu sedang berupaya mengubah rezim di Doha. Perselisihan tersebut memaksa Qa- tar terisolasi – yang mana sebelumnya bergantung pada negara-negara Teluk – sehingga harus berupaya mengali- hkan rute untuk impor makanan, ter- masuk dari Turki, Maroko, dan Iran. Bahkan banyak impor semacam itu yang masuk ke negara melalui pelabuhan, seperti Kuwait dan Oman. Menurut sumber, impor – melalui pelabuhan-pelabuhan ini, dan juga melalui perorangan – barang-barang dari negara-negara pemboikot berhasil masuk ke Qatar. “Para pelaku usaha dari negara-nega- ra yang melakukan blokade berupaya mengitari blokade dengan memanfaat- kan pihak ketiga,” kata sumber, seperti dilansir dari Bloomberg News . Di sisi lain, data Dana Moneter Internasional (IMF) mencatat bahwa Qatar – sebagai negara yang memiliki salah satu cadangan devisa terbesar di dunia – telahmenyerap embargo yang mengejutkan itu. Bahkan perekono- mian negaranya tumbuh lebih cepat dibandingkan sebagian besr negara- negara tetangganya tahun lalu dan diperkirakan kembali mengungguli di tahun ini. Setelah menjalin hubungan dengan negara Barat dan menghabiskan miliaran anggaran untuk persenjataan, Qatar berencana untuk memperleng- kapi kembali negaranya guna menarik investasi asing dan membangun pusat kegiatan keuangan bagi perusahaan di Iran, Irak, Turki dan Pakistan. (afp/ sumber lain/pya)

Oleh sebab itu, pihaknya terus memantau dan memberikan reaksi terhadap faktor eksternal. “Ini belum ekuilibrium baru, lihat saja dulu karena bukan Indonesia yang melakukan ini. Ekonomi kita bereaksi saja terhadap apa yang dilakukan. Kita menduga masih ada saja nanti, entah soal Korea atau faktor eksternal lain,” ucap Darmin. Sebelumnya, Bank Indonesia sudah menaikkan suku bunga acuan dari 4,25% menjadi 4,5% untuk menjaga kondisi nilai tukar rupiah. Perry mengatakan, fokus jangka pendek yang segera dilakukan BI dalammenjaga stabilitas rupiah adalah konsisten dalam kebijakan moneter dan mendukung stabilitas yang lebih pre-emptive , front loading, dan ahead the curve dalamkebijakan suku bunga. “ Alhamdulillah rupiah bergerak menguat dan per formanya cukup baik, bahkan di antara negara Asia ataupun Eropa kita cukup baik di tengah gejolak global yang berlanjut sebagai dampak Turki. Itu harus kita lihat positifnya, “ tandas dia. Intervensi Ganda Selanjutnya, kata Perry, bank sen- tral akan terus melakukan intervensi ganda, yaitu tidak hanya di pasar valas FRANKFURTAMMAIN – Langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menarik diri dari kes- epakatan nuklir Iran telah membuat bank-bank kreditur terbesar di Jer- man memilih menghindari berbisnis dengan Iran. Namun berbeda dengan bank-bank Jerman yang lebih kecil, yang tetap melanjutkan hubungan bis- nisnya dengan Iran kendati dibayangi ancaman sanksi. “Untuk saat ini, kami akan terus me- layani klien kami,” ujar Patrizia Melfi, direktur di international competence centre (KCI) yang terdiri dari enam bank tabungan koperasi di kota kecil Tuttlingen, Jerman barat daya. Bahkan KCI – yangmemberi dukun- gan kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di pasar sensitif seperti Iran atau Sudan – sudahmelihat adanya lonjakan tajam permintaan dalam be- berapa tahun terakhir dari perusahaan- perusahaan yang terdaftar di Dax (indeks perusahaan blue-chip Jerman), seluruh Jerman dan dari Swiss. Beberapa perusahaan juga beren- cana menekankan hubungan mereka dengan Iran, meskipun dibayangi ancaman hukuman. Sementara itu, hanya tersisa be- berapa bulan lagi sampai tenggat waktu November, yang dikeluarkan oleh Washington. Ini karena presiden AS mundur dari perjanjian sulit, yang bertujuan mengurangi pembatasan-  Sambungan dari hal 1 DOHA – Hampir satu tahun setelah Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan dengan Qatar. Negara yang kaya cadangan gas itu pun kemudian memutuskan untuk berhenti meng- konsumsi barang-barang produk dari para rivalnya tersebut. Para pejabat Doha mengatakan pada Sabtu (26/5), bahwa PemerintahQatar telah memerintahkan toko-toko untuk menyingkirkan barang-barang yang berasal dari kelompok empat negara yang dimpimpin Arab Saudi. Menur ut arahan, Kementerian Ekonomi Qatar mengeluarkan per- intah kepada toko-toko untuk segera menurunkan barang-barang produk Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir. Kementerian ekonomi jugamenyebutkan akanmen- urunkan para pengawas untuk mel- akukan kunjungan ke toko-toko guna memastika mereka telah mematuhi perintah. Namun saat dimintai komentar, juru bicara dari kementerian ekonomi tidak dapat memberikan tanggapan dengan segera terkait perintah tersebut. Lapo- ran menyebutkan bahwa perintah itu dikeluarkan hanya beberapa hari sebe- lumperingatankrisis Teluk yang sengit. Selain menghentikan penjualan produk di pertokoan, pemerintah akan mencoba menghentikan masuknya produk-produk susu Saudi ke Qatar melalui via negara ketiga. Departemen Komunikasi Pemer- intah Qatar (GCO) beralasan bahwa pihaknya berusaha melindungi kes- elamatan konsumen. “Produk-produk yang berasal dari negara-negara yang melakukan blokade, yakni sebagai akibat dari tindak blokade tidak dapat melewati wilayah pabean GCC (Gulf Coopera- tion Council/Dewan Kerja Sama Tel- uk), dan harus menjalani pemeriksaan impor yang tepat serta prosedur yang ditetapkan bea cukai. Qatar hanya melakukan kebijakan perdagangannya sesuai dengan semua perjanjian multi- lateral dan bilateral,” demikian disam- pailan oleh GCO dalam pernyataan.

Pemilihan Presiden di Kolombia

Presiden Kolombia Juan Manuel Santos memasuk- kan surat suara ke dalam kota di tempat pemungu- tan suara (TPS) di Bogota, selama pelaksanaan pe- milihan presiden (pilpres) di Kolombia pada Minggu (27/5).

berlangsung hingga akhir tahun bah- kan tahun depan, karena langkah The Fed menormalisasi suku bunga. Dia menyebut ekuilibirium baru rupiah berada di atas Rp 14.000 per dolar AS. Kondisi Industri Sementara itu, Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukmanmengakui, kondisi pelemahan rupiah saat ini sudah memengaruhi kondisi industrimakanandanminuman (mamin). Sebab, banyak industri yang memiliki kontrak tahunan dengan pembeli luar negeri. Padahal, beberapa komoditas harus diimpor, misalnya gula, terigu, kedelai, dan susu. “ Budget yang kami pakai di kisaran Rp 13.500-14.000 per dolar. Dengan kurs di atas Rp 14 ribu pasti kita terpengaruh. Kami akan melakukan evaluasi setelah Lebaran,” ujar Adhi. Ke depan, pihaknya berharap agar kondisi rupiah tetap stabil. “Industri inginnya stabil, sehingga kami punya referensi berapa. Kami ingin peme­ rintah dan BI menjaga stabilitas nilai tukar. Saya pikir gubernur BI mem- prioritaskan hal tersebut,” ujar Adhi. Sedangkan Ketua Asosiasi Peng­ usaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani memprediksi nilai tukar bakal stabil di kisaran Rp 13.800-14.000 per dolar AS. “Sekarang upaya untuk menggenjot ekspor, subsitusi impor dalam negeri harus diperbesar supaya dalam jangka panjangnya kita akan lebih baik dari segi penguatan rupiah,” ujar Hariyadi. (ns) Di satu sisi, Washington ingin Korea Utara menyerahkan semua nuklirnya dengan cara yang dapat diverifikasi secepat mungkin dengan imbalan sanksi dan bantuan ekonomi. Sedan- gkan Pyongyang memiliki pandangan yang berbeda tentang denuklirisasi dan tetap sangat khawatir bahwa dengan meninggalkan penangkalnya akanmembuat negara rentan terhadap perubahan rezim. (afp) cakap langsung tentang niat masing- masing untukmembantu kita berlanjut ke langkah berikutnya,” tutur Lee Tae-kyoung. Keputusan awal Tr ump untuk membatalkan per temuan puncak, jelas membuat Korea Selatan terkejut mengingat mereka sebagai pihak yang memperantarai hubungan yang sangat menegangkan antara Washington dan Pyongyang, serta dalam upaya putus asa untuk menghindari konflik yang menghancurkan. Tahun lalu Trump dan Kim saling ancam berperang dan melontarkan hinaan setelah Pyongyang menguji senjata nuklirnya yang paling kuat hingga saat ini dan rudal yang dika- takan mampu mencapai daratan AS. Ketegangan itu kemudian diredam setelah Kim memperpanjang per- damaian dengan menawarkan Korea Utara mengirim delegasi ke Olim- piade MusimDingin di Korea Selatan. Ketegangan yang reda dengan cepat tersebut mendorong Trump setuju mengadakan pembicaraan langsung dengan Pyongyang. Namun ketidakpastian niat baik diplomatik dan keramahan meng- hilang dalambeberapa pekan terakhir, menyusul retorika yang semakin keras dari kedua pejabat tinggi pemerinta- han AS dan Pyongyang. Selain itu, masih ada perbedaan mencolok antara apa yang ingin dica- pai kedua belah pihak.

Kemungkinan besar, kata Dendi, pergerakan arus modal dunia saat ini adalah proses mencari ekuilibrium baru, termasuk di dalamnya kurs rupiah. “Namun biasanya penyesuaian kurs mata uang mengalami overshoot- ing dulu, kemudian akan ada koreksi. Perkiraan kami, kurs akan berada di level Rp 13.800 per dolar AS,” ujar dia. Menurut Dendi, hal yang sangat penting untuk membalikkan tren pelemahan rupiah adalah kebijakan Bank Indonesia dalam menetapkan suku bunga, angka inflasi, dan expected inflasi ke depan. Juga keberhasilan pemerintah mengelola anggaran sehingga dalam menekan defisit ang- garan, juga neraca transaksi berjalan. Pengamat ekonomi Asian Devel- opment Bank (ADB) Institute Eric Sugandi mengatakan, nilai tukar saat ini sudah terlalu jauh dari fundamental- nya. Ia memperkirakan par nilai tukar rupiah sebesar Rp 13.500 sampai Rp 13.700. Permasalahannya, nilai tukar tidak hanya ditentukan oleh fundamen- tal khususnya dalam jangkamenengah dan jangka panjang, tetapi juga persepsi pelaku pasar finansial dalam jangka pendek. “Secara keseluruhan fundamental ekonomi Indonesia tidak jelek. Na- mun, kita mesti melihat juga bahwa neraca perdaganganmengalami defisit year to date akibat defisit neraca mi­ nyak,” ujar Eric. Sementara itu, pengamat ekonomi dari Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah men- gungkapkan, fluktuasi rupiah akan dan konfrontasi melalui keberhasilan perteman puncak Amerika Serikat – Korea Utara serta menjalin kerja sama demi perdamaian dan kemakmuran,” ungkap Moon kepada war tawan, Minggu. Moon menambahkan bahwa Kim menegaskan kembali komit- mennya untuk ‘menyelesaikan denuklirisasi’,namun belum yakin “apakah dia bisa percaya bahwa AS akan mengakhiri kebijakan per- musuhan dan menjamin keamanan rezimnya” jika dia menyerahkan senjata-senjata itu. Kantor berita Pyongyang, KCNA melaporkan, Kim menyatakan ke- inginannya untuk bertemu Trump, seraya menambahkan Korea Selatan dan Korea Utara akan mengadakan putaran baru dari pembicaraan tingkat tinggi, pada 1 Juni. Sinyal positif juga ditunjukkan dari Washington, di mana Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders mene- gaskan, pada Sabtu, bahwa tim pejabat AS akan berangkat ke Singapura untuk bersiap-siap jika pertemuan puncak berlangsung. Menurut Kim Yong Hyun, profe- sor studi Korea Utara dari Dongguk University di Seoul, Moon dan Kim bergerak cepat untuk meredakan krisis setelah pembatalan mendadak dari Trump. “Pada dasarnya, Moon membantu menyampaikan pesan dari Trump kepada Kim dan sebaliknya, untuk lebih memuluskan proses dan mel- anjutkan negosiasi,” katanya kepada AFP , seraya menambahkan bahwa pertemuan ke Singapura sudah kem- bali jalurnya. Di Seoul sendiri, banyak orang yang menyambut baik langkahMoon untuk berbicara dengan Kim. “Saya kira itu hal yang baik untuk melakukan pertemuan dan bercakap-

Oleh Leonard Al Cahyoputra  SEOUL – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un mengatakan berkomitmen untuk ‘menyelesai- kan’ masalah denuklirisasi di semenanjung Korea dan mewujudkan pertemuan puncak dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Demikian perny- ataan yang disampaikan Presiden Korea Selatan (Kor- sel) Moon Jae In pada Minggu (27/5) itu, bersamaan dengan Trump yang mengumumkan bahwa rencana pertemuan masih berjalan dengan sangat baik.

inan berlanjut hingga semester II disebabkan ketidakpastian kenaikan Fed rate, fluktuasi harga komoditas global, dan instabilitas geopolitik. “Prediksinya titik ekuilibrium baru terbentuk di Rp 14.150-14.200 per dolar AS dalamkurun waktu yang pan- jang. Otomatis asumsi makro APBN harus direvisi. Kurs sebaiknya di Rp 14.100 dari saat ini Rp 13.400,” kata dia. Sementara untuk mengembalikan nilai kurs ke Rp 13.400 per dolar AS sesuai asumsi APBN 2018 dibutuh- kan intervensi cadangan devisa yang besar. “BI tidak akan ambil langkah itu,” tandas Bhima. Agar dunia usaha tidak mengalami bleeding karena potensi gagal bayar ULN-nya tinggi terutama bagi usaha kelas menengah yang tidak semua ULN di- hedging, pelemahan nilai tukar rupiah harus dijaga tidak melampaui batas psikologis Rp 15.000 per dolar AS. “Biaya produksi yang naik karena impor bahan baku mahal juga bisa menghentikan produksi beberapa sektor seperti farmasi, besi baja, dan tekstil,” tandas dia. Sedangkan ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dendi Ram- dani berpandangan, saat ini rupiah dan juga mata uang negara negara lainmengalami guncangan karena ada tren kenaikan suku bunga di Amerika Serikat. Hal ini mengakibatkan tren suku bunga rendah akan berakhir. Akibatnya, arus modal juga sedang mengalami perpindahan secara masif menyesuaikan dengan pergerakan suku bunga dan risiko di setiap negara. bicaraan kembali ke jalurnya. Ini adalah yang keempat kalinya kedua pemimpin dari dua negara Korea tersebut bertemu. Gambar-gambar pertemuan kedu- anya juga memperlihatkan keakraban, di manaMoon dan Kim saling berjabat tangan dan berangkulan di Desa Panmunjom, yang terletak di Zona Demiliterisasi – yang memisahkan kedua negara – pada sisi Korea Utara. Peluang Akhiri Konfrontasi Menurut Moon, Kimmenghubungi dirinya untuk mengatur pertemuan mendadak tanpa formalitas. Per- mintaan ini, merupakan perkemban- gan yang menakjubkan, mengingat dua Korea baru membuka kembali saluran hotline , yang sempat mati, pada bulan lalu. Pemimpin Korea Utara itu meng- gambarkan pertemuan puncak di Sin- gapura sebagai kesempatan penting untuk mengakhiri konfrontasi selama beberapa dekade. “Dia telah menyatakan niatnya untuk mengakhiri sejarah perang

pasar. “Nilai tukar sekarangmasih over shooting ,” papar dia. Perry menegaskan, posisi cadangan devisa (cadev) masih jauh lebih cukup untuk impor dan membayar utang luar negeri, bahkan juga dapat untuk memitigasi kemungkinan pembalikan modal ke luar negeri . Berdasarkan data Bank Indonesia, penurunan cadev terjadi sejak Janu- ari 2018. Saat itu, cadev tercatat US$ 131,98 miliar, yang cukup untuk mem- biayai 8,5 bulan impor atau 8,2 impor dan pembayaran utang luar negeri (ULN) pemerintah. Pada April 2018, cadev tinggal US$ 124,9 miliar, setara dengan pembiayaan 7,7 bulan impor atau 7,4 bulan impor plus pembayaran ULN pemerintah. Sementara itu, Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengungkapkan, BI akan menjaga nilai tukar rupiah se- suai fundamentalnya dengan voltalitas yang stabil. “Kita tidak bisa mengata- kan apakah level saat ini equilibirium baru atau tidak. Namun ada mekan- isme pasar yang menentukam level rupiah,” tandas dia kepada Investor Pernyataan deklarasi damai ter- baru ini pun akan mengakhiri hari- hari penuh per tikaian diplomatik yang bergejolak hingga meningkatkan ketegangan. Sebelumnya, Trump melontarkan ancaman pada Kamis (24/5), akan membatalkan rencana per temuan yang dijadwalkan berlangsung 12 Juni dengan Kim di Singapura. Ada pun ancaman pembatalan karena mun- culnya sikap ‘permusuhan terbuka’ dari Pyongyang. Akan tetapi, dalam24 jamkemudian, presiden AS ke-45 tersebut berubah pendirian dan mengatakan rencana pertemuan masih dapat terwujud, menyusul pembicaraan-pembicaraan produktif yang diadakan dengan para pejabat Korea Utara. “Ini berjalan sangat baik. Kami masih sesuai jadwal pada 12 Juni di Singapura. Belum ada perubahan,” ujar Trump saat ditanyai wartawan. Ketidakpastian yang ditunjuk- kan Trump itu memicu pertemuan mengejutkan antara Kim dan Moon, pada Sabtu (26/5) supaya arah pem-

Daily , Jumat (25/5). Lanjut Semester II

Dihubungi terpisah, ekonom Indef Bhima Yudhistira berpandangan, rupiah cenderung bergerak fluktuatif dan belum menemukan titik keseim- bangan baru. Depresiasi kemungk-

Made with FlippingBook - Online catalogs