SP161029

Suara Pembaruan

28

Sabtu-Minggu, 29-30 Oktober 2016

Deklarasi Kampanye Damai Cegah Konflik dan Kesalahpahaman

[ JAKARTA ] Kom i s i PemilihanUmum (KPU) DKI Jakarta menggelar Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 di lapangan Monumen Nasional (Monas), Sabtu (29/10) pagi. Tampak para pendukung, relawan, dan tim pemenangan masing-masing pasangan calon sudah berada diMonas sejakpagi hari,meski acara baru digelar pada pukul 08.30 WIB. Saat acara digelar terlihat pasangan nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, pasangan nomor 2, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, danAnies Baswedan d a r i n o m o r u r u t 3 . Pasangannya, Sandiaga Uno telat hadir karena masih di bandaramenujuMonas. Sekitar pukul 09.30 WIB, Sandiaga tiba di Monas dan langsung bergabung dengan Anies. Hadir pula Ketua KPU DKI Sumarno, Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono alias Soni, dan Sekretaris Daerah DKI Saefullah. Suasana di lokasi tampak ramai. Ribuan pendukung, relawan, dan tim sukses dari masing-masing calon sudah siap untuk melakukan konvoi kampanyedamai denganmobil hias. Mobil-mobil itu sudah [JAKARTA] Atribut kampa- nye dari para pesertaPemilihan Gubernur (Pillgub) DKI 2017 ditentukan dan difasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Tidak hanya itu, jumlah alat peraga kampanye untuk setiap pasan- gan calon dibatasi. Komisioner KPU Pokja Sosialisasi Betty Epsilon Idroos mengatakan, atribut kampanye yang difasilitasi KPU itu berupa alat peraga kampanye, bahan dan tempat pemasangan alat peraga kam- panye. “Jumlah yang dibatasi alat peraga kampanye berupa baliho, diproduksi oleh kami untuk masing-masing calon lima buah setiap pasangan calon, setiap kabupaten dan kota,” ujar Betty di Kantor KPU, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (28/10). Kemudian alat peraga kampanye berupa umbul-um- bul akan diproduksi dan

Karena itu, Sumarno meminta seluruh pasangan mencegah terjadinya kampa- nye yang memancing adanya konflik dan kesalahpahaman. “Warna bendera nantinya akan berbeda. Yel-yel juga akan membedakan siapa mendukung siapa. Tetapi perbedaan itu sebenarnya sama, karena kitawarga Jakarta. Kita jadikan Pilgub DKI seperti pelangi di langit. Meski ber- bedawarna, tapi pelangi begitu indah. Jadi perbedaan itu yang membuat Jakarta indah. Maka KPU DKI mendeklrasikan kampanye damai dan berinteg- ritas,” kata Sumarno. Dalam acara itu, Sumarno menegaskan, pada dasarnya setiap pasangan calon telah siap untuk terpilih dan untuk tidak terpilih. Dan ketiga pasangan calon telah mewu- judkan perdamaian dengan

berfoto selfie bersama saat pemeriksaan kesehatan. Sehingga, hal tersebut mem- buat viral di sosial media. “Pada dasarnya setiap pasangan calon untuk siap terpilih dan tidak terpilih. Deklarasi ini dilakukan agar memberi pesan kepada para simpatisan dan timsukses agar mewujudkan perdamaian,” ujarnya. Sementara itu, Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat mengerahkan 806 per- sonel untuk mengamankan kegiatanDeklarasi Kampanye Damai itu. KabidHumas Polda Metro Jaya Komisaris Besar PolisiAwi Setiyonomenjelas- kan, estimasi massa yang hadir dalam kegiatan itu sekitar 2.000 orang. Tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, hadir dalam kegia- tan itu. [LEN/BAM/Y-4]

Lenny Tambun Konvoi pendukung dan relawan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

dihias gambar dan foto para calon yang mereka dukung. Selain mobil hias milik KPUDKI Jakarta,mobil serupa juga tampak terparkir dari tim pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti-Sylviana Murni. Tiga pasang calon akan mengawali kegiatan dengan long march dari Lapangan MonasmenujuBunderanHotel Indonesia serta dilanjutkan ke Istana Presiden dan kembali ke Lapangan Monas. Sebelummelakukan kon- dipasang KPU sebanyak 20 buah per kecamatan untuk setiap pasangan calon. Selanjutnya adalah spanduk sejumlah 2 buah di setiap kelurahan untuk setiap pasang­ an calon yang akan diproduksi dan dipasang KPU sendiri dengan titik-titik lokasi yang tengahdikoordinasikandengan KPU Kabupaten dan Kota. Ia mengatakan, setiap pasangan calon diperbolehkan memperbanyak alat peraga tersebut. Di mana setiap pasangan calon dapat menam- bah lagi sebanyak 8 buah baliho untuk setiap pasangan calon di setiap Kabupaten dan Kota. Kemudian umbul-um- bul bisa diperbanyak hingga 30 buah dan spanduk diper- banyak hingga 3 buah di setiap kelurahan setiap pasangan calon. “Untuk yang diproduksi oleh pasangan calon dipasang oleh mereka sendiri. Kami tunggu titik-titik yang akan

voi, KPUDKI Jakarta terlebih dahulu menyerahkan alat peraga kampanye dan bahan kampanye secara simbolis kepada tiga pasangan calon. Kemudian, membacakan deklarasi damai dan pemberian tanda prasasti deklarasi damai kepada tiga kandidat pasangan. KetuaKPUDKI Sumarno mengatakan, Pilgub DKI Jakarta bagaikan pelangi di Kota Jakarta.Artinya, dengan adanya tiga pasangan calon telah terjadi perbedaan warna pilihan bagi warga Jakarta. Namun, bila perbedaan warna dipasang pasangan calon tapi saat ini belum lengkap semua karena akan kami SK-kan terkait tempat yang dipasang dan diproduksi pasangan calon,” katanya. Sejak dimulai kampanye pada 28 Oktober 2016 sampai 11 Februari 2016, sejak saat itu pula pasangan calon bisa melakukan berbagai macam pertemuan atau kegiatan lainnya terkait kampanye. Pasangan calon juga, katanya wajibmemberitahukan kepada KPU dan pihak keamanan minimal 1 hari sebelum kegi- atan. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono juga meminta supaya keindahan Jakarta harus menjadi bagian yang penting dalam hal kampanye di Pilgub 2017. Oleh karena itu, disebutkannya harus ada pengendalian tempat yang boleh dan tidak boleh dipasang atribut kampanye. [D-14]

itu disatukan, maka akan terbentuk pelangi politik yang indah.

Atribut Kampanye Ditentukan KPU

Made with FlippingBook Learn more on our blog