ID181009

selasa 9 oktober 2018 2 INTERNATIONAL

Investor Daily/OZAN KOSE / AFP

pertunjukan luar biasa dari itikad buruk. Tindakan pada akar permasala- han ini berpusat pada dukungan Iran kepada terorisme internasional. Tin- dakan buruk Iran termasuk dukungan untuk pemboman teroris, pembunu- han, penculikan, dan pembajakan pen- erbangan,” ujar Richard Visek, pejabat hukum Departemen Luar Negeri AS, kepada pengadilan. Visek juga menuduh pemimpin Iran paling senior mendorong dan mem- promosi terorisme serta melakukan pelanggaran non-proliferasi nuklir, kewajiban rudal balistik dan perda- gangan senjata. “Penggunaan perjanjian tahun 1955 oleh Iran untuk mengajukan kasus merupakan penyalahgunaan proses,” tambah dia. (afp/pya) Tiongkok, yang seharusnya berlang- sung bulan ini di Beijing. Ia menyata- kanmenyesal karena Tiongkokmeno- lak rute dialog strategis antara kedua negara. Tetapi Wangmenjawab, dialog strategis tidak dibatalkan oleh pihak Tiongkok dan pemerintah selama ini hanya menyatakan fakta. Namun, kedua diplomat itu sempat menyampaikan diskusi hangat men- genai upaya mengekang ambisi nuklir Korea Utara. Pemerintah Tiongkok telah mendukung sanksi-sanksi Pers- erikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada sekutu era Perang Dinginnya tersebut, meskipun baru-baru ini Tiongkok me- nyerukan perlunya ketenangan situasi. Korea Utara Wang mengatakan, masalah Ko- rea Utara menunjukkan pemerintah Tiongkok dan AS dapat dan harus meningkatkan komunikasi dan kerja sama. Pompeo mengatakan, dirinya mengharapkan percakapan jujur sepenuhnya dengan Wang tentang per temuannya akhir pekan lalu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un di Pyongyang. Tidak sep- erti kunjungan terakhirnya ke Beijing pada Juni lalu, Pompeo tidak men- gadakan pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Ia bertemu dengan pejabat senior urusan luar negeri Partai Komunis Yang Jiechi, yang mengingatkan pemerintahnya telah mengajukan protes resmi kepada Amerika Serikat untuk mengekspresikan ketidakpua- san atas serangkaian tindakan AS. “Hubungan Tiongkok dan AS be- rada pada titik penting dan mengha- dapi tantangan. Kami berharap AS dan Tiongkok akan berada di pemikiran yang sama,” kata Yang. Pompeo menjawab, penting bahwa kedua pemerintahan saling menden- garkan, bekerja bersama, dan men- emukan solusi konstruktif sehingga mendapat hasil yang baik untuk kedua pihak. Ia kemudianmenuju ke bandara untuk kembali ke Washington. (afp)

Oleh Grace Eldora  BEIJING – Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo bertemu Menlu Tiongkok Wang Yi di Beijing, Senin (8/10), hanya beberapa hari setelah AS melontarkan kecaman keras terhadap ke- bijakan-kebijakan luar negeri dan domestik Tiongkok. Dalam pertemuan itu, Pemerintah Tiongkok meminta AS untuk berhenti melakukan tindakan-tindakan yang mungkin terkesan provokatif.

gan putusan Mahkamah Agung AS bahwa dana sebesar US$ 2 miliar harus diberikan kepada para korban serangan yang dituduhkan kepada negara Republik Islam itu. Pemerintah Iranmengatakan bahwa kasus itu melanggar Perjanjian Amity 1955 antara AS dan Iran yang ditanda- tangani sebelum revolusi Islam Iran. Namun, Pemerintah AS mementah- kan kesepakatan tersebut pada pekan lalu, setelah ICJ dalam kasus terpisah memerintahkan AS untuk meringan- kan sanksi-sanksi terhadap Iran, yang diberlakukan kembali oleh Presiden AS Donald Trump setelah ia menge- luarkan negaranya dari kesepakatan nuklir internasional 2015 dengan Iran. “Iran datang ke pengadilan dengan catatan buruk. Memang, ini adalah Wang. Pihaknya meminta AS menghen- tikan tindakan-tindakan seperti itu, seraya menambahkan kedua negara harus mengejar kerja sama dengan tidak menuai konflik dan konfrontasi. Wang dan Pompeo bertemu sete- lah Wakil Presiden AS Mike Pence menyampaikan pidato pada Kamis lalu, yang menuduh Tiongkok mel- akukan agresi militer dan pencurian komersial. Pence juga mengatakan terjadnya peningkatan pelanggaran hak asasi manusia dan menempatkan rezim komunis sebagai penjahat yang cenderung mencampuri pemilu AS yang akan datang. Menanggapi pernyataan Wang, Pompeo mengatakan dirinya berniat datang ke Beijing untuk berdiskusi secara langsung. “Isu-isu yang Anda utarakan, kami memiliki ketidaksepakatan men- dasar. Kami memiliki kekhawatiran besar atas tindakan yang telah diambil Tiongkok dan saya berharap memiliki kesempatan untukmembahas masing- masing hari ini, karena ini adalah hubungan yang sangat penting,” kata Pompeo kepada Wang. Pompeo juga meminta pembatalan pertemuan antaraMenteri Pertahanan AS Jim Mattis dengan pemerintah

“Para investor global yang datang ke Bali tahu bahwa pembangunan in- frastruktur di Indonesia berjalan cepat dan kebutuhan akan pembiayaan juga besar,” papar Perry. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati beberapa saat sebelumnya juga memastikan akan terus men- dorong skema pembiayaan yang inovatif dan kreatif agar pembangunan sarana infrastruktur tidak sepenuhnya bergantung kepada APBN. Ia mengungkapkan adanya keter- batasan dana APBN dalam me- menuhi kebutuhan sarana infrastruk- tur di Indonesia. Hal ini diperteguh oleh pengakuan Menteri Pekerjaan Umum dan Per umahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang menyebut rata-rata anggaran infras- truktur yang dikelola kementerian- nya per tahun hanya sekitar Rp 105 triliun. Padahal kebutuhan untuk pembiayaan infrastruktur nasional sangat besar. “Untukmembangunan jalan tol saja, dalam setahun dibutuhkan Rp 360 triliun. Belum proyek yang lain seperti air bersih,” ungkap dia. Untuk itu, lanjut Menkeu, upaya mendorong pembiayaan alternatif melalui partisipasi lewat skema kerja sama pemerintah dengan badan us- aha (KPBU), pendanaan BUMN atau skema blended finance sangat penting. Ini diperlukan agar ketahanan fiskal tetap terjaga dengan mendorong pen- ingkatan partisipasi sektor atau pihak di luar pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pemban- gunan. “Jika K/L (kementerian dan lem- baga) mampu melakukan financing melalui private sector, APBN murni bisa fokus ke public goods, yaitu mengatasi masalah kemiskinan atau kesenjangan,” ujar Sri Mulyani. DEN HAAG – Pemerintah Amerika Serikat (AS) pada Senin (8/10), men- uding Iran memiliki catatan-catatan buruk dan tidak bisa membawa kasus keMahkamah Internasional. AS beru- paya mencegah usaha pengadilan Iran mencairkan dana miliaran dolar AS yang diperuntukkan oleh AS bagi para korban teror. Menurut AS, dukungan Iran terha- dap internasional terorisme – termasuk pengeboman dan pembajakan pesawat – seharusnyamembuat Republik Islam tersebut sadar diri untuk tidak mem- bawa kasusnya ke Mahkamah Inter- nasional (ICJ) di Den Haag, Belanda. Iran menyeret AS ke Mahkamah Internasional, yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada 2016. Sehubungan den- Keduanyamenyoroti adanya perpec- ahan setelah diplomat AS tiba di Bei- jing pada akhir perjalanan Asia yang difokuskan pada masalah nuklir Korea Utara. Pada pertemuan di Diaoyutai Guest House, Wang mengatakan ke- pada Pompeo, AS telah meningkatkan retorika atas ketegangan perdagangan setelah kedua negara terlibat dalam perang tarif senilai ratusan miliaran dolar AS. Ia juga menuduh AS membuat serangkaian langkah di Taiwan, wilayah pulau yang memerintah diri sendiri. Isu tersebut dinilai telah membuat semacam pertikaian baru, ditambah isu-isu lain yang melukai kedaulatan Tiongkok. Adapun AS telah membuat marah Tiongkok dengan menjual Rp 4,4 triliun peralatan militer ke Taiwan dan membuat aturan baru yang me- mungkinkan pejabat tingkat atas AS melakukan perjalanan ke Taiwan, meskipun pemerintah AS masih mengakui kekuasaan Tiongkok atas Taipei. “Tindakan-tindakan ini telah mem- pengaruhi rasa saling percaya antara kedua pihak dan telah membayangi prospek hubungan Tiongkok-AS, yang sepenuhnya bertentangan dengan kepentingan kedua bangsa kita,” kata  Sambungan dari hal 1

Wartawan Hilang Seorang anak perempuan memegang foto wartawan hilang Jamal Khashoggi, dalam unjuk rasa di depan Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, Senin (8/10). Wartawan yang dikenal kritis terhadap Pemerintah Arab Saudi itu menghilang setelah datang ke Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018.

mendorong terciptanya pengaruh yang signifikan dari negara-negara berkembang terhadap pembentukan pertumbuhan ekonomi global, se- hingga dinamika perekonomian dunia tidak hanya dikendalikan oleh negara-negara maju seperti Amerika Serikat. “Agar terjadi penguatan koordinasi harmonisasi kebijakan antarnegara untuk bersama-sama memulihkan ekonomi global dan mengatasi keti- dakpastian global, di antaranya agar pertumbuhan ekonomi di dunia tidak hanya didukung Amerika Serikat, tapi negara lain khususnya emerging market ,” kata dia. Misi kedua Indonesia, kata Perry, adalah memperbanyak alternatif untuk pembiayaan infrastruktur agar tidak hanya mengandalkan APBN. Tema ketiga adalah ekonomi digital. Tema keempat adalah ekonomi dan keuangan syariah. Kesempatan ini di- gunakan untuk menunjukkan kepada dunia internasional mengenai penca- paian dan potensi besar yang dimiiki Indonesia dalam bidang tersebut. Sementara itu, Duta Besar RI untuk Polandia Peter Gontha menyayangkan banyak pihak yangmencemooh penye- lenggaraan pertemuan IMF-WB yang dinilai sebagai pemborosan. Dia minta sejumlah elite jangan mengecilkan negeri sendiri. Dia yakin, dengan anggaran perte- muan Rp 855 miliar (US$ 57 juta), In- donesia memetik banyak manfaat dan akan menjadikan Indonesia sebagai negara yang berhasil. Akan banyak investasi yang masuk. Dia mencontohkan per temuan IMF-BD di Singapura pada 2006, yang diiperkirakan menghasilkan pendapatan setidaknya S$ 170 juta untuk Singapura. “Mengapa kita selalu mau menge­ cilkan diri kita, dan selalu melihat se- gal sesuatu hanya dari satu sisi. Selalu kita mengeluh kita kalah dari Singa- pura dan Malaysia. Tetapi kalau kita lakukan sesuatu yang besar kita selalu menjelekkan negara kita sendiri,” kata Peter. (hg/nid) “Tidak dapat dibantah, pemerintah Hong Kong menjalankan haknya yang sah sesuai dengan hukum Tiongkok, terlepas apakah itu hukum nasional atau hukum dasar wilayah adminis- tratif spesial Hong Kong,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lu Kang pada jumpa pers. (afp/eld) pidato tersebut, tetapi FCC menolak dengan alasan semua sisi perdebatan harus didengar. Pihakya menjelaskan, kegiatan klub telah memfasilitasi ber- bagai pembicara, termasuk pejabat Tiongkok. Inggris dan Amerika Serikat (AS) telah menyatakan keprihatinan atas penolakan visa Mallet dan dampaknya terhadap kebebasan pers. Kemarin, sekelompok pengacara kota yang pa­ ling berpengaruh juga mengeluarkan pernyataan. “Penolakan semacam itu menyeru- kan penjelasan karena sifatnya yang belum pernah terjadi sebelumnya dan dampaknya yang mendalam terhadap kebebasan pers Hong Kong,” tertulis dalam pernyataan 30 pengacara. Organisasi hukum lain yakni Kelompok Pengacara Progresif men- gatakan, setiap pemunduran paksa outlet media asing akan menjadi kerugian yang tragis bagi Hong Kong sehingga harus waspada. Aliansi wartawanmenyerahkan petisi dengan lebih dari 15.000 tanda tangan kepada pemerintah, menyerukan penjelasan penolakan visa. Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan telah mendukung Hong Kong dalammenangani hal-hal terkait sesuai dengan hukum, dan memperin- gatkan negara-negara lain untuk tidak ikut campur.

PDB paling kecil di emerging market , tidak sampai 2%, kalah dibandingkan Vietnam dan negara lain yang lebih aktif menarik FDI,” kata dia kepada Investor Daily . Untukmendongkrak FDI, Indonesia harus mengatasi hambatan investasi, meningkatkan kepercayaan investor, memperbaiki konsistensi kebijakan, membenahi birokrasi, serta mensink- ronisasi peraturan pusat dan daerah. Sedangkan pengamat ekonomi dari Asian Development Bank Institute (ADBI) Eric Sugandi berpendapat, proyek-proyek infrastruktur di Indone- siamasihmenarik. Tapi saat ini investor memperhitungkan faktor pemilihan presiden tahun depan. Mereka juga melihat return investasi proyek infra- struktur yang sudah selesai. Dia men- yebut bahwa investor FDI cenderung melihat prospek return jangka panjang, permintaan terhadap produk yang dihasilkan, kompetitor, upah tenaga kerja, dan kepastian hukum. “Walau punya horizon jangka pan- jang, investor cenderung menyukai proyek-proyek infrastruktur yang break-even -nya lebih singkat, rate of return -nya relatif tinggi, dan risikonya relatif lebih kecil,” kata dia. Guna menarik FDI, Eric juga men- desak pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan stabilitas politik, mem- berikan insentif, dan simplifikasi per- izinan. “Banyak yang sudah dilakukan pemerintah, tapi keputusan berinves- tasi tetap di tangan investor,” kata dia. Empat Tema Pada bagian lain, Perr y Warjiyo menyatakan bahwa Indonesia mem- perjuangkan empat tema prioritas di bidang keuangan dalam sidang IMF-WB. Tema pertama adalah mengenai kebijakan ekonomi global, khususnya harmonisasi kebijakan antarnegara untuk pemulihan global danmengatasi ketidakpastian global. Pembahasan ini diangkat agar pemulihan yang baik tak hanya dialami oleh negara maju, namun juga negara berkembang. Menurut Perr y, Indonesia ingin Dewan redaksi Financial Times baru-baru ini menggambarkan keputu- san otoritas menolak visa kerja Mallet sebagai tindakan mengirimkan sinyal berisi pesan menakutkan bagi semua orang di Hong Kong. Khususnya yang menyoroti pengikisan hak-hak dasar dan perlindungan hukum yang me- narik perusahaan internasional mem- buat kantor cabang di Hong Kong. Dikabarkan ada kekhawatiran ter- jadi peningkatan pengabaian hak yang disepakati dalam perjanjian akan merusak kedudukan Hong Kong seba- gai kota pusat bisnis. The American Chamber of Commerce mengatakan, setiap upaya untuk membatasi kebe- basan pers dapat merusak daya saing Hong Kong sebagai pusat keuangan dan perdagangan terkemuka. Kebe- basan pers digambarkan sebagai kom- ponen inti kesuksesan Hong Kong. Pidato aktivis kemerdekaan Chan menyerang Tiongkok dengan menye- butnya sebagai sebuah kerajaan yang mencobamencaplok danmenghancur- kan Hong Kong. Isi pernyataan dalam acara Foreign Correspondents’ Club (FCC) di Agustus lalu tersebut dinilai bernada keras, yang mana Mallet adalah wakil presiden klub. Menolak Kementerian Luar Negeri Tiongkok telah meminta klub untuk mencabut pejabat imigrasi tidak memberikan penjelasan tentang visa pengunjung yang diperpendek. “Kami terus mencari klarifikasi dari otoritas Hong Kong tentang penolakan perpanjangan visa kerja,” terang surat kabar yang memiliki kantor pusat regional di Hong Kong, Senin (8/10).

Ekspor Indonesia (LPEI) untuk fa- silitas pembiayaan UMKM Ekspor kepada PT Gema Ista Raya dan pem- biayaan untuk WIKA guna men- dukung pembangunan konstruksi di Afrika. Terakhir, PT Indonesia Infrastruc- ture Finance untuk prakarsa pengus- ahaan jalan tol untuk wilayah Cikunir sampai Ulujami atau Jakarta Outer Ring Road Elevated (JORR III) senilai Rp 22,5 triliun. Non-APBN Rp 522 Triliun Di tempat terpisah, CEO Unit Tim Fasilitasi Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA) Ekoputro Adijayanto menjelaskan, pe- merintah akan menawarkan sejumlah proyek dengan skema PINA senilai US$ 34,8 miliar atau setara Rp 522 triliun kepada investor asing untuk proyek prioritas pemerintah. Proyek ini akan ditawarkan dalam pertemuan IMF-WB. Adapun proyek yang ditawarkan kepada investor terdiri atas proyek pembangunan 18 jalan tol olehWaskita Toll Road (WTR) senilai Rp 144 triliun, PT CPI Mentawai Off Grid Biomass Power Plant senilai Rp 2,51 triliun, PT Perkebunan Negara III (Holding) sebesar Rp 16 triliun, sektor pariwisata 10 New Bali sebesar Rp 290 triliun, PT Indonesia Port Corporation sebesar Rp 11,9 triliun, PT Angkasa Pura II Rp 4,2 triliun, PT Rekadaya Elektrika Rp 329 miliar, serta PT Dirgantara Indonesia Manufacturing Expension sebesar Rp 5,97 triliun. “Proyek-proyek tersebut meru- pakan bagian dari daftar dalam pipeline PINA untuk dikerjakan pada tahun ini,” kata dia. Sementara itu, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) Tbk David Sumual menilai, forumpertemuan IM- F-WB sangat potensial untuk menarik investor masuk ke Indonesia. Apalagi Indonesiamemiliki daya tarik investasi yang kuat . “Saya pikir investor akan tetap tertarik, apalagi porsi foreign direct investment (FDI) Indonesia terhadap Sumber-sumber yang mengetahui situasi ini secara langsung menga- takan kepada AFP , Mallet sempat ditanyai di imigrasi kemudian ditolak masuk secara otomatis. Padahal, warga Inggris biasanya diizinkan masuk ke Hong Kong tanpa visa dan diizinkan tinggal selama 180 hari di bawah peraturan imigrasi. Financial Times mengatakan, HONG KONG – Jurnalis kawakan Financial Times Victor Mallet diberi- kan waktu tujuh hari untukmeninggal- kan Hong Kong, walaupun penolakan semakin kencang terhadap langkah pemerintah Tiongkok yang dianggap mengekang kebebasan pers. Kabar pendepakan tersebut tersiar pada Senin (8/10) setelah pekan lalu imigrasi Hong Kong telah menolak secara otomatis permohonan pemba- ruan visa kerjanya. Mallet yang bekerja sebagai redak- tur berita Financial Times Asia dan berkebangsaan Inggris membuat marah pemerintah Tiongkok dan Hong Kong. Medianya menjadi tuan rumah untuk pidato Andy Chan, pemimpin partai politik kecil yang pro-kemerdekaan Hong Kong. Sejak pidato tersebut, partai Chan dilarang karena pemerintah Tiong- kok menindak setiap sentimen pro- kemerdekaan di kota semi-otonomi tersebut. Adapun tujuannya untuk memisahkan Hong Kong dari wilayah kekuasaan Tiongkok dan membentuk wilayah tersendiri. Awal pekan ini, pihak Financial Times mengatakan, Mallet hanya diberikan visa kunjungan tujuh hari setelah kembali ke Hongkong dari perjalanan yang dilakukannya akhir pekan lalu.

Proyek BUMN Rp 200 T Sementara itu, Bank Mandiri men- goordinasikan investasi langsung senilai Rp 200 triliun di 21 proyek BUMN. Kesepakatan kerja sama investasi tersebut dilakukan dalam rangkaian acara Indonesia Investment Forum (IIF) 2018 yang diinisiasi oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuan- gan, Kementerian Keuangan, dan Kementerian BUMN melalui Bank Mandiri. Forum investasi yang berlangsung di Hotel Conrad Nusa Dua Bali, Selasa (9/10) ini, diselenggarakan untuk mengoptimalkan pertemuan tahunan IMF dan World Bank di Bali. Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, forum ini sangat penting untuk menciptakan sinergi antara investor, pemangku kepentingan, dan berbagai peluang investasi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. “Di sela pertemuan delegasi-delegasi IMF dan World Bank, Bank Mandiri membantu mengoordinasikan forum investasi Indonesia ini. Ratusan in- vestor akan mengeksplorasi poten-

si-potensi investasi di Indonesia,” kata Rohan Hafas. Di forum ini juga akan ada pen- andatanganan investasi langsung dari 21 proyek BUMN. “Total nilai investasinya mencapai sekitar Rp 200 triliun dan ini merupakan investasi langsung, 95% di antaranya berasal dari luar negeri,” ujar Rohan. Di sela pertemuan IMF-WB ini juga dilakukan penandatanganan dan pelun- curan proyek pembiayaan yang difasil- itasi oleh BUMN dan badan layanan umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan. Komitmen pembiayaan antara lain bersumber dari PT Sarana Multi Infrastruktur untuk proyek KPBU SPAM Semarang Barat sebesar Rp 1,19 triliun dan proyekKPBUSatelit Multi Fungsi senilai Rp 6,7 triliun. Selain itu, PT Penjaminan Infras- truktur Indonesia untuk proyek KPBU preservasi jalan nasional non-tol ruas Sumatera Selatan senilai Rp 1,35 triliun serta proyek KPBUKereta Api Makas- sar Pare-Pare sebesar Rp 1,1 triliun dan proyek KPBU pengembangan Bandar Udara Komodo sebesar Rp 1,1 triliun. Selanjutnya, Lembaga Pembiayaan

Made with FlippingBook HTML5