SP161026

Metropolitan

Suara Pembaruan

23

Rabu, 26 Oktober 2016

Polres Bekasi Musnahkan 262,5 Kg Ganja

PNS Depok Diminta Gunakan Gas Nonsubsidi Aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Depok diminta untuk tidak menggu- nakan gas elpiji tabung tiga kilogram atau gas subsidi pemerintah. ASN diharapkan memakai gas tabung ukuran 5,5 kilogram nonsubsidi. Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Depok Mohammad Idris di Balaikota Depok, Jawa Barat, Selasa (25/10). "Rencananya 28 Oktober bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda kami akan mendeklarasikan bahwa ASN harus gunakan gas elpiji non- subsidi. Kami bersama DPC Himpunan Swasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kota Depok akan memberikan Bright Gas 5,5 kilogram kepada perwakilan ASN sebagai bentuk simbolis bahwa ASN harus beralih dari penggunaan gas 3 kilogram ke Bright Gas 5,5 kilogram," ujar Idris. Dikatakan, Pemkot Depok melarang ASN Pemkot Depok menggunakan gas elpiji ber- subsidi. Hal tersebut, lanjut Idris, dikarenakan para ASN kini tidak ada yang berpeng- hasilan Rp 1,5 juta. Gas elpiji tiga kilogram ini diperuntuk- kan bagi masyarakat dengan penghasilan per bulannya Rp 1,5 juta. Menyoal tentang sanksi bagi ASN yang masih meng- gunakan gas subsidi, Idris mengatakan bahwa pihaknya hanya melakukan pengawa- san sedangkan sanksi men- jadi ranah pemerintah pusat. [RIA/W-11] Penyidik Subdirektorat Reserse Mobil Direktrorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya melakukan uji balistik senjata api (senpi) ilegal serta peluru yang disita dari kediaman tersangka Gatot Brajamusti. Awalnya, peme­ riksaan akan dihadiri mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Ary Suta, namun ia berhalangan hadir dan di- wakili kerabatnya. Kanit IV Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan, uji balistik dilakukan bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri. "Ini terkait pemeriksaan laboratorium barang bukti yang kami temukan bersama Puslabfor Mabes Polri, Aa Gatot, dan saksi yang salah satu alat buktinya kami ban- dingkan," ujar Arsya, Selasa (25/10). Hasilnya masih menunggu analisa Puslabfor Mabes Polri. “Kita tidak boleh berandai-andai," ungkapnya. Ia menyampaikan, Gatot mengaku senpi itu dari Ary Suta. Namun, polisi tidak mengkonfrontasi pengakuan itu ke Ary, tetapi memastikannya lewat uji balistik. [BAM/Y-4] Senpi Gatot Diuji Balistik

kepedulian masyarakat Kabupaten Bekasi terhadap pemberantasan, penyalah- gunaan narkoba, masih minim. "Kepedulian mas- yarakat masih kurang terh- adap bahaya narkoba. Bahkan, kepolisian juga kurang peduli terhadap Program Pencegahan, P e m b e r a n t a s a n P e n y a l a h g u n a a n d a n Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), yang telah digagas pemerintah," ujarnya. Awal menjelaskan, pen- gungkapan kasus peredaran ganja itu berlokasi di sekitar Stadion Wibawamukti, dengan melibatkan tiga tersangka. Tiga tersangka itu adalah Dayat Tuloh (29), Suwanda (37), dan Dede Darmawan (27) yang dibekuk pada 24 Agustus 2016 lalu. "TKPdi belakangStadion Wibawamukti, rumah yang sepi, ada truk dari Aceh masuk ke lokasi, sekitar dua bulan lalu," katanya. Hal ini, kata dia, mem- buktikan peredaran narkoba

sudah terjadi di sekeliling masyarakat dengan sasaran siapa saja. "Ketidakpedulian terhadap Program P4GN tersebut, membuat para pengedar narkoba semakin meluas di dalammasyarakat. Sudah menjadi tugas kami dan tentunya bantuan mas- yarakat, untuk menginfor- masikan peredaran narkoba kepada aparat kami," imbuh- nya. Pakta Integritas Jajaran Polres Metro Bekasi menandatangani Pakta Integritas bagi anggota Polri dan PNS yang meny- alahgunakan narkoba, akan ada sanksi tegas bagi anggota yang terbukti menggunakan narkoba. Menurut Kanit Narkoba Polres Metro Bekasi Iptu Makmur, sekitar 1 kg ganja dapat dikonsumsi sebanyak 500 orang. "Dengan asumsi itu, maka pemusnahan 262,5 kg ganja dapat menyelamat- kan sekitar 131.250 orang dari bahaya narkoba," ujar Makmur. [160]

SP/Mikael Niman Sebanyak 262,5 kg ganja kering dimusnahkan Polres Metro Bekasi, di Stadion Wibawamukti, Kabupaten Bekasi, Rabu (26/10) siang.

[BEKASI] Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) PolresMetro Bekasi memus- nahkan barang bukti narko- tika golongan I jenis ganja, Rabu (26/10) siang. Sebanyak 262,5 kilogram (kg) ganja kering siap edar

dimusnahkan di Stadion Wibawamukti, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Be k a s i , J awa Ba r a t . Pemusnahan narkoba itu dinilai dapat menyelamatkan sekitar 131.250 orang dari

jeratan narkoba.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol M Awal Chairuddin menjelaskan, ganja itu hasil sitaan yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Menurutnya, saat ini

DKI Dapat Tambahan Beras Bulog 75.000 Ton

[JAKARTA] Pemprov DKI Jakarta mendapat tambahan ketersediaan beras hingga 75.000 ton dari Bulog hingga Maret 2017. Dengan penambahan itu, ketersediaan beras di DKI bisa stabil. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyebutkan, BUMDDKI seperti PT Food Station Tjipinang Jaya dan PD Pasar Jaya bisa lebih kuat karena mendapatkan stok beras untuk warga DKI yang aman. “Jadi kalau bicara kita mau menekan inflasi, menaikkan pertumbuhan ekonomi, syaratnya logis- tik dan distribusi harus baik. Nah, sekarang kami gabung, kami punya dis- tribusi yang baik ada Food Station, Pasar Jaya, Dharma Jaya, dan logistik di Bulog. Makanya dikom- binasikan,” ujar Basuki di Balai Kota, Selasa (25/10). Dikatakan, kombinasi itu seolah-olah DKI memi- liki Bulog dan Bulog pun memiliki DKI untuk dis- tribusi. Hal ini juga sudah tercantum dalam kerja sama yang sudah disepakati tahun lalu. DKI tidak perlu khawatir terkait logistik kebutuhan barang pokok seperti beras. “Kami harapkan tidak ada pedagang nekat men- imbun barang. Kalau nekat, pasti dia rugi. Uang kami cukup, stok kami cukup, distribusi di jaringan kami

cukup,” katanya. Ditambah lagi, katanya, Food Station saat ini memiliki anggaran Rp 300 miliar sehingga seharusnya, tidak ada lagi pedagang yang bermain lagi dengan spekulan. Jaminan Bulog Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, berdasarkan kesepakatan yang telah d i b u a t , p i h a k n y a melakukan penajaman di beberapa hal, di antaranya Bulog yang akanmenjamin kebutuhan pangan di Jakarta. Pihaknya menyi- apkan fasilitas berupa distribusi transportasi sehingga sinergi diharap- kan bisa memberikan barang yang memadai dengan pergerakan yang memadai juga. “Dengan jaringan distribusi yang memadai, maka semua distribusi akan lancar. Di sisi lain, adanya kerja sama ini juga tidak ada spekulasi barang dan harga di Jakarta. Kami ingin masyarakat Jakarta menikmati harga yang wajar,” katanya. Ia mengatakan, salah satu inflasi yang menghan- tui saat ini adalah soal pangan. Tahun lalu pihak- nya berhasil menekan inflasi, termasuk inflasi pangan. Tahun ini pihaknya berupaya kembali dengan menambah beberapa item untuk penguatannya. [D-14]

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker