SP160730

Metropolitan

Suara Pembaruan

28

Sabtu-Minggu, 30-31 Juli 2016

Gerindra Usung Sandiaga, Persaingan Akan Ketat

[ JAKARTA] P a r t a i Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) secara resmi mengusung Sandiaga Uno sebagai bakal calon guber- nur (cagub) DKI Jakarta. "Gerindra usung Sandiaga suatu hal bagus. Artinya, ada kompetisi di Pilgub DKI. Tidak hanya Ahok (Basuki Tjahaja Purnama), tapi ada Sandiaga," kata pengamat komunikasi poli- tik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing kepada SP , Jumat (29/7) malam. Dia mengatakan, kepu- tusan Gerindra mengusung Sandiaga memang cukup mengejutkan. Dengan ha- dirnya tokoh muda yang su- dah aktif turun ke warga ini, maka dipastikan persaingan di pilgub mendatang akan ketat. "Tetapi, pasti ada pembicaraan di ruang pri- vat, panggung belakang po- litik Gerindra hingga akhir- nya tetapkan Sandiaga," katanya. Menuru t nya , Par t a i Demok r a s i I ndon e s i a Perjuangan (PDI-P) juga hampir pasti mengusung paslon sendiri. Dia menya- takan, setidaknya akan ter- dapat tiga paslon pada Pilkada Jakarta. "Ahok, Sandiaga, dan PDIP yang kemungkinan usung Bu Risma (Tri Rismaharini)," ucapnya. "Kalau tiga pasangan, maka Pilkada Jakarta bisa dua putaran karena elekta- bilitas Ahok tak bisa me- nang untuk satu putaran, apalagi khusus Jakarta, pe- menang harus dapat suara 50% plus 1," katanya. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Soebianto secara resmi telah menetapkan Sandiaga Uno sebagai ca- lon gubernur yang akan di- usung Gerindra. Sandiaga menyisihkan dua rivalnya, yaitu Sjafrie Sjamsoeddin dan Yusril Ihza Mahendra. Setelah dipilih dan dite- tapkan sebagai calon guber- nur dari Partai Gerindra, Sandiaga diberikan mandat untuk membangun komuni- kasi dan koalisi dengan par- tai politik (parpol) lainnya di luar tiga partai politik yang telah menyatakan du- kungannya kepada petah- ana Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama. “Jadi, Pak Sandiaga Uno mendapatkan tugas dan ke- percayaan dari Partai

membahas Pilkada serentak, termasuk DKI," kata Lulung, Jumat (29/7). Jika benar enam partai tersebut berkoalisi, maka akan tergalang kekuatan be- sar untuk mengadang Ahok. Total kursi dari enam partai tersebut mencapai 54 kursi. Dengan perincian Partai Gerindra 15 kursi, PKS 11 kursi, PPP10 kursi, Demokrat 10 kursi, PKB enam kursi dan PAN dua kursi. PDI-P memiliki 28 kur- si. Sementara tiga partai pengusung Ahok memiliki total 24 kursi, dengan rinci- an Partai Hanura 10 kursi, Parta Golkar 9 kursi dan Partai Nasdem 5 kursi. Basuki Tjahaja Purnama kembali bimbang menentu- kan pilihan. Kali ini, bukan lewat jalur mana yang akan ia pilih, tapi justru tentang Basuki Bimbang

siapa yang akan mendam- pinginya sebagai Calon Wak i l Gube r nu r DKI J aka r t a d i Pemi l i han Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017. “Ti dak t ahu , ” u j a r Basuki di Balai Kota, Jumat (29/7) ketika ditanya siapa wakil yang akan Basuki ajak maju di Pilgub DKI. Sebagaimana diketahui, nama Heru Budi Hartono yang merupakan Kepala Badan Pengelola dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta sudah direkrut Basuki untuk mendamping- inya maju secara indepen- den. Namun, dengan pilih- an Basuki yang saat ini me- milih jalur partai politik, nama Heru menjadi abu-a- bu dan nama Djarot Saiful Hidayat yang saat ini me- mang menjadi wakilnya muncul kembali ke permu- kaan. [LEN/C-6/D-14]

Uthan a rachim Bakal calon gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Gerindra Sandiaga Uno bersama tim sukses saat berkunjung ke redaksi "Suara Pembaruan" di Beritasatu Plaza Jakarta, April lalu.

Gerindra untuk segera mem- bangun koalisi dan menentu- kan pasangan calon yang akan mendampinginya,” ka- ta Kamarussamad, Koor- dinator Sahabat Sandiaga Uno. Menurutnya, bisa jadi dalam kesepatan koalisi de- ngan partai politik lain, Sandiaga menjadi calon gu- bernur atau calon wakil gu- bernur dalam menghadapi pertarungan Pilgub DKI 2017. “Jadi Pak Sandi bisa menjadi calon gubernur, bi- sa juga menjadi calon wakil gubernur. Bergantung pada kesepakatan dari koalisi partai-partai yang ada,” ujarnya. Pendekatan dan komu- nikasi politik yang harus dijalin Sandiaga dengan membangun koalisi dengan Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), termasuk juga PDI-P. “Kan Pak Sandi diberi- kan mandat untuk memba- ngun koalisi dengan partai lain, seperti PKS, PPP, PKB dan Pa r t a i Demokr a t . Te r ma s u k j u g a PD I Perjuangan. Kemudian me- nentukan pasangan calon dari partai lain hasil kesepa- katan koalisi partai,”papar- nya. Sand i aga d i be r i kan tenggat waktu untuk mem- bangun koalisi dan menen- tukan pasangan calon dari partai lain dalam waktu 30 hari. Karena mengejar tenggat waktu yang ditetap- kan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta terkait pendaftaran pasang-

an calon pada 19 September mendatang. “Kita harapkan dalam waktu 30 hari ke depan, su- dah terbangun koalisi dan pasangan calon karena 19 September harus mendaf- tar,” ungkapnya. Keputusan Gerindra m e n y o d o r k a n n a m a Sandiaga tersebut ditang- gapi positif Partai Demokrat (PD). "Bagus. Kita senang muncul banyak calon-calon yang akan menjadi DKI1 (gubernur)," kata Sekretaris Jenderal PD Hinca IP Pandjaitan kepada SP , Jumat (29/7) malam. Menurutnya, masyara- kat Jakarta perlu diberikan pilihan tokoh-tokoh yang berkualitas. "Kita tunggu nama-nama lain, makin ba- nyak calon makin bagus. Masih ada 48 hari lagi sebe- lum pendaftaran di KPUD Jakarta. Jakarta adalah ibu kota dan barometer politik nasional," ujarnya. Dia menyatakan, PD be- lum memutuskan cagub yang akan diusung pada Pilkada DKI Jakarta. PD meminta seluruh pihak un- t uk t e t a p me nunggu . "Demokrat tentu akan me- munculkan juga calonnya. Kita tunggu," katanya. Wakil Ketua DPRD DKI asal Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Abraham Lunggana atau Lulung menyatakan, saat ia bertemu dengan Ketua Umum PPP, Djan Faridz, dibicarakan menge- nai adanya pertemuan par- tai tingkat nasional yang akan diikuti enam partai po- litik "Saya bertemu dengan Pak Djan Faridz. Katanya

akan ada pertemuan partai tingkat nasional, enam partai. Yaitu, Demokrat, PAN, PKS, PKB, PPP, dan Gerindra. Pertemuannya, salah satunya

Made with FlippingBook HTML5