SP171028

Suara Pembaruan

28

Sabtu-Minggu, 28-29 Oktober 2017

Revitalisasi Pasar Bantargebang Jalan di Tempat

[BEKASI] Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi be- rencana merevitalisasi Pasar Bantargebang agar le- bih tertata dengan baik dan terbebas dari pedagang kaki lima (PKL). Anggaran yang telah disiapkan sebe- sar Rp 40 miliar berasal da- ri APBD 2017. Namun, hingga akhir tahun ini, ren- cana itu seperti jalan di tempat. Pasar Bantargebang yang dibangun sejak 1986 belum pernah direvitalisasi. Di sekitar pasar, bermun- culan PKL liar yang mem- buat rugi para pemilik kios. Masyarakat lebih memilih belanja ke lapak-lapak PKL ketimbang masuk ke dalam kios pasar. "Pembeli lebih suka membeli ke lapak-lapak PKL, mungkin karena lebih murah. Pedagang yang pu- nya kios pasti merugi terus.

tibkan para PKL yang se- makin menjamur. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi sudah lama be- rencana untuk menghidup- k a n k e m b a l i P a s a r Bantargebang dan mener- tibkan para pedagang liar atau PKL. Program revitali- sasi Pasar Bantargebang su- dah masuk dalam APBD 2017, yakni sebesar Rp 40 miliar. Namun, hingga saat ini, rencana tersebut seperti jalan di tempat. Sebab, hingga triwulan keempat TahunAnggaran (TA) 2017, Oktober ini, proses revitali- sasi baru sebatas lelang pro- yek di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan (LKPP).

Bantargebang, sudah masuk ke LKPP sejak Maret 2017 lalu, tetapi pemenang ten- der belum ada. Pihaknya pun tak bisa menjelaskan mengapa program revitali- sasi pasar itu, belum juga dimulai. "Proses lelangnya sudah kami lakukan sejak Maret lalu. Saat ini, masih dalam t ahapan l e l ang , " ka t a Kepala Disperindag Kota Bekasi, Makbullah, Sabtu (28/10). Dia menjelaskan, revitali- sasi Pasar Bantargebang me- rupakan program prioritas Disperindag bersama dengan 14 pasar tradisional lainnya. Ta h u n 2 0 1 7 , P a s a r Bantargebang masuk rencana prioritas untuk direvitalisasi. Menurutnya, banyaknya pedagang liar di Pasar Bantargebang juga berdam- pak terhadap pendapatan asli daerah (PAD). [160]

SP/MIKAEL NIMAN Para pedagang kaki lima yang tidak mau menempati kios di dalam pasar, mereka kerap tidak mem- bayar retribusi pasar kepada pemerintah daerah dan juga merugikan pemilik kios resmi.

Kami minta segera ditertib- kan lapak-lapak PKL ini," ujar salah satu pedagang sembako, Husen, Sabtu (28/10). Keberadaan PKL di lo- k a s i p a r k i r P a s a r Bantargebang membuat pa- ra pembeli lebih memilih

belanja di lapak PKL ketim- bang belanja di dalam kios pasar. Kondisi ini, lama-ke- lamaan membuat pemilik kios di Pasar Bantargebang makin merugi karena da- gangannya tidak laku, kalah bersaing dengan para PKL. Para pedagang di Pasar

Bantargebang mendamba- kan upaya Pemkot Bekasi untuk mengatasi kondisi ini. Para PKL semakin lama semakin banyak bermun- culan di sekitar Pasar Bantargebang. Para peda- gang resmi, berharap peme- rintah daerah segera mener-

Pemenang Tender

D i s p e r i n d a g Ko t a Bekasi menjelaskan proses lelang revitalisasi Pasar

Made with FlippingBook Learn more on our blog