ID160601

rabu 1 juni 2016 2 INTERNATIONAL

Investor Daily/AFP PHOTO/STR

Dengan begitu, kami dapat menguatkan kapasitas bisnis di teknologi maupun bisnis secara bersamaan,” tegas Asmawi. Direktur BRI Zulhelfi Abidin menambahkan, sebanyak empat dari total 45 transponder BRIsat akan diberikan kepada pemer­ intah melalui Kementerian Ko­ munikasi dan Informatika (Kem­ kominfo). BRIsat menggunakan dua frekuensi, yaitu C band dan KU band. Menurut dia, frekuen­ si C band akan digunakan untuk teknologi yang berkaitan dengan transaksi keuangan. Sedangkan KU band akan dipergunakan perseroan guna menjalankan operasional bisnis nonkeuangan. Sejalan dengan pengadaan BRIsat, kata Asmawi, perseroan berencana membuat sistem digitalisasi di pasar. Oleh sebab itu, bank pelat merah ini akan memasang layar yang berisi informasi harga komoditas di setiap Teras Pasar BRI. “Kami berharap, harga barang dapat lebih terjaga dan daer­ ah yang kekurangan pasokan dapat dipenuhi kebutuhannya. Sebab, pedagang yang kelebihan suplai pasti mendistribusikan ke wilayah dengan suplai yang minim,” ujar dia. Disebutkan bahwa rudal ber­ jarak yang lebih rendah dapat mencapai seluruh Korea Selatan dan Jepang, sedangkan untuk jarak lebih jauh akan mencapai ke ke pangkalanmiliter Amerika Serikat (AS) di Guam. “Peluncuran ulang rudal ba­ listik Korea Utara merupakan tindakan serius, provokatif ter­ hadapmasyarakat internasional, termasuk Jepang. Kami benar- benar tidak dapat menerima tindakan ini,” kata Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida dalam jumpa pers. Kementerian Luar Negeri Ko­ rea Selatan juga menyampaikan bahwa Pyongyang telah dengan sengaja melanggar peringatan dari masyarakat internasional. “Korea Utara akan mengha­ dapi sanksi yang lebih keras lagi dan isolasi jika tidak mengakhiri provokasinya. Pemerintah akan meninjau tindak balasan yang diperlukan melalui pembicaraan dengan para sekutu kami,” ung­ kap juru bicara Cho June Hyuck kepada wartawan. (afp/pya) sional untuk Migrasi atau IOM, jumlah kedatangan pengungsi danmigranmengalami kenaikan dua kali lipat menjadi hampir 92 ribu orang. Puluhan ribu orang berhasil mendarat di pantai benua itu selama lima bulan pertama di 2015, kendati ada lebih dari satu juta orang yang melakukan perjalanan di akhir tahun lalu. Sedangkan selama 2014, ada tiga perempat dari orang-orang tersebut yang tiba di Eropa dan mendarat di Yunani sebelum akhir Maret. Sebagian besar dari mereka adalah pengungsi yang menyelamatkan diri dari konflik perang di Suriah dan Afghanistan. Namun lonjakan pengungsi yang datang ke Yunani sudah turun tajam sejak Uni Eropa (UE) memasuki kesepakatan kontroversial, pada 20 Maret dengan Turki – yang menjadi negara transit utama untuk membendung ar us migran. (afp/pya) Negeri (Menlu) Jerman Frank- Walter Steinmeier mengatakan, pembicaraan prematur menge­ nai rencana B bagi UE jika Ing­ gris memutuskan keluar bulan depan tidak akan membantu blok ini untuk tetap utuh. Sebelumnya dikabarkan ada usaha-usaha di belakang layar oleh Jerman dan Prancis untuk menyiapkan rencana bersama bagi masa depan UE usai refer­ endum 23 Juni 2016. Steinmeier mengingatkan tidak ada upaya campur tangan seperti itu. “Keputusan sepenuhnya be­ rada di tangan Inggris dan kami tidak bisa mempengaruhinya. Kami tidak boleh mempen­ garuhi dengan menyampaikan usulan-usulan imaginatif men­ genai masa depan UE,” tutur dia kepada para wartawan di Berlin, Jerman. Pembicaraan mengenai ren­ cana kontingensi seperti itu, tambah dia, sangat spekulatif dan bisa mengganggu persiapan referendum Inggris. Iamenegas­ kan dukungan Jerman agar Ing­ gris bertahan di UE. (afp/sn)

Rp 500 miliar setiap tahun un­ tuk mengakomodasi cakupan wilayah BRI yang demikian luas. Sedangkan investasi untuk pengadaan BRIsat ini hanya sebesar US$ 250 juta atau setara Rp 3,375 triliun. Satelit yang dimiliki BRI ini memiliki masa waktu orbit sela­ ma 15 tahun, dan dapat diperpan­ jang dua tahun sehinggamenjadi 17 tahun. “Jadi kami dapat lebih efisien ke depan, karena biaya sewa transponder yang sebesar Rp 500 miliar mungkin dapat berkurang hingga sebesar 40%,” papar Haru. Dengan beroperasinya satelit, lanjut Asmawi, hal itu akan ber­ dampak terhadap rasio beban operasional terhadap penda­ patan operasional (BOPO) yang ditanggung BRI di kemudian hari. Meskipun, ia mengakui bahwa selama ini beban ope­ rasional yang terbesar di bank yang ia pimpin terjadi pada sumber daya manusia (SDM). “Dalam satu bulan, biaya gaji SDM kami dapat mencapai sekitar Rp 1,3 triliun. Nanti pasca pengorbitan satelit, SDM perse­ roan yang selama ini bertugas di bagian operasional dapat dipindahkan ke bidang bisnis. perkiraan sederhana,” ungkap Juru Bicara UNHCR William Spindler kepada wartawan. Dalam sepekan terakhir juga dilaporkan ada sejumlah anak- anak tenggelam dalam rangkai­ an kecelakaan kapal, yakni pada saat ribuan orang terus beru­ saha menyeberangi laut menuju Eropamenggunakan kapal-kapal reyot dari Timur Tengah dan Afrika. UNHCR menggambarkan sit­ uasi putus asa di akhir pekan, di mana sebanyak 47 orang masih hilang setelah satu kecelakaan menimpa kapal yang mengang­ kut 125 orang dari Libya. Spindler mengeluarkan per­ ingatan bahwa 2016 terbukti menjadi tahun yang sangat me­ matikan. Pasalnya, selama lima bulan pertama di 2015, jumlah korban tewas sudah mencapai angka 1.855 orang. Sedangkan jumlah korban tewas selama periode yang sama di 2014 men­ capai 57 orang. Menurut Organisasi Interna­ mah, sebagaimana halnya Ing­ gris akan melemah jika di luar Eropa,” kata mereka. Para pemimpin perusahaan tersebut melanjutkan, UE adalah perekonomian terbesar di dunia. UEmenguasai 16% perdagangan dunia sehingga memberinya daya tawar yang luar biasa besar dalam mencapai kesepakatan- kesepakatan perdagangan. Selama 60 tahun terakhir, rakyat dan perusahaan-perusa­ haan di Eropa diuntungkan oleh kemakmuran, keamanan, dan kualitas hidup lebih besar karena kuatnya ikatan di antara negara- negara anggota. “Bagaimana pun UE harus terus meningkat. Sangat perlu ada kerja sama lintas batas untuk mengatasi masalah-masalah terorisme dan krisis pengungsi,” lanjut mereka. Selain itu, mereka menekan­ kan agar UE mengintegrasikan pasar energi, memberikan pen­ didikan serta pelatihan lebih baik, serta mengembangkan teknologi digital dan inovasi di seluruh blok. Sementara itu, Menteri Luar larangan kepada Korea Utara dalam hal penggunaan teknologi rudal balistik apapun. Tapi negara itu sudah berulang kali menemb­ akkan rudal jarak pendek ke arah laut lepas pantai timur. Sementara itu, upaya yang dilancarkan, Selasa, terjadi ber­ samaan dengan ketegangan yang masih memuncak di semenan­ jung Korea atau setelah uji coba nuklir keempat KoreaUtara, pada Januari, dan peluncuran roket jarak jauh sebulan kemudian. “Kami yakin peluncuran itu gagal. Namun, mengapa dan bagaimana peluncuran itu gagal, kami masih dalam proses menga­ nalisanya.Kamimempertahankan sikappertahananyangkuatkarena ada potensi provokasi lebih lanjut dalam benak Korea Utara,” ujar Jeon Ha-Gyu, juru bicara kepala staf gabungan Korea Selatan Sebelumnya, pada April, Ko­ rea Utara sudah tiga kali gagal melakukan uji coba tembak ru­ dal Musudan, yang diperkirakan memiliki rentang jarak antara 2.500 dan 4.000 kilometer.

“Setelah satelit kami beropera­ si secara efektif, secara bertahap perseroan akan mengembang­ kan berbagai teknologi digital. Di samping itu, perseroan me­ nempuh strategi ini sekaligus merupakan upaya efisiensi,” ujar Asmawi di sela konferensi pers terkait BRIsat di Jakarta, Selasa (31/5). Adapun pelucuran satelit mi­ lik BRI akan menggunakan Roket Ariane 5 milik perusa­ haan Arianespace pada 8 Juni waktu setempat atau 9 Juni 2016 dini hari waktu Indonesia. Selepas peluncuran, satelit itu akan membutuhkan beberapa waktu guna mencari slot or­ bit 150,5°BT. Oleh sebab itu, Asmawi memaparkan, BRISat yang memiliki 45 transponder diprediksi baru dapat beroperasi secara penuh mulai 15 Agustus 2016. Pada kesempatan sama, Di­ rektur Keuangan dan Trea­ sury BRI Haru Koesmahargyo mengungkapkan, selama ini perseroan harus menyewa 23 transponder dari pihak lain dan biaya sewa mencapai sekitar PARIS – Para pemimpin dari 50 perusahaan terbesar Eropa, termasuk Shell, BP, Heineken, dan BMW, pada Selasa (31/5) mengingatkan ekonomi Inggris akan melemah jika rakyatnya memutuskan keluar dari Uni Eropa (UE) dalam referendum 23 Juni 2016. Eropa, kata mereka, sudah dihadapkan pada tantangan ter­ orisme dan migrasi. Brexit atau kemungkinan keluarnya Inggris dari UE disebutkan seperti paku di jalanan bagi Eropa. “Bubarnya pasar tunggal dan aturan-aturan yang mengatur 28 negara akan mengurangi, bukannyameningkatkan kemak­ muran kita,” bunyi pernyataan bersamaMeja Bundar Industria­ lis Eropa atau European Round Table of Industrialists. Adapun jika Eropa tetap ber­ satu, tambah mereka, akan menguntungkan investasi dan penciptaan lapangan kerja. “Di satu sisi kami menghor­ mati keputusan rakyat di Ing­ gris. Di sisi lain kami yakin Eropa tanpa Inggris akan mele­ SEOUL – Korea Utara di­ kabarkan telah gagal melak­ sanakan peluncuran rudal, pada Selasa (31/5). Hal tersebut merupakan rangkaian kegaga­ lan terbaru dalam kemunduran program senjata balistik yang dicita-citakan untukmengancam daratan Amerika Serikat (AS). Kementerian Pertahanan Ko­ rea Selatan melaporkan telah mendeteksi adanya upaya pe­ luncuran yang dilakukan saat fajar. Bahkan aksi tersebut men­ uai kecaman dari Jepang sebagai tindakan yang tak dapat diterima dan provokatif. Meski demikian, pihak ke­ menterianmenolak berspekulasi terhadap jenis rudal yang dilun­ curkan. Tapi menurut sumber- sumber di militer, yang dikutip olehmedia setempat, rudal yang diluncurkan merupakan rudal Musudan yang sangat kuat dan memiliki jangkauan jarak me­ nengah, namun sudah tiga kali gagal diluncurkan, di tahun ini. Resolusi Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) telahmenjatuhkan JENEWA – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) me­ laporkan terdapat lebih dari 2.500 orang tewas karena men­ coba melakukan perjalanan berbahaya dengan melintasi Mediterania menuju Eropa se­ lama 2016, pada Selasa (31/5). Angka tersebut mengalami ke­ naikan tajam dari periode yang sama di tahun lalu. Di sisi lain, pada saat yang sama, ada sekitar 204 ribu mi­ gran dan pengungsi yang telah menyeberangi Mediterania menuju benua tersebut, sejak Januari. Jumlahnya pun mening­ kat drastis. Bahkan dalam sepekan tera­ khir, sedikitnya ada 880 orang yang tewas dalam rangkaian insiden kapal karam. Laporan badan pengingsi PBB (UNHCR) tersebut dikutip menurut infor­ masi yang diperoleh dari para korban selamat, yang berhasil tiba di Italia. “Saya menekankan bahwa angka itu masih berdasarkan  Sambungan dari hal 1

Produksi Rokok, Produksi Industri Turun Foto yang diambil, pada Senin (30/5), ini menunjukkan siswa memakai masker mulut bergambar dilarang merokok, untuk mendukung World No Tobacco Day di SD kota Handan, provinsi Hebei, Tiongkok. Kemerosotan produksi tembakau di Tiongkok menjadi salah satu penyebab utama penurunan produksi industri di Tiongkok hingga ke level terendah sejak krisis finansial global, pada Januari-Februari 2016.

upah masih tinggi. Eurostat menunjukkan bahwa tingkat pengangguran zona euro tetap di level 10,2% pada April atau terendah sejak Agustus 2011. Tingkat pengangguran di Jerman, negara ekonomi ter­ besar zona euro, turun ke level terendah sejak reunifikasi, yaitu menjadi 6,1% pada Mei diband­ ingkan 6,2% pada April. Sementara itu, harga-harga konsumen di Prancis turun pada Mei. Badan statistik Prancis, Insee, melaporkan inflasi turun tipis bulan ini dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 0,1%. Faktor penyebabnya penurunan harga energi dan harga produk- produk manufaktur. Dari Amerika Serikat (AS) dilaporkan bahwa belanja kon­ sumen melonjak pada April, yakni tumbuh 1,0% menjadi US$ 119,2 miliar, dibandingkan hanya US$ 3,7 miliar pada bulan sebelumnya. Adapun produksi industri di Jepang naik pada April meski sempat ada penutupan ope­ rasional pabrik-pabrik terkait gempa bumi besar di Kyushu. Produksi pabrik naik 0,3% dibandingkan bulan sebelumnya atau melampaui proyeksi pasar berupa penurunan 1,5%. Tapi, belanja rumah tang­ ga tetap lesu, di tengah kabar bahwa Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe akan menunda ren­ cana penaikan pajak penghasilan yang kedua tahun depan. Abe diperkirakan mengumumkan­ nya, pada Rabu (1/6), bahwa penaikan pajak dari 8% menjadi 10% ditunda menjadi Oktober 2019. (afp) selaku pengelola ritel Watsons membidik segmenmenengah ke atas. “Pesaingnya cukup banyak, sehingga mereka harus bekerja lebih keras untukmeningkatkan kinerja,” tutur dia. Kiswoyo mengakui, perusa­ haan ritel membutuhkan waktu cukup panjang untuk berin­ vestasi sampai mencatatkan laba bersih. Selama ini, perusa­ haan ritel lebih mengandalkan pendapatan. Alhasil, pendapatan perusahaan-perusahaan ritel cukup besar, sedangkan margin laba bersihnya rendah. “Sebenarnya modal perusa­ haan ritel sedikit karena mereka hanya menyediakan tempat. Adapun barang dagangannya merupakan titipan. Perusahaan ritel seperti Watsons yangmasih berkembang, cocok untuk inves­ tor jangka panjang,” papar dia. Kiswoyo Adi menambahkan, kinerja keuangan perusahaan ritel biasanya sejalan dengan tingkat pertumbuhan konsumsi masyarakat di suatu negara. Jika pertumbuhan tingkat konsumsi meningkat, pendapatan perusa­ haan ritel juga bakal meningkat. Menur ut dia, mer upakan pilihan sulit bagi investor untuk memutuskan membeli saham perusahaan yang masih rugi seperti Duta Intidaya. Terlebih perseroan merupakan perusa­ haan ritel untuk kelas menengah ke atas. “Kalau perusahaan ritel un­ tuk menengah ke bawah pasti ramai saat Bulan Puasa nanti,” ucap dia.

tetap lesu dan produksi industri lemah, sedangkan ekspor turun

Oleh Iwan Subarkah  NEW DELHI – Perekonomian India tum- buh 7,6% pada 2015-2016. Negara di Asia Selatan ini pun mempertahankan statusnya sebagai negara dengan pertumbuhan ekono- mi paling pesat di antara negara-negara ekonomi besar dunia.

17 bulan berturut-turut. Data Ekonomi Dunia

Data-data ekonomi dunia yang keluar, pada Selasa, menunjuk­ kan, laju inflasi zona euro tetap dalam teritori negatif, pada Mei 2016. Data ini kembali mem­ buktikan bahwa dampak dari langkah-langkah stimulus luar biasa dari Bank Sentral Eropa (ECB) bergerak lambat. Badan statistik Uni Eropa (UE), Eurostat, melaporkan, pada Selasa (31/5), harga-harga konsumen di zona euro turun 0,1% pada Mei, menyusul pe­ nurunan 0,2%, pada April 2016. Data ini selaras dengan hasil proyeksi yang dirilis penyedia data Factset, tapi sebagian analis masih heran mengapa kenaikan harga minyak mentah belum memberikan dampak. “Angkanya lebih rendah dibandingkan ekspektasi kami mengingat harga minyak sudah naik,” ujar Jonathan Loynes, ekonomdari Capital Economics. Harga energi menjadi pe­ nyebab utama penurunan inflasi utama, yakni turun 8,1% setelah pada April turun 8,7%. Tapi inflasi inti naik, yakni sebesar 0,8% dibandingkan kenaikan 0,7% pada April. Loynes memperkirakan ke­ naikan harga minyak mentah pada akhirnya mendorong in­ flasi utama. Tapi, inflasi inti ke­ mungkinan tetap rendah karena lemahnya pertumbuhan upah. Ia menunjuk data tingkat pengangguran zona euro, yang menunjukkan tekanan terhadap besar Rp 192 miliar. Perseroan masih diproyeksikanmengalami rugi Rp 6 miliar, lebih rendah dari rugi tahun lalu sebesar Rp 21 miliar. Sejalan dengan IPO Duta Intidaya, Otoritas Jasa Keuan­ gan (OJK) tengah memproses izin IPO saham tujuh perusa­ haan lainnya, yakni PT Graha Andrasentra Propertindo, PT Cikarang Listrindo, PT Sillo Maritime, PT Duta Intidaya, PT Protech Mitra Perkasa, PT Capital Financial Indonesia, dan PT Megapower Makmur. Tahun ini, BEI menargetkan jumlah emiten baru sebanyak 35 perusahaan. Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat pernah mengatakan, sedikit­ nya 24 perusahaan diharapkan melangsungkan IPO dan men­ catatkan sahamnya di BEI pada semester II-2016. Selama tahun berjalan ( year to date /ytd), sudah ada empat perusahaan yang melantai di BEI, yaitu PT Bank Artos In­ donesia Tbk (ARTO) dengan perolehan dana IPO Rp 31,84 miliar, PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA) senilai Rp 31,45 miliar, PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) sebesar Rp 51 miliar, dan PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) dengan raihan dana IPO Rp 553,34 miliar. Butuh Waktu Secara terpisah, analis Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe yang dihubungi Investor Daily mengemukakan, Duta Intidaya

indikator-indikator lain. Sangat je­ las kami sudahmelihat ada peru­ bahan dan terus menguat,” ujar Shubhada Rao, kepala ekonom Yes Bank di Mumbai. Namun begitu, ada keraguan mengenai tingkat keandalan data-data pertumbuhan ekonomi tersebut. Sebab sudah lebih dari setahun pemerintah memperk­ enalkan formula revisi peng­ hitungan PDB, yang dikritik sebagian analis. Adapun pemerintah menye­ but metode baru penghitungan pertumbuhan ekonomi lebih mendekati standar-standar in­ ternasional. “Angka-angka PDB ini su­ lit diselaraskan dengan bukti lain tentang kondisi kesehatan ekonomi. Kami harus mengam­ bil data PDB resmi dan tingkat pertumbuhan yang ditunjukkan­ nya dengan sedikit keraguan,” ujar Shilan Shah, ekonom Capi­ tal Economics. Beberapa indikator meningkat tajam dalam dua tahun terakhir. Laju inflasi turun drastis dari dua digit menjadi 5,4% pada April 2016. Tapi, investasi swasta Investor Optimistis Presiden Direktur Trimegah Securities Stephanus Turangan mengungkapkan, saham Duta Intidaya cocok untuk investor yang menaruh optimisme ter­ hadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Saat ini, perseroan belum mencatatkan laba bersih karena masih dalam tahap in­ vestasi. Menurut Stephanus, harga saham yang ditawarkan Duta In­ tidaya termasuk murah diband­ ingkan harga saham ritel lainn­ ya. Rasio harga sahamdibanding laba bersih per saham ( price to earnings ratio /PER) industri ritel saat ini mencapai 27-40 kali. “Nanti, target PER-nya sekitar itu juga,” ujar dia. Pertumbuhan kinerja keuang­ an Duta Intidaya, kata Stepha­ nus, cukup cepat. Pendapatan per gerainya pun merupakan salah satu yang tertinggi pada industri tersebut. “Perseroan masih dalam proses investasi sehingga belum menghasilkan laba bersih. Tapi ke depan, profitabilitas Duta Intidaya akan tumbuh sangat cepat,” papar dia. Dia menjelaskan, setelah gerai Duta Intidaya semakin banyak dan masyarakat kian mengenal produknya, pendapa­ tan perseroan bakal tumbuh agresif. “Harga saham Duta Intidaya mencerminkan 1,6-1,7 kali pendapatannya,” tutur dia. Tahun ini, Duta Intidaya menargetkan pendapatan Rp 227 miliar, naik 18,2% dari yang diraih tahun sebelumnya se­

Data ini juga memberikan dorongan bagi pemerintahan sayap kanan, genap dua tahun setelah memegang tampuk kekuasaan. Badan statistik pusat India atau CSO melaporkan, Selasa (31/5), laju ekspansi produk domestik bruto (PDB) meningkat pada kuartal IV tahun finansial, yakni tumbuh 7,9% year-on-year (yoy). Angka pertumbuhan itu mela­ mpaui perkiraan rata-rata dari 27 ekonom yang disurvei Bloomb- erg News , yang memperkirakan ekspansi 7,5% untuk tiga bulan yag berakhir 31 Maret 2016. Pemerintahan nasionalis Hin­ du di bawah pimpinan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi sejak menjabat pada Mei 2014 menjanjikan reformasi ekonomi dan peningkatan pertumbuhan. Dalam beberapa kuartal tera­ khir, per tumbuhan ekonomi India melampaui Tiongkok. Pada tiga bulan pertama 2016, ekono­ mi Tiongkok tumbuh 6,7% atau mencerminkan ekspansi kuarta­ lan terendah dalam tujuh tahun. “Ini kabar yang sangat positif bila data ini disandingkan dengan Duta Intidaya, menurut Lilis, bakal menawarkan saham ke publik pada kisaran harga Rp 110-190 per saham. PTTrimegah Securities menjadi penjamin pelaksana emisi ( lead under- writer ) IPO saham perseroan yang saat ini memiliki 47 gerai Watsons di Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah, dengan total luas area penjualan 8.900 m2 dan didukung gudang seluas 2.160 m2. Lilis Mulyawati menambah­ kan, perseroan akan menggu­ nakan 35% dana hasil IPO untuk membayar seluruh utangnya. Sisanya akan digunakan untuk membangun gerai di berbagai wilayah. “Dalam lima tahun ke depan, kami berupaya konsis­ ten membangun 15-20 gerai,” tutur dia. Dia menjelaskan, Duta Inti­ daya yang didirikan pada 2005 dalam tiga tahun terakhir men­ galami pertumbuhan compound annual growth rate (CAGR) sebesar 56,5% dari 12 gerai pada 2012 menjadi 46 gerai pada akhir tahun lalu. Dalam setahun terakhir, total nilai penjualan perse­ roan tumbuh 18%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata per­ tumbuhan industri perdagan­ gan produk kesehatan dan kecantikan yang mencapai 10,2%. Tahun lalu, Duta Inti­ daya mencatatkan pendapatan Rp 190 miliar.  Sambungan dari hal 1

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online