SP170218

Suara Pembaruan

28

Sabtu-Minggu, 18-19 Februari 2017

Jumlah Pemilih di Pilgub DKI 5,3 Juta Orang

Nona berpendapat, ter- bukanya kenaikan elektabi- litas Basuki-Djarot, tak le- pas dari tokoh-tokoh partai pengusung. “Pengurus PPP dan PAN kan juga menjadi partai pendukung pemerin- tah, jadi itu bisa menaikkan elektabilitas paslon dua,” ujarnya. P e n g a m a t p o l i t i k Yunarto Wijaya menilai, melesatnya angka paslon ti- ga ke urutan kedua karena Anies berhasil merebut

pangsa pasar Islam yang se- belumnya didominasi Agus. Dia menyatakan, keha- diran Prabowo Subianto da- lam kampanye paslon tiga juga menguntungkannya ketimbang Jokowi yang memilih netral. “Kehadiran Prabowo dalam kampanye Anies- Sandi tentu menguntungkan paslon tiga tersebut, ketim- bang paslon dua di mana Jokowi memilih netral ka- rena posisinya sebagai pre-

siden,” ujarnya.

Berdasarkan hasil hi- tung cepat paslon dua ung- gul di Jakarta Barat dan Utara, paslon tiga unggul di Jakarta Timur dan Selatan. Untuk Jakarta Pusat nyaris berimbang.“Pertempuran pada putaran kedua akan terjadi di Jakarta Pusat, na- mun di Jakarta Timur pas- lon dua masih berpeluang menang karena selisih ang- kanya di sana juga kecil,” katanya. [Ant/RIA/161]

SP/JOANITO DE SAOJOAO Operator "input" data Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Pemilihan Gubernur dan Wakil GubernuR DKI Jakarta menyelesaikan "input" data di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (17/2).

[ JAKARTA ] Kom i s i Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta sele- sai melakukan rekapitulasi data hasil hitung di tiap tempat pemungutan suara (TPS). Hasilnya, pasangan Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat mem- peroleh suara terbanyak di- bandingkan dua pasangan lainnya. Basuki-Djarot mendulang 2,3 juta. Berdasarkan pantauan di situs resmi KPU Provinsi DKI Jakarta, Jumat (18/2) malam, rekapitulasi data C1 sudah selesai dilakukan 100 persen, yaitu data dari 13.023 TPS. Hasil scan itu menun- jukkan perolehan suara pa- sangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni sebanyak 936.609 suara (17,05%), Basuki Tjahaja Purnama-Djarot S. Hidayat sebesar 2.357.587 suara (42,91%), Anies Baswedan- Sandiaga Uno memperoleh 2.200.636 suara (40,05%). Data tersebut menun- jukkan jumlah pemilih da- lam Pilkada DKI Jakarta sebanyak 5.357.811 orang terdiri dari 2.600.290 la- ki-laki dan 2.757.521 pe- rempuan. Data itu menunjukkan tingkat partisipasi pada pe- milih laki-laki adalah 74,2 persen dan pada pemilih pe- rempuan 78,5 persen. Apabila dibandingkan dengan total suara pemilih dalam Pilkada DKI Jakarta sebanyak 7,2 juta terdiri da- ri 3.506.522 laki-laki dan 3.511.191 perempuan. Menurut Ketua KPU

DKI Jakarta Sumarno, input data C1 ini hanya menam- pilkan bukan pengumuman resmi perhitungan suara Pilkada Jakarta 2017. Dia mengatakan, data input C1 itu merupakan data san- dingan saja karena KPU Jakarta melakukan penghi- tungan suara secara manual. "Kami hanya menampil- kan bukan mengumumkan karena ini bukan hitungan resmi. Mengumumkan kalau hitungan resmi ini hanya da- ta sanding saja," ujarnya. Dalam Pilkada 2017, total Daftar Pemilih Tetap di DKI Jakarta sebanyak 7.108.589 dan KPU Jakarta telah me- nyiapkan 7,2 juta surat suara. Dalam Pilkada DKI Jakarta terdapat 13.023 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Input dan pemindaian formulir C1 hasil pemu- ngutan suara di setiap TPS be r l angsung d i Ho t e l Bidakara, Jakarta Selatan, sejak Rabu (15/2) sore. Setelah dipindai, petu- gas operator mengunggah data tersebut agar dapat di- pantau oleh berbagai pihak melalui aplikasi Situng. Rekapitulasi data secara manual pada tingkat keca- matan telah dimulai kema- rin hingga 22 Februari men- datang. Kemudian, rekapi- tulasi berlanjut pada tingkat kota pada 22-25 Februari dan rekapitulasi di tingkat p r o v i n s i p a d a 2 5 - 2 7 Februari 2017. Rekapitulasi data secara manual itu yang akan dija- dikan data resmi oleh KPU Manual

DKI Jakarta.

Di tempat terpisah, pe- neliti dari Populi Center, Nona Evita mengungkap- kan, kemenangan putaran per tama yang d igapai Basuki-Djarot tersebut ti- dak mengejutkan. “Hal itu sudah tercermin dari hasil survei pascadebat. Hasil ini j u g a me n g a k i b a t k a n Pilkada DKI Jakarta harus digelar dua putaran,” kata Nona. Terkait kemenangan Ahok pada TPS di kantong FPI dan Kepulauan Seribu, Nona mengatakan, hal itu memb u k t i k a n P i l g u b Jakarta sungguh rasional. “Me s k i pun p end e ka t - an-pendekatan sosiologis dan emosional gencar dila- kukan untuk menggembosi paslon 2, ternyata angka ha- sil pilgub di daerah tersebut membuktikan kalau itu ti- dak efektif,” ujarnya. Saat ini, lanjut Nona, yang terpenting bagaimana paslon dua dan paslon tiga dapat memperebutkan hasil suara paslon satu. “Pada putaran kedua, perebutan suara dari paslon satu akan menentukan ke- menangan paslon. Untuk saat ini mungkin angka itu bisa tersedot ke Anies kare- na banyak pendukung Agus yang mungkin beralih ke Anies karena Agus dan Anies ikut pada aksi 212 sebagai sinyal menarik sim- pati publik. Namun, politik itu dinamis, segala hal ma- sih bisa terjadi termasuk pe- luang paslon dua meme- nangi putaran kedua,” lan- jutnya.

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker