ID160601

16 >>

8 >>

13 >>

INDUSTRIES

LIFESTYLE & SPORTS

MARKETS & CORPORATE

PF_SquareAds_CiptaBond_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

PF_SquareAds_CiptaCash_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

PF_SquareAds_CiptaDinamika_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

PF_SquareAds_Ci

C

C

C

C

Reksa Dana CIPTA

Reksa Dana CIPTA DANA CASH KEAMANAN DAN LIKUIDITAS

M

M

M

M

MELENGKAPI DIVERSIFIKASI PORTOFOLIO Reksa Dana CIPTA BOND

Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y

Y

Y

Y

SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL

CM

CM

CM

CM

ALOKASI ASET YANG DINAMIS

MY

MY

MY

MY

CY

CY

CY

CY

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

Investasidalamreksadanamengandungrisik membaca dan memahami isi prospektus s untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerj merupakan indikasidarikinerjamasayangaka PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandia w +62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

www.ciptadana.com

www.ciptadana.com

+62 21 2557 4883

MY

CMY

CMY

CMY

Investasidalamreksadanamengandungrisiko.Calonpemodalwajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

INDONESIA

RABU 1 JUNI 2016 K

MEDIA HOLDINGS K

K

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

BeritaSatu Photo/M Defrizal

Peluncuran BRIsat Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam (kedua kanan) bersama direksi BRI lainnya melihat miniatur satelit BRIsat di sela jumpa pers terkait peluncuran satelit tersebut di Jakarta, Selasa (31/5). BRIsat dijadwalkan akan meluncur ke orbit menggunakan roket Ariane 5 milik perusahaan Arianespace pada 8 Juni 2016 jam 20.30 UTC di Kourou, French Guiana, Amerika Selatan, atau 9 Juni 2016 pukul 03.30 WIB.

PF_SquareAds_CiptaSyariahEquity_160516.pdf 1 16/5/16 4:57 PM

PF_SquareAds_RencanaCerdas_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM

C

C

Reksa Dana CIPTA SYARIAH EQUITY

M

M

Reksa Dana RENCANA CERDAS INVESTASI DITEMPATKAN PADA SAHAM-SAHAM UNGGULAN

Y

Y

CM

CM

MEMENUHI KEBUTUHAN INVESTASI SYARIAH ANDA

MY

MY

CY

CY

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

www.ciptadana.com

CMY

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

K

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

MACRO ECONOMICS

IST

Oleh Agustiyanti dan Gita Rossiana JAKARTA – SBN seperti Savings Bond Ritel (SBR) yang memiliki kupon minimal 7,5% lebih mena­ rik bagi deposan ketimbang deposito bank yang bunganya turun ke 5,25%. Tren beralihnya seba­ gian simpanannasabah bank ke ke obligasi negara yang risk free ini, cepat atau lambat, membuat per­ bankan bisa kekurangan likuiditas. Oleh karena itu, pemerintah juga harus berkontribusi menurunkan kupon obligasinya, tidak hanya dengan menekan bunga bank, untuk mendorong penurunan bunga simpanan guna memangkas bunga kredit perban­ kan ke single digit .

Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja mengatakan sebelumnya, dengan tren bunga deposito terus turun, maka potensi peralihan dana ke surat berharga pemerintah seperti obligasi maupun sukuk makin be- sar. Saat ini, ada kenaikan peralihan dana dari biasanya sekitar 30% dari kuota penjualan obligasi atau sukuk, menjadi sekitar 60-70%. “ Bayangin saja, buat deposito di bawah Rp 25 miliar, kami berikan bunga cuman 5,25%. Nah, saingann- ya sama obligasi ritel (pemerintah) yang imbal hasilnya sekitar 7,5%, jelas banyak yang milih ke sana,” tuturnya. Masih tingginya bunga obli- gasi negara itu dinilai menghalangi tercapainya rezim bunga rendah yang ditargetkan pemerintah dan OJK. Selain itu, kupon obligasi ting- gi merugikan karena membebani negara. Di sisi lain, jika obligasi negara yang sudah risk free memberi kupon tinggi, maka obligasi swasta harus memberikan bunga lebih tinggi yang membebani korporasi, padahal menjadi tumpuan pening- katan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

n Darmin Nasution Pemerintah Bentuk Empat Gugus Tugas Pemerintah akan membentuk empat gugus tugas ( task force ) untuk mengawal dan memastikan pelaksanaan belasan paket kebijakan ekonomi yang

telah diluncurkan pemerin- tah berjalan efektif sampai ke daerah.

>> 9

MARKETS & CORPORATE

Cellnex Telecom Akuisisi Anak Usaha Sarana Menara PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) melalui Protelindo Luxembourg Sarl bersama Management Tower Europe Sarl siap menjual seluruh kepemilikan saham pada Protelindo Netherlands BV (PNBV) kepada Cellnex Telecom SA. Nilai

itas tahun ini juga disebabkan oleh perubahan konversi sebagian dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH) menjadi SBN, serta pola ekspansi keuangan pemerintah. Selain risiko tekanan likuiditas, perlambatan pertumbuhan kredit dan peningkatan kredit bermasalah ( non-performing loan ) serta masih lemahnya kinerja korporasi juga menjadi risiko-risiko yang dinilai BI perlu diperhatikan,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Er- win Rijanto di Jakarta, Senin (31/5).

rate dengan suku bunga acuan baru BI 7-day (reverse) repo rate , yang bunganya hanya 5,5% di pasar uang antarbank. Selain mengaktif- kan pasar uang antarbank, kebijakan tersebut mempercepat penurunan suku bunga kredit bank menu- ju single digit akhir tahun ini. Bunga murah kredit dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan naik dari 4,79% tahun lalu menjadi 5,3% tahun 2016. “Hasil asessment BI memperkira- kan adanya potensi tekanan likuid-

mal 7,5%, atau 25 basis poin di atas tingkat bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada saat penetapan 7,25%. Menurut LPS, per 31Mei lalu, LPS rate untuk simpanan rupiah di bank umum 7,00%. Kupon SBR dengan minimum penempatan Rp 5 juta ini juga lebih tinggi dari BI rate sebesar 6,75%, setelah suku bunga acuan Bank Indonesia itu diturunkan ketiga kalinya pada kuartal I-2016 sebesar total 75 bps. BI juga berencana mengganti BI

Surat Berharga Negara (SBN) ter- diri atas Surat Utang Negara (SUN), obligasi negara ritel (ORI), Surat Perbendaharaan Negara (SPN), dan Surat Berharga Syariah Ne- gara (SBSN) alias sukuk. Obligasi ritel SBR yang diterbitkan 23 Mei 2016 kelebihan permintaan total sebesar Rp 3,93 triliun, dibanding nilai penetapan penjualan Rp 3,92 triliun. Ditjen Pengelolaan Pem- biayaan dan Risiko menyatakan, kupon obligasi yang jatuh tempo 3 tahun (pada 2018) tersebut mini-

bersih penjualan sekitar 109 juta euro atau sekitar Rp 1,65 triliun.

Bersambung ke hal 11

>> 14

MONEY & BANKING

April, Kredit Modal Kerja Melambat Signifikan Outstanding penyaluran kredit bank hing- ga April 2016 mencapai Rp 4.036,3 triliun, tumbuh 7,7% secara year on year (yoy) atau melambat dibandingkan bulan sebelumn- ya yang tumbuh 8,4% (yoy) maupun pada April 2015 sebesar 10,3% (yoy). Hal itu

SATELIT BRI DILUNCURKAN 8 JUNI

Investor daily/DAVID

Oleh Muhammad Rausyan Fikry

JAKARTA – PT Duta Intidaya, per usahaan yang bergerak di bidang perdagangan produk kes- ehatan dan kecantikan, membidik dana Rp 52,5-90,8 miliar dari aksi penawaran umum perdana ( initial public of fering /IPO) saham pada Juni ini. Pengelola gerai Watsons di Indonesia itu bakal menjadi perusahaan kelima yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2016. Direktur Duta Intidaya Lilis Mu- lyawati mengungkapkan, pena- waran awal ( book building ) akan berlanggsung pada 31 Mei – 6 Juni tahun ini. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di- harapkan terbit pada 15 Juni 2016. “Masa penawaran umum dijadwal- kan berlangsung pada 17-21 Juni dan pencatatan perdana saham perseroan pada 28 Juni 2016,” kata dia di Jakarta, Selasa (31/5).

dipengaruhi oleh penyaluran kredit modal kerja (KMK) yang melambat signifikan.

>> 17

Oleh Devie Kania

JAKARTA – PT Bank Rakyat In- donesia (Persero) Tbk (BRI) akan meluncurkan satelit BRIsat ke orbit pada 8 Juni 2016 di Kourou, French Guiana, Amerika Serikat. Peluncu- ran satelit tersebut merupakan ter- obosan yang dilakukan bank pelat merah ini guna mengembangkan teknologi digital. Dengan langkah tersebut, perseroan dapat mempro- teksi pasar UMKMyang selama ini menjadi bisnis intinya. DirekturUtamaBRIAsmawi Syam mengatakan, sebagai bank BUMN, pihaknya ingin agar perseroan dapat memproteksi pasar yang selama ini menjadi fokus bisnisnya, yakni usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah proteksi terse- but penting terutama berkaitan dengan kesiapan BRI menghadapi liberalisasi sektor keuangan, ter- masukperbankan,dalamMasyarakat

3

Stabilitas harga pangan

Tingkatkan cadangan energi APINDO keberatan PERPERS DNI disahkan

Ekonomi Asean (MEA) pada 2020. Dengan keberadaan BRIsat, emiten berkode BBRI ini dapat lebih gencar memasuki wilayah Indonesia yang belum terlayani jasa perbankan dan dapatmenggarap nasabah lebih luas.

Rencana IPO Duta Intidaya Presiden Direktur PT Duta Intidaya Tbk Lilis Mulyawati (tengah) berbincang dengan direksi dan komisaris Duta Intidaya (dari kiri ke kanan) Sukarnen, Ayu Patricia Rachmat, Patrick S Waluyo (kanan) serta Direktur Utama PT Trimegah Securities Tbk Stephanus Turangan (kiri) usai due dilligent meeting & public expose penawaran umum perdana saham di Jakarta, Selasa (31/5). Perusahaan produk kesehatan dan kecantikan, PT Duta Intidaya Tbk akan melepas 478 saham baru ke publik dengan target pembiayaan sebesar Rp90 miliar.

Bersambung ke hal 2

Bersambung ke hal 2

>> INVESTOR DAILY EDISI 2016 NO. 4349

>> TELP REDAKSI: (021) 29957500, IKLAN: (021) 29957500, SIRKULASI: (021) 8280000, LAYANAN PELANGGAN: (021) 2995 7555, FAX. (021) 5200 812

>> HARGA ECERAN RP 6.500 (BERLANGGANAN RP 120.000 /BULAN)

WWW.INVESTORINDONESIA.CO.ID

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online