SP160304

Metropolitan

Suara Pembaruan Jumat, 4 Maret 2016

31

600 Personel Laksanakan OSJ Depok

Penggeledahan Ruangan DPRDDKI oleh Bareskrim Komputer danDokumen APBDDiangkut

Sebanyak 600 personel gabungan dikerahkan guna melaksanakan Operasi Simpatik Jaya (OSJ) 2016. Pasukan gabungan tersebut terdiri dari aparat kepolisian, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok. Kepala Kepolisian Resor Depok (Kapolres) Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Dwiyono mengatakan, operasi ini akan berlangsung selama tiga pekan atau 21 hari yang dimulai sejak Rabu (2/3). “Operasi ini dilaksanakan serentak di sejumlah wila- yah, di antaranya Jakarta, Bekasi dan Tangerang,” ujar Dwiyono di Depok, Jawa Barat, Kamis (3/3). Kapolres mengatakan, Operasi Simpatik Jaya ditu- jukan kepada para pengen- dara. Karena itu, pihaknya mengimbau pengendara un- tuk melengkapi surat-surat kendaraan, termasuk taat berlalu lintas. “Kami berupaya secara preventif, preemetif dan re- presif. Agar lebih meningkat- kan kesadaran pengguna kendaraan,” ujar kapolres. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Depok Kompol Sutomo me- nambahkan, Operasi Simpatik Jaya ini juga bertuju- an sebagai langkah mengu- rangi angka kecelakaan ber- lalu lintas. Ke depannya, pi- haknya juga akan menyosiali- sasikan keamanan dan keter- tiban berlalu lintas. [RIA/W-11] Polisi Tembak Pencuri Burung Aksi kejar-kejaran sela- ma 30 menit terjadi antara Kapolsek Leuwiliang Kabupaten Bogor Kompol I Nyoma Supartha dengan Suhendi seorang pencuri bu- rung di kawasan Leuwiliang, Kamis (3/3). Suhendi warga Kampung Kebon Awi, Nanggung yang kedapatan mencuri burung Jalak Suren dari seorang pedagang bu- rung di dekat Kecamatan Leuwiliang terpaksa dilum- puhkan dengan timah panas karena mencoba kabur. Nyoman mengatakan, sa- at dalam perjalanan di kawa- san Leuwiliang dia mende- ngar orang yang meneriaki pelaku maling. Reflek, Nyoman berupaya mengejar pelaku yang kabur mengen- darai sepeda motor. “Saat itu saya tengah dalam perjalan- an menggunakan mobil ber- sama seorang polisi. Saat mendengar teriakan maling, spontan saya mengejar pela- ku. Tembakan peringatan per- tama tidak digubris, akhirnya saya tembak,” katanya. Dia mengaku semula mengira Suhendi adalah pelaku pen- curian kendaraan bermotor. Pelaku sudah dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk menjalani perawatan dan se- telah itu harus meringkuk di balik jeruji besi. [161]

[BEKASI] Untuk mewu- judkan Kota Bekasi, Jawa Barat, menuju kota ber- konsep smart city , wali kota bersama jajaran satu- an kerja perangkat daerah (SKPD) melakukan soft l a u n c h i n g P a t r i o t Operation Center (POC), Kamis (3/3). Ruang yang ber- ada di kantor wali kota itu merupakan ruang kontrol sistem integrasi kebijakan antarjajaran SKPD Kota Bekasi. Nantinya, POC ini dapat mempermudah pelayanan masyarakat se- perti pengurusan perizin- an, pelayanan kesehatan, pembayaran pajak dan se- bagainya. “ D e n g a n k o n s e p smart city Kota Bekasi di- harapkan jauh lebih maju terutama dalam memberi- kan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, saat soft launc- hing di Pendopo Kota Bekasi, Kamis. Di a men j e l a s kan , p e r m a s a l a h a n - p e r ma s a l a h a n y a n g menghambat pelayanan kepada masyarakat dapat diketahui di dalam ruang [JAKARTA] Sekitar pu- kul 14.00 WIB, sebanyak tujuh orang penyidik dari Ba d a n Re s e r s e d a n Kriminal (Bareskrim) Polri menggeledah ruang- an Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi dan ruangan man- tan Ketua DPRD DKI Jakarta yang sekarang menjabat Wakil Ketua DPRD DKI , Fe r r i a l Sofyan, Kamis (3/3). Sekretaris DPRD DKI Jakarta, Tri Yuliadi, me- ngatakan, rombongan pe- nyidik tersebut dipimpin oleh Kasubdit Tipikor, AKBP Indarto. Mereka mengeledah dan memerik- sa dua ruangan yakni ru- angan Prasetio dan Ferrial. Penggeladahan tersebut dilakukan terkait dugaan kasus korupsi pengadaan uninterruptable power supply (UPS). “Surat penggeledahan telah diberikan oleh penyi- dik. Yang diperiksa para penyidik adalah komputer dan berkas-berkas di da- lam ruangan. Saya belum tahu apa saja yang dibawa para penyidik,” kata Tri di ge dung DPRD DKI , Jakarta Pusat, Kamis (3/3). Tujuh penyidik terse- but pertama kali memerik- sa ruangan Prasetio di lan-

berapa barang bukti telah berhasil disita, yakni satu unit komputer yang desk- top PC merek Apple HAC27 berwarna silver dengan kode password be- serta mouse dan keyboard- nya. Kemudian satu buah CD berwarna emas yang berisikan 00 Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 PDF DDN tanggal 21 Januari 2016, satu buah CD RW warna silver ran- cangan atau usulan belanja hibah. Kemudian, bantuan keuangan kepada organi- sasi pemerintahan non pe- merintahan kemasyarakat- an dan partai politikAPBD tahun anggaran 2012. Selanjutnya adalah 7 lem- bar fotokopi APBDP tahun 2014, daftar kegiatan Komisi E, dan satu order berwarna hitam bertulis- kan UPS. Beberapa berkas doku- men juga akan dibawa oleh penyidik tersebut. Salah satu berkas doku- men yang dimaksud ada- lah mengenai penetapan persetujuan eksekutif dan legislatif ketika masa tran- sisi jabatan Ketua DPRD, sebab saat itu dirinya me- megang dokumen terse- but. [LEN/D-14] Sementara itu tokoh Muara Angke lainnya, Tubagus Mukri, mengaku kesal dengan adanya se- kelompok orang yang me no l a k r e k l ama s i . Pasalnya mereka yang menolak justru bukan warga asli Muara Angke. “Saya sudah puluhan ta- hun tinggal di Muara Angke. Jadi saya tahu mana warga asli dan ma- na yang cuma mengaku- ngaku wa rga Mua r a Angke,” tuturnya. Mukri justru khawatir pemprov menilai para ne- layan tidak tahu berterima kasih karena aksi peno- lakan tersebut. Ia yakin proyek reklamasi ini ber- tujuan mempebaiki kehi- dupan masyarakat. Ia pun meminta pada hakim PTUN agar tidak terpengaruh tekanan dari pihak yang menolak pro- gram reklamasi. “Tidak mungkin rencana kerja yang disusun pemerintah be r t u j uan menyeng ­ s a r a k a n r a k y a t n y a termasuk nelayan Muara Angke,” imbuhnya. [PSP/E-8] otak, dan sebagainya.

SP/Joanito De Saojoao Petugas Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri membawa barang dari ruang kerja Ketua DPRD DKI Jakarta di Jakarta, Kamis (3/3). Penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi pengadaan "uninterruptible power supply" (UPS) di sejumlah sekolah di Jakarta.

tai 10. kemudian, sekitar pukul 15.30, mereka kelu- ar membawa satu unit komputer dengan merk I Mac yang diduga terdapat data-data tentang penga- daan UPS untuk puluhan sekolah di Jakarta. Beserta dua dokumen APBD Perubahan 2014 dan satu piringan cakram atau CD. Setelah itu, para penyi- dik rupanya turun ke lantai 9. Di sini ada ruangan em- pat wakil Ketua DPRD. Penyidik pun memeriksa ruangan Ferial sofyan pu- kul 15.45 WIB. Namun,

Ferrial tidak berada di da- lam ruangan. Para penyidik didam- pingi Tri, melakukan pe- meriksaan ruangan Ferrial. Kemudian, sekitar pukul 17.45 WIB, penyidik membawa dua unit kom- puter, berkas dokumen APBD perubahan hasil re- visi Kemendagri dan ‎lain sebagainya yang terkait dengan penyelidikan. Prasetio mengatakan, penggeledahan di ruang- annya tersebut karena di sana masih ada alat bukti berupa komputer yang se-

belumnya digunakan oleh mantan Ketua DPRD peri- ode sebelumnya, Ferrial Sofyan. Penyidik yang berjumlah 6 hingga 7 orang tersebut memeriksa komputer tersebut sebagai kelengkapan alat bukti. “Saya ditanya, tapi sa- ya bukan pengguna kom- puter. Beliau memeriksa dan menyita kelengkapan barang bukti. Di dalam komputernya ada apa, sa- ya tidak mengerti,” ujar Pras di tengah penggele- dahan berlangsung. Dari ruangannya, be- [JAKARTA] Ratusan ne- layan Muara Angke, Jakarta Utara berunjuk rasa di depan Pengadilan Ta t a Us a h a Ne g a r a (PTUN), Jakarta Timur, Kamis (3/3). Unjuk rasa ini bertujuan mendukung Pemprov DKI Jakarta yang tengah melakukan reklamasi Teluk Jakarta. Salah satu nelayan, Syahril mengaku tidak pernah teganggu dengan adanya proyek reklamasi tersebut. Bahkan Pemprov DKI juga memberikan kompensasi seperti rumah susun nelayan, tempat penjemuran ikan, perbaik- an dermaga, tempat pele- langan ikan (TPI), dan fa- silitas lainnya. “Kami yakin Pemprov DKI Jakarta punya niat baik dengan melakukan reklamasi Teluk Jakarta. Selama ini proyek rekla- masi berjalan kami tetap baik-baik saja,” ujar Syahril, Kamis (3/3). Selain itu Pemprov ju- ga telah membuatkan pu- sat kuliner berupa rumah makan yang menyedia- kan aneka masakan laut seperti ikan bakar, otak-

Dukung Reklamasi, Ratusan Nelayan Demo

Bekasi Segera Wujudkan Smart City

SP/Mikael Niman Ruang Patriot Operation Center (POC) yang digadang- gadangkan untuk mewujudkan Kota Bekasi menuju “smart city”.

POC ini. Seperti, peng­ ajuan perizinan yang tidak kunjung selesai dalam periode yang sangat lama, segera dapat diketahui di ruang POC ini. Ruangan POC ini di- gunakan untuk mengak- ses dan memonitor infor- masi dari seluruh jajaran SKPD maupun permasa- lahan yang dihadapi ma- syarakat yang berkaitan dengan pelayanan publik. Dengan demikian, permasalahan tersebut da- pat segera dicarikan solusi oleh pemangku kebijakan secara cepat, tepat dan akurat. “Kita ingin meng-

ubah mindset para apara- tur sipil negara dan mem- bantu mempermudah pe- layanan kepada masyara- kat,” katanya. Meskipun masih mem- butuhkan periode yang panjang untuk memba- ngun infrastruktur maupun suprastruktur agar dapat dioperasionalkan secara optimal, tetapi hal tersebut bukan angan-angan yang sulit diwujudkan. “Kita ma s i h membu t uhkan waktu agar dapat beropera- si secara optimal. Namun secara perlahan-lahan kita sudah mulai ke arah sana,” imbuhnya. [160]

Made with FlippingBook flipbook maker