SP190312

Suara Pembaruan

28

Selasa, 12 Maret 2019

KAI Serahkan Penyelidikan Kereta Anjlok ke KNKT

[BOGOR] PT Kereta Api Indonesia menyerahkan pe- nyelidikan penyebab anjlok- nya kereta rel listrik (KRL) 1722 relasi Jatinegara- Bogor, Minggu (10/3), ke- pada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). PT KAI memilih untuk fokus mengembalikan pelayanan kereta komuter relasi Bogor-Jakarta dan se- baliknya, seperti semula. Kepala Humas Daerah Operasi I KAI Jakarta Edy Kuswoyo menuturkan, hingga saat ini KNKT be- lum memberikan rekomen- dasi apa pun. “Investigasi sepenuh- nya kami serahkan kepada KNKT. Kami lebih fokus ke evakuasi penumpang, evakuasi kereta, dan fokus ke pelayanan penumpang. Untuk penyebab kecelaka- an kami belum fokus ke arah situ,” tutur Edy,

selaku regulator, akan me- laksanakan audit secara me- nyeluruh. Audit akan meli- puti operasional KRL se-Ja- bodetabek. Direktur Keselamatan Perkeretaapian Ditjen Per- keretaapian Kementerian Perhubungan, Edi Nur Salam, menuturkan, audit akan dilakukan terhadap sistem perawatan dan ope- rasional prasarana yang dio- perasikan Daop I PT Kereta Api Indonesia (KAI). Selain itu, audit akan dilakukan terhadap sistem perawatan dan operasional sarana KRL yang dioperasikan oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Selain audit, peristiwa ini juga akan diinvestigasi oleh tim KNKT. Mereka te- lah mendatangi lokasi un- tuk melakukan investigasi yang akan dilakukan dalam beberapa tahapan.

Pada 10 - 11 Ma r e t , KNKT menginvestigasi prasarana perkeretaapian. Pada 12-13 Maret, proses investigasi dilakukan terha- dap sarana KRL. Kemudian 14 Maret, tim KNKT akan mewawancarai masinis, awak sarana lain yang ber- tugas pada saat kejadian, petugas penjaga pintu pe- lintasan serta beberapa sak- si mata yang berada di seki- tar lokasi kejadian untuk mendapatkan masukan se- cara menyeluruh. "Pemerintah berharap dari hasil investigasi serta audit yang telah dan akan dilaksanakan tersebut, akan memberikan masukan atau pun input yang dapat digu- nakan untuk perbaikan dan pengembangan kereta api Indonesia, khususnya per- keretaapian di wilayah Jabodetabek," katanya. [VEN/RIA/W-11]

ANTARA/YULIUS SATRIA WIJAYA Sejumlah penumpang menunggu rangkaian kereta pascakecelakaan KRL, di Stasiun Cilebut, Bogor, Jawa Barat, Senin (11/3).

Selasa (12/3).

lah selesai dievakuasi. Pengoperasian KRL lintas Jakarta-Bogor dan sebalik- nya pun telah beroperasi mulai Senin (11/3), pukul 14.00,” Edy menjelaskan. Namun, untuk sementa- ra waktu masih diberlaku- kan pembatasan kecepatan (taspat). Untuk jalur KA lintas Bogor menuju Jakarta

taspat yang diberlakukan 40 km/jam, sedangkan untuk KRL lintas Jakarta menuju Bogor taspat yang diberla- kukan 20 km/jam. Peristiwa anjloknya KRL 1722 membuat Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Audit Menyeluruh

Menurut Edy, sejak ke- r e t a k omu t e r r e l a s i Jatinegara-Bogor anjlok, PT KAI terus berupaya me- lakukan perbaikan agar ja- lur kereta di Kebon Pedes tersebut bisa dilewati kem- bali. ”Tiga gerbong sisa dari KRL 1722 yang anjlok te-

Made with FlippingBook flipbook maker