ID180518

jumat 18 mei 2018

24

menjadi bank umum syariah. Manfaatkan Teknologi Sementara itu, berkaitan dengan pengembangan industri keuangan syariah Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mendorong agar industri keuangan syariah untuk mengembangkan bisnis terutama dengan menggunakan teknologi terkini, termasuk memanfaatkan financial technology ( fintech ). Hal itu disampaikan Wimboh pada Konferensi Tingkat Tinggi Keuangan Syariah yang digelar Central Bank of Kuwait dan Islamic Financial Services Board (IFSB) di Kuwait City, Rabu, 2 Mei 2018. “Saat ini terdapat beberapa faktor yang mengubah lansekap keuangan dunia, satu di antaranya adalah kehadiran fintech . Fintech merupakan peluang strategis bagi keuangan syariah un- tukmemanfaatkannya dengan tujuan memperluas segmen pasar, namun pelaku industri harus memahami risiko-risiko yang muncul dari bisnis fintech dan memitigasinya dengan baik” kata dia. Menurut Wimboh, penggunaan fintech dalam pengembangan indus- tri keuangan syariah harus diikuti pula dengan upaya-upaya untukmen- ingkatkan perlindungan terhadap kepentingan konsumen. Untuk itu ke depan, sejalan dengan upaya mend- orong perkembangan industri keuan- gan syariah, OJKmengawal perkem- bangan fintech dengan menekankan asas manfaat dan mematuhi tata kelola yang baik berdasarkan Trans- paransi, Akuntabilitas, Tanggung jawab, Kemandirian, dan Kewajaran (Tarif) untuk memastikan adanya perlindungan konsumen. OJK mencatat perkembangan industri keuangan syariah sampai Maret 2018 terus meningkat, terli- hat dari pertumbuhan di perbankan syariah yang mencatatkan aset se- besar Rp 439,32 triliun atau tumbuh 19,33% secara year on year (yoy), dengan pembiayaan mencapai Rp 294,7 triliun atau tumbuh 14,41% (yoy), dan dana pihak ketiga Rp 347,15 triliun atau tumbuh 18,81% (yoy). (th) cara tunai. Namun dengan men- ingkatnya penggunaan teknologi pembayaran mobile dan contactless , hal ini akan memperluas penetrasi pembayaran elektronik untuk kebu- tuhan sehari-hari di berbagai tempat pembayaran seperti di supermarket, restoran, dan bioskop. Oleh karena itu, kata dia, Visa melihat pentingnya menjalankan standar pengembangan inovasi yang menerapkan prinsip keamanan, keandalan, dan interoperabilitas. “Visa mendukung penerapan standar pengembangan inovasi baru sehingga semua pemangku kepentingan dapat berpartisipasi dan memperoleh manfaat. Kami ingin mendorong penerapan standar yang akan memudahkan semua pihak dalam ekosistem pembayaran, untuk mengadopsi dan mengembangkan teknologi baru,” tambah Joe. (ris)

Oleh Nida Sahara

Investor Daily/IST

JAKARTA – Penggabungan (merger) seluruh unit usaha syariah (UUS) bank pembangunan daerah (UUS BPD) akan menghasilkan bank syariah dengan aset mencapai Rp 60 triliun. Selain itu, merger akan membuat BPD syariah masuk kategori bank umum kegiatan usaha (BUKU) III.

lanjut dia. A d a p u n p i h a k n y a i n g i n mengajukan untuk memiliki kantor pusat lebih dari satu apabila semua UUS telah dimerger. Pasalnya, di luar negeri bank diperkenankanmemiliki kantor pusat lebih dari satu. Sedangkan di Indonesia paling banyak hanya boleh memiliki dua kantor pusat, seperti yang satu di Jakarta dan satu di Bandung. “Kalau kantor cabang lebih dari satu itu hal baru, karena belum ada. Kami ingin bilang begitu, karena masing-masing mau menjadi kantor pusat, nanti bisa dipilih, misalnya micro banking di Jawa Barat, nanti yang lain bisa di Jawa Tengah dan lainnya,” terang Adiwarman. Sebelumnya, Ketua Umum As- banda yang juga direktur utama Bank DKI Kresno Sediarsi menjelaskan, pihaknya memiliki wacana untuk melakukan merger setelah melak- ukan spin off . Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta semua UUS BPD melakukan spin off sebelum tahun 2023. “Wacananya, kalau semua UUS menjadi BUS sendiri tentu akan sulit berkembang karena memiliki bisnis yang kecil,” kata Kresno. Menurut dia, idealnya BUS dapat berkembang dengan memiliki aset sebesar Rp 10 triliun dengan modal sekitar Rp 2 triliun. Namun, dengan adanya wacana penggabungan se- luruh UUS BPD diharapkan dapat memiliki rasio permodalan yang kuat dan memiliki aset yang besar. Rencananya, lead surviving peng- gabungan UUS BPD tersebut adalah Bank Jawa Barat Syariah (BJBS), sebab sudah memiliki lisensi untuk Pihaknya pun mengklaim telah ber- hasil mengimplementasikan sistem keamanan tanpa menghilangkan kemudahan dan mendorong inovasi teknologi pembayaran. “Visa berkomitmen untuk memas- tikan bahwa jaringan kami beroper- asi dengan keamanan terbaik dan akan terus mengarahkan industri untukmemanfaatkan berbagai tekno- logi pembayaran muktahir seperti chip EMV, tokenisasi, dan enkripsi point-to-point ,” ungkap dia. Asia Pasifik adalah pasar dengan nilai pembayaran sebesar US$ 11 triliun. Saat ini, lebih dari 55% tran- saksi masih dilakukan secara tunai, sehingga terdapat peluang senilai US$ 6,1 triliun yang dapat digarap dari transformasi pembayaran tunai menjadi digital. Sedangkan di Indonesia, sekitar 81% transaksi masih dilakukan se-

Pengama t i ndu s t r i keuan - gan syariah Adiwarman Karim mengatakan, tahap pertama UUS BPD yang dimerger akan memiliki total aset sebesar Rp 29 triliun. Setelah tahap pertama selesai, dilan- jutkan dengan menggabungkan Bank NTB yang memiliki aset se- besar Rp 8 triliun. “Setelah itu, tahap terakhir adalah mengambil BPD Aceh karena aset- nya besar mencapai Rp 23 triliun. Jadi total aset semua jika dimerger mencapai Rp 60 triliun, sama seperti aset BSM (Bank Syariah Mandiri),” jelas Adiwarman kepada Investor Daily , Kamis (17/5). Te r ka i t pe rmoda l an , r a s i o kecukupan modal ( capital adequacy ratio /CAR) UUS BPD akan berada di level 20%. Dengan begitu, per- modalan bank akan menjadi Rp 12 triliun. “Kalau aset Rp 60 triliun, berarti CAR 20%, artinya modalnya 20% dikali Rp 60 triliun menjadi Rp 12 triliun. Masuk BUKU III yang gendut,” ungkap dia. Dia juga menjelaskan, pada 19Mei 2018 pihaknya akan bertemu dengan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) untuk mematangkan be- berapa konsep tersebut. Tahapannya, apabila tahun ini konsep disetujui, hal ini membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk meyakinkan dan masih menunggu hasil dari pemilihan kepala daerah (pilkada), karena pemilik BPD adalah gubernur provinsi. “Sekarang kalau bicara percuma, jadi tunggu pilkada dulu, Insya Allah 2019 sudah keren. Sabtu ini kami presentasi ke Asbanda ada beberapa hal yang kami minta,” JAKARTA–Keamananpembayaran dinilai merupakan faktor terpenting dalamtransformasi nontunai terutama di Asia Pasifik yang sedang gencar melakukan transformasi pembayaran dari tunai ke digital. Head of Risk Asia Pacific Visa Joe Cunningham mengatakan, sekalipun inovasi dapat meningkatkan pengala- man konsumen dalam pembayaran, namun keamanan serta integritas sis- tempembayaranmerupakanhal kunci dalam perkembangan perdagangan. “Dengan pesatnya evolusi ekos- istem pembayaran, dibutuhkan sistem keamanan yang tetap dapat memberikan kemudahan bagi pelanggan maupun merchant ,” kata Joe dalam keterangan resmi yang di- terima Investor Daily , Kamis (17/5). Menurut dia, keamanan pemba- yaran dan kenyamanan merupakan dua hal yang dapat diintegrasikan.

Kerja Sama Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo, Dirut Perum Jamkrindo Randi Anto, Direktur Utama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk Rahmad Pribadi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Perum Jamkrindo dengan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk terkait penjaminan suretyship online di Jakarta, Kamis (17/5).

KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM

PT Surya Citra Media Tbk (“Perseroan”) Kegiatan Usaha:

Bergerak dalam bidang jasa (penyediaan dan pemanfaatan multimedia melalui perangkat telekomunikasi, konsultasi bidang media massa, manajemen dan administrasi, rumah produksi konten, animasi, online media, hiburan, film, musik dan investasi serta penyertaan pada perusahaan lain) dan Perdagangan melalui anak Perusahaan Kantor Pusat: SCTV Tower, Senayan City Lantai 18, Jl. Asia Afrika Lot. 19 Jakarta Pusat 10220 – Indonesia Telepon: +62 21 2793 5599, Faksimili: +62 21 2793 5598 Keterbukaan Informasi ini disampaikan kepada Pemegang Saham Perseroan sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melaksanakan Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan ( Management and Employee Stock Ownership Program ) (“Program MESOP”) dengan memberikan saham secara cuma-cuma tanpa hak opsi kepada peserta program, melalui penerbitan saham baru yang diterbitkan tanpa hak memesan efek terlebih dahulu dengan jumlah sebanyak- banyaknya 40.000.000 lembar saham atau 0,27% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan. Terhadap Program MESOP ini, maka pemegang saham Perseroan akan terkena dilusi kepemilikan sahamnya sebanyak-banyaknya 0,27% sampai dengan akhir Program MESOP. Perkiraan dilusi tersebut adalah perkiraan tanpa memperhitungkan aksi korporasi Perseroan berupa Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD). Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk menyetujui rencana ini akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25 Juni 2018. Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama, bertanggung jawab sepenuhnya atas kelengkapan dan kebenaran seluruh informasi atau fakta material yang dimuat dalam Keterbukaan Informasi ini dan menegaskan bahwa informasi yang dikemukakan dalam Keterbukaan Informasi ini adalah benar dan tidak ada fakta material yang tidak dikemukakan yang dapat menyebabkan informasi material dalam Keterbukaan Informasi ini menjadi tidak benar dan/atau menyesatkan. Keterbukaan Informasi ini diterbitkan pada tanggal 18 Mei 2018 E-mail: corsec@scm.co.id Website: www.scm.co.id

3. Harga Penerbitan Saham Harga penerbitan saham MESOP akan ditetapkan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan dengan mengacu pada ketentuan Pasal V Peraturan No. I-A, yang menetapkan harga pelaksanaan sekurang-kurangnya sama dengan rata-rata harga penutupan saham Perseroan selama kurun waktu 25 (dua puluh lima) hari bursa berturut-turut di pasar regular sebelum Perseroan melakukan iklan pengumuman mengenai akan dilakukannya pemanggilan rapat umum pemegang saham Perseroan yang mengagendakan PMTHMETD. Dengan demikian, harga pelaksanaan PMTHMETD adalah sekurang-kurangnya sebesar Rp2.446,- per saham yakni mengikuti harga rata-rata penutupan perdagangan saham dari tanggal 5 Desember 2017 sampai dengan tanggal 11 Januari 2018 yang telah disetujui dalam RUPSLB 20 Februari 2018. 4. Lock Up Saham Dalam rangka memenuhi Peraturan No. I-A, saham-saham baru yang dikeluarkan oleh Perseroan tidak dapat diperdagangkan selama 1 (satu) tahun. Lebih lanjut, syarat-syarat lainnya dapat ditetapkan oleh Direksi dengan persetujuan dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan. 5. Status Saham Program MESOP Saham-saham yang akan diterbitkan sehubungan dengan Program MESOP memiliki hak, kedudukan, dan derajat yang sama dalam segala hal dengan saham-saham yang telah disetor penuh di dalam Perseroan, termasuk dalam hak atas dividen dan dapat mengeluarkan hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham serta aksi korporasi lainnya yang akan dilaksanakan oleh Perseroan. Semua saham yang diterbitkan merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portepel Perseroan dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (“BEI”). 6. Persyaratan Program MESOP a. Perseroan telah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham; b. Permohonan Pra-Pencatatan saham tambahan untuk Program MESOP telah memperoleh persetujuan dari BEI; c. Apabila peserta Program MESOP mengundurkan diri dari jabatannya dari Perseroan atau Perusahaan Terkendali, maka semua saham yang akan diberikan namun belum memenuhi waktu tunggu ( vesting period ) akan menjadi hangus dan peserta Program MESOP tidak berhak atas saham tersebut. Apabila peserta Program MESOP diberhentikan oleh Perseroan atau Perusahaan Terkendali, maka semua saham yang akan diberikan namun belum memenuhi waktu tunggu ( vesting period ) akan menjadi hangus dan peserta Program MESOP tidak akan berhak atas saham tersebut. d. Syarat-syarat lain yang ditetapkan Direksi dengan persetujuan dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan telah terpenuhi. Proforma Permodalan dan Susunan Pemegang Saham Perseroan Sebelum dan Sesudah Penerbitan Saham Baru sesuai dengan Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 30 April 2018

I. ALASAN DAN TUJUAN PROGRAM MESOP Perseroan adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa (penyediaan dan pemanfaatan multimedia melalui perangkat telekomunikasi, konsultasi bidang media massa, manajemen dan administrasi, rumah produksi konten, animasi, online media, hiburan, film, musik dan investasi serta penyertaan pada perusahaan lain) dan perdagangan melalui anak perusahaan. Perseroan berkeyakinan bahwa peningkatan kinerja secara konsisten dari tahun ke tahun dapat tercapai karena adanya komitmen dari manajemen dan karyawan. Perseroan akan terus melaksanakan strategi yang tepat untuk menghasilkan kinerja yang maksimal bagi Perseroan dan mempertahankan pertumbuhan yang berkesinambungan. Program MESOP ditujukan untuk meningkatkan rasa memiliki terhadap Perseroan, sehingga akan meningkatkan kinerja masing- masing Peserta Program MESOP yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja Perseroan. Direksi dengan ini menginformasikan kepada para pemegang saham, bahwa Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham Perseroan untuk melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMTHMETD”) sebanyak-banyaknya 1.462.160.123 (satu milyar empat ratus enam puluh dua juta seratus enam puluh ribu seratus dua puluh tiga) saham atau sebanyak-banyaknya 10% (sepuluh perseratus) dari jumlah modal ditempatkan dan telah disetor Perseroan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 20 Februari 2018 (“RUPSLB”). Merujuk kepada hasil RUPSLB tersebut, Perseroan akan melaksanakan PMTHMETD melalui Program MESOP dengan menerbitkan saham cuma-cuma kepada peserta program dimana saham baru akan dikeluarkan dari portepel dengan jumlah sebanyak-banyaknya 40.000.000 (empat puluh juta) lembar saham atau 0,27% (nol koma dua puluh tujuh perseratus) dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan dan akan dibayarkan oleh Perseroan. Program MESOP akan dilaksanakan oleh Perseroan mengacu pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 38/POJK.04/2014 tanggal 29 Desember 2014 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“POJK No. 38”). II. INFORMASI TENTANG PROGRAM MESOP Program MESOP adalah program penawaran kepada karyawan, angota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris Perseroan dan/atau Perusahaan Terkendali yang memenuhi syarat untuk memiliki saham Perseroan, yang dalam hal ini merupakan pemberian saham cuma-cuma kepada peserta program atas saham baru yang akan diterbitkan Perseroan dengan jumlah 40.000.000 (empat puluh juta) saham dengan harga pelaksanaan yang akan ditetapkan oleh Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris Perseroan, yang akan mengacu pada ketentuan Butir V Lampiran II Peraturan Pencatatan PT Bursa Efek Indonesia No. I-A Keputusan No. Kep-00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014 perihal Perubahan Peraturan tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat (“Peraturan No. I-A”). Perusahaan Terkendali adalah perusahaan yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung oleh Perseroan. Jumlah saham yang akan diterbitkan dalam Program MESOP ini akan mengurangi maksimum jumlah lembar saham yang akan diterbitkan Perseroan dalam rangka PMTHMETD sesuai POJK No. 38 yang telah disetujui dalam RUPSLB Perseroan pada tanggal 20 Februari 2018. 1. Peserta Program MESOP a. Anggota Dewan Komisaris Perseroan dan Perusahaan Terkendali, yang menjabat pada saat pembagian saham cuma-cuma sebagai bagian dari kompensasi; b. Anggota Direksi Perseroan dan Perusahaan Terkendali yang menjabat pada saat pembagian saham cuma-cuma sebagai bagian dari kompensasi; c. Karyawan Perseroan dan Perusahaan Terkendali dengan Peringkat Jabatan ( Grade ) 15 ke atas yang tercatat dalam data karyawan Perseroan dan Perusahaan Terkendali yang telah bekerja minimal 6 (enam) bulan sebelum tanggal pembagian saham cuma-cuma sebagai bagian dari kompensasi untuk setiap tahap pembagian. Peserta Program MESOP yang berhak akan ditetapkan oleh Direksi Perseroan dengan mendapatkan persetujuan dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan. 2. Periode Pembagian Saham Program MESOP akan dilaksanakan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak diadakannya RUPSLB 20 Februari 2018. Setiap saham Perseroan yang dibagikan kepada peserta Program MESOP akan memiliki waktu tunggu ( vesting period ) selama 4 (empat) tahun dimana saham akan diterbitkan 25% setiap tahunnya. Dividen tidak akan diberikan kepada saham Perseroan yang belum diterbitkan dan dibagikan secara resmi kepada peserta Program MESOP. Saham akan dibagikan kepada peserta Program MESOP dalam beberapa tahap yang akan ditentukan oleh Direksi Perseroan dengan persetujuan terlebih dahulu dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan. Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan akan melakukan perhitungan saham yang akan dialokasikan kepada para peserta yang berhak berdasarkan kinerja peserta dan dengan memperhatikan tugas dan tanggungjawabnya dalam mengambil keputusan yang berdampak signifikan terhadap kinerja Perseroan.

JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BPD Jatim) atau Bank Jatimmenyatakan tidakmengalami dampak dan pengaruh dengan adanya tindakan terorisme

yang meledakkan bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Menurut dia, pada hari Senin lalu, layanan perbankan masih berjalan seperti biasanya. Direktur Utama Bank Jatim Soeroso mengharapkan, kondisi yang tidak terpengaruh tersebut akan terus berjalan ditengah maraknya kasus terorisme. “Untuk sementara ini tidak ada pengaruh, operasional juga jalan, harapannya begitu terus,” kata Soeroso ditemui di Jakarta, Selasa (15/5). Dia juga mengungkapkan, meskipun tidak berdam- pak pada operasional bank, nasabah yang datang ke kantor cabang di Jawa Timur tercatat lebih sepi dari hari biasanya. Hal itu diperkirakan karena masyarakat yang belum berani untuk keluar rumah dengan kond- isi tersebut. “Dampaknya lebih sepi, tapi memang masyarakat belum erani keluar, tapi tetap bisa melak- ukan transaksi dengan digital banking ,” lanjut dia. Pihaknya tetap menjalankan layanan perbankan secara normal setelah adanya aksi terorisme yang ter- jadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Kristen Indonesia, dan Gereja Pantekosta. Selain Bank Jatim, bank lainnya seperti Standard Chartered Bank Indonesia (Stanchart Indonesia) yang memiliki cabang di Surabaya juga menyebut masih beroperasi secara normal. Head of Wealth Management Stanchart Indonesia Bambang Simarno mengatakan, terdapat tiga kantor cabang di Surabaya dan diklaim dalam kondisi baik. (nid)

Sebelum Penerbitan Saham Program MESOP JUMLAH SAHAM NILAI NOMINAL 58.000.000.000 2.900.000.000.000

Sesudah Penerbitan Saham Program MESOP

KETERANGAN

Rp50,- PER SAHAM % JUMLAH SAHAM NILAI NOMINAL

Rp50,- PER SAHAM %

Modal Dasar

-

58.000.000.000 2.900.000.000.000

-

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 1. PTElang Mahkota TeknologiTbk 2. Masyarakat Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

PT SURYA CITRA MEDIA Tbk. (“Perseroan”) PEMBERITAHUAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN (“RAPAT”) Merujuk pada ketentuan Pasal 10 ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka (“POJK No. 32/2014”), dengan ini diberitahukan kepada para pemegang saham Perseroan bahwa Perseroan akan menyelenggarakan Rapat pada hari Senin, 25 Juni 2018, bertempat di Jakarta, Indonesia. Panggilan Rapat akan diumumkan sedikitnya melalui 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia berperedaran nasional, situs Bursa Efek Indonesia dan situs Perseroan, pada hari Sabtu, 2 Juni 2018, sesuai dengan ketentuan Pasal 10 ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 19 ayat (2) POJK No. 32/2014. Pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam Rapat adalah para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 31 Mei 2018 sampai dengan pukul 16.00 WIB. Setiap usulan dari pemegang saham akan dimasukkan dalam acara Rapat jika memenuhi persyaratan dalam Pasal 10 ayat (7) Anggaran Dasar Perseroan dan harus sudah diterima oleh Direksi Perseroan selambat- lambatnya 7 (tujuh) hari sebelum tanggal panggilan Rapat. Jakarta, 18 Mei 2018 Direksi Perseroan

8.896.355.951

444.817.797.550 60.84

8.896.355.951

444.817.797.550 60.68

5.725.245.283 14.621.601.234

286.262.264.150 39.16

5.765.245.283

288.262.264.150 39.32 733.080.061.700 100.00

731.080.061.700 100.00 14.661.601.234

Saham Dalam Portepel - Dengan demikian terhadap pelaksanaan keseluruhan Program MESOP, maka Pemegang Saham akan terkena dilusi kepemilikannya sebanyak-banyaknya 0,27%. III. RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN (“RUPST”) RUPST Perseroan untuk membahas agenda persetujuan Program MESOP akan diselenggarakan di Jakarta, pada tanggal 25 Juni 2018. Perseroan telah melakukan pemberitahuan akan diselenggarakan RUPST pada tanggal 18 Mei 2018 melalui iklan surat kabar Investor Daily, situs web BEI dan situs web Perseroan www.scm.co.id sedangkan Panggilan RUPST pada tanggal 2 Juni 2018. Demikianlah Keterbukaan Informasi ini disampaikan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 32/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan POJK No. 38. Jakarta, 18 Mei 2018 Direksi Perseroan 43.378.398.766 2.168.919.938.300 - 43.338.398.766 2.166.919.938.300

Ukuran : 4 Kolom x 280 mm, Media : Investor Daily, Tgl. Muat : 18 MEI 2018, File : D2

Ukuran : 2 kolom x 80 mmk

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online