SP190312

Suara Pembaruan

Utama

Selasa, 12 Maret 2019

3

KPU dan Bawaslu Kedepankan Profesionalitas dan Independensi

istimewa

Djayadi Hanan

[JAKARTA] Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diminta tetap mengedepankan profesionalitas dan independensi dalam menye- lenggarakan Pemilu 2019. KPU dan Bawaslu juga harus bersikap netral dan tidak memihak salah satu pasangan capres-cawapres agar Pilpres 2019 reliabel. Hal tersebut disampaikan Direk- tur Eksekutif SaifulMujani Research and Consulting (SMRC), Djayadi Hanan di Jakarta, Selasa (12/3), berkaitan dengan survei lembaga tersebut terhadap integritas KPU dan Bawaslu. Dikatakan, penelitian itu dilakukan untuk mencari tahu tanggapan publik mengenai inte- gritas penyelenggara pemilu. Hal tersebut terkait isu yang berkem- bang belakangan ini tentang KPU dan Bawaslu yang tidak netral serta upaya pihak-pihak tertentu mendelegitimasi hasil pemilu. “ Kan memang terlihat ada orang yang meragukan integritas dan profesionalitas KPU dan Bawaslu, terutama tingkatan elite. Nah, kami ingin tahu bagaimana respons ma- syarakat,” katanya. Survei dilakukan pada 24-31 Ja- nuari 2019 terhadap 1.620 responden. [JAKARTA] Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz mengingatkan semua pihak sebaiknya tidakmenyebarkan kabar bohong ( hoax ) soal pemilu. Peri- ngatan itu juga ditujukan kepada Andi Arief yang menyampaikan cuitan soal surat suara di Kulon- progo yang dituding dibawa dari Tiongkok. ViryanmengatakanKPUmeng- apresiasi partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam proses pemilu, termasuk melaporkan temuan-te- muan yang dinilai janggal. “Siapa pun juga, bukan hanya Pak Andi Arief. Siapa pun juga warga negara Indonesia, kan punya kesempatan berpartisipasi dalam pemilu. Kami berterima kasih kalau ada masukan soal pemilu. Sebaiknyamasukan itu disampaikan langsung kepada kita. Kan peserta

gitimasinya menjadi kurang. Tidak legitimate. Kalau tidak legitimate , bisa menimbulkan konflik,” kata Djayadi. masyarakat yang tidak meragukan kredibilitas penyelenggara pemilu. Itu suatu situasi yang bagus. Artinya hampir semua masyarakat kita percaya kredibilitas pilpres. jelas ataukecurigaan terhadapberba- gai proses persiapandanpelaksanaan pemilu, Viryanmempersilakan para pihak untuk menyampaikannnya kepadaKPU. Kabar, informasi, foto, atau video, yang belum diketahui jelas kebenarannya, sebaiknya tidak diunggah ke media sosial. Apabila materi tersebut langsung diunggah ke media sosial, KPU khawatir bisa menimbulkan salah pengertian di masyarakat. “Kalau disebarkan kan belum tentu jelas. Dosa lo menyebarkan hal yang belum jelas. Biarkan publik akan menilai siapa dari masing-masing pihak. Orang itu kan sekarang akan dilihat dari postingan -nya,” katanya. Sebelumnya, Andi Arief mengunggah foto truk beraksara asing dengan stiker KPU di aku Twitter -nya. Truk yang diduga “ Kalau di survei itu kan masih 80%

Responden yang diwawancari secara valid sebesar 1.426 secara random. Margin of error plus-minus 2,65% pada tingkat kepercayaan 95%. Hasilnya, 79% publik optimistis KPU dapat menyelenggarakan pemilu sesuai aturan. Hanya 12% responden yang tidak meyakini hal itu dan 9% tidak tahu dan tidak menjawab survei. Dari hasil survei tersebut, Dja- yadi Hanan menyatakan sebagian besar masyarakat percaya terhadap integritas KPU dan Bawaslu. “Ka- lau di survei itu kan masih 80% masyarakat yang tidak meragukan kredibilitas penyelenggara pemilu. Itu suatu situasi yang bagus.Artinya hampir semua masyarakat kita per- caya kredibilitas pilpres,” ujarnya. Lebih jauh, Djayadi menyatakan kredibilitas KPU dan Bawaslu yang diragukan bisa berdampak pada hasil pilpres. Pihak yang merasa dirugikan berpotensi menolak hasil pilpres. Namun, sejauh ini sebagian besar masyarakat tidak meragukan KPU dan Bawaslu. “Kalau hasilnya diragukan, le-

Untuk menjaga profesionalitas dan independensi, lanjutnya, penye- lenggara dan pengawas pemilu sepa- tutnya terus-menerus berkomunikasi dengan semua jajaranmasing-masing sampai tingkat daerah. Selain itu, perlu juga ditingkatkan komunikasi dengan kandidat presiden dan wakil presiden, termasuk masyarakat. “Sampaikan bahwa KPU dan Bawaslu telah melaksanakan tugas secara profesional. Kalau yang meragukan itu kan pasti ada, cuma jangan sampai membesar,” ujarnya. Tak Percaya Diri Secara terpisah, pakar komuni- kasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyatakan saat ini memang patut diduga ada kelompok-kelompok yang memiliki agenda untuk men- delegitimasi KPU dan Bawaslu. Upaya tersebut tampak dari ber- bagai pernyataan yang dikeluarkan elite-elite politik. Menurutnya, jika ditelaah dari pernyataan-pernyataan kelompok politik tertentu serta di- bareng -i berisi surat suara itu dikawal po- lisi. Dalam foto itu juga terlihat seorang perempuan berjilbab. KPU menyatakan perempuan berjilbab itu adalahKetuaKPUKulon Progo, Ibah Mutiah. Melalui Twitter tersebut, Andi Arief menyampaikan,”Ini sudah dilaporkan ke KPUmelalui seorang wartawan.KPUmemintamembantu mencari data tentang ini, kapan dan dimana. Tugas KPU dan kita semua mencari kebenaran.” Tulisan Jepang Secara terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabu- paten Kulon Progo Ibah Mutiah menyatakan bahwa tulisan di truk pengangkut logistik yang tiba pada Jumat (8/3) bertuliskan huruf kanji (Jepang), bukan tulisan China. “Betul itu di Kulon Progo.

masifnya hoax terkait KPU dan Bawaslu, kemungkinan memang ada kelompok yang kurang percaya diri dapat memenangi Pilpres 2019. Belakangan KPUmemang terus disudutkan dengan berita-berita dan hoax . Misalnya, beredar vi- deo yang menyebutkan ada surat suara di Sumatera Utara yang sudah tercoblos untuk pasangan calon nomor urut 01 Jokowi- KH Ma’ruf Amin.  Sebelumnya, KPU juga di- sudutkan dengan munculnya isu dan informasi adanya surat suara sebanyak tujuh kontainer dari Tiongkok yang tiba di Tanjung Priok, Jakarta. Surat suara tersebut sudah tercoblos untuk pasangan nomor urut 01. Untuk menghilangkan berbagai prasangka, Emrus meminta KPU maupun Bawaslu terus bekerja se- suai peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Dengan bekerja di bawah payung undang-undang, niscaya masyarakat juga akan terus mendukung KPU dan Bawaslu,” katanya. [C-6/Y-7] Satu truk kontainer membawa 684 boks berisi surat suara DPR tiba di gudang KPU Kulon Progo, Jumat sore,” kata Ibah Mutiah. Surat suara itu diangkut dengan satu truk kontainer dari lokasi per- cetakan di Solo menuju gudang di dekat StasiunWates. Kontainer itu berisi 341.591 surat suara DPR RI yang dimasukkan dalam 683 boks berisi 500 surat suara dan satu boks kecil isi 91 surat suara. “Foto itu memang diambil oleh petugas Polres Kulonprogo sebagai bukti pengamanan pengi- riman logistik KPU. Semua masih tersegel,” katanya. Mutiah mengaku heran dengan beredarnya foto-foto truk dengan tulisan kanji, tetapi disebut tulisan China. Dia memastikan, semua aman. “Itu yang di foto kan saya,” ujarnya. [YUS/152]

KPU Ingatkan Andi Arief Tak Sebarkan Hoax Pemilu

istimewa

Viryan Aziz

pemilu biasa bertemu dengan kami,” ujar Viryan di kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/3). Apabila ada hal-hal yang belum

Made with FlippingBook flipbook maker