SP160304

Suara Pembaruan

32

Jumat, 4 Maret 2016

Ahok AncamCabut TKD Perangkat Sekolah

[JAKARTA] Gubernur DKI J aka r t a , Ba s uk i Tjahaja Purnama berenca- na mencabut tunjangan ki- nerja daerah (TKD) bagi para perangkat sekolah yang mengabaikan dan membiarkan jentik nyamuk ada di dalam lingkungan sekolahnya. Hal tersebut diungkap- kan pria yang akrab disapa Ahok saat mengunjungi SDN 01 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Jumat (4/3) pagi untuk mengha- diri langsung kegiatan pemberantasan sarang nya- muk dan pencanganan se- kolah bebas jentik nyamuk. Dalam sambutannya, Ahok mengatakan ia sa- ngat mendukung pembe- rantasan jentik nyamuk da- ri sekolah karena keba- nyakan korban demam ber- darah dengue (DBD) justru berasal dari anak-anak

yang masih belajar di ling- kungan sekolah. "Saya pernah melihat laporan foto dari petugas fogging yang menunjukkan bangkai nyamuk hasil fog- ging sudah seperti tumpuk- an pasir karena jumlahnya ribuan, kesimpulan kami berarti ini kepala sekolah dan guru tidak melihat per- kembangbiakan nyamuk," ujar Ahok. Ia tidak ingin mende- ngar lagi ada kejadian seko- lah yang terkena DBD atau- pun kedapatan ada jentik nyamuk di lingkungan seko- lahnya karena tidak pernah diperiksa dan dibersihkan oleh petugas sekolah, guru, atau pun murid yang menja- di jumantik cilik. "Saya tidak mau ini ha- nya pencanangan atau pem- bacaan sikap saja dan ja- ngan ngomong doang saja, kalau masih ada kejadian

bisa menjadi sarang nya- muk, bahaya DBD memang sudah harus dikenalkan ke- pada anak sejak dini, agar mereka bisa menerapkan pola hidup bersih bila dewa- sa nanti," tutup mantan Bupati Belitung Timur itu. M e n u r u t h a s i l pengamatan SP di lokasi, ratusan anak, PPSU, guru, dan perangkat sekolah antusias ingin bersalaman dan be r f o t o be r s ama dengan orang nomor satu di Jakarta itu. Ahok juga menyempat- kan diri untuk melihat kan- tin sekolah, dan melihat kondisi toilet dari sekolah tersebut, kemudian ia disi- bukkan dengan permintaan warga sekitar lingkungan SDN 01 Kelapa Gading Barat yang meminta foto bersamanya saat menuju bus sekolah. Sesudah dari SDN 01 Kelapa Gading Barat, Ahok akan melanjutkan kunjung- annya ke Sekolah Penabur Kelapa Gading, dan kemu- dian ke Kramat Djati. Ia datang menggunakan taksi Silver Bird, namun sa- at meninggalkan kawasan SDN 01 Kelapa Gading Barat, ia menaiki bus seko- lah. Ia berdiri di dalam bus tersebut karena mengutama- kan ibu-ibu untuk duduk di bangku dalam bis. [C-7] Jaya selaku aparat kea- manan siap mengawal ke- lancaran KTT OKI ini. Mengingat tingkat keber- hasilannya ini sangat didu- kung oleh keamanan se- hingga dalam hal ini orga- nisasi dalam pengamanan ini dikedepankan jajaran TNI dan Pangdam Jaya se- bagai pangkoops dan wakil pangkoopsnya ada l ah Kapolda Metro Jaya. Untuk itu, orang nomor satu di Polda Metro meng- imbau masyarakat terlibat mensukseskan jalannya KTT OKI ini dengan ber- sama-sama menjaga kea- manan dan keertiban. Puncak kegiatan KTT ber- langsung 6-7 Maret di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta Pusat. Ada 49 delegasi menteri dan 24 kepala ne- gara yang akan hadir di KTT OKI. [G-5]

SP/Carlos Roy Fajarta Barus Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan istrinya mengunjungi SDN 01 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Jumat (4/3) pagi.

DBD dan jentik nyamuk di dalam sekolah maka seluruh kepala sekolah, guru, dan penjaga sekolah, TKD saya cabut bulan itu," tegasAhok. Menurut Ahok, cara itu ditempuh karena selain efektif untuk membuat pe-

rangkat sekolah peduli de- ngan keberadaan jentik nyamuk dan bahaya DBD yang kasusnya semakin meningkat selama musim penghujan. "Cara paling gampang untuk menghemat anggar- an itu sebenarnya potong saja TKD, terutama TKD di lingkungan sekolah," ungkapnya. Ia menjelaskan, hu- kuman pencabutan TKD kepada seluruh perangkat sekolah merupakan cara yang adil untuk membuat kepala sekolah, guru, dan pengurus sekolah lebih pe- duli dengan keselamatan murid-muridnya dari pe- nyakit DBD. [JAKARTA] Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian mengimbau masyarakat mendukung Konferensi Tingkat Tinggi ( KT T ) L u a r B i a s a Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang akan di- gelar di Jakarta, dengan meminta agar kelompok massa tidak menggelar de- monstrasi. Menurut Kapoolda, otoritas Indonesia diperca- ya sebagai tuan rumah me- rupakan kebanggaan se- mua warga, sehingga ele- men masyarakat harus me- nunjukkan keramahan dan keamanannya kepada du- nia internasional, walau dalam KTT OKI kali ini antara lain akan mengang- kat isu mengenai Palestina. "Yang melakukan de- mo banyak yang enggak mengerti. Ini menyangkut prestise negara, bukan ha-

"Apalagi pada 2016 ini sampai dua bulan pertama sudah ada lima orang me- ninggal karena kasus DBD, bahkan jumlah kasusnya bisa mencapai 1.000 lebih, oleh sebab itu di lingkung- an sekolah harus dimulai bebas dari jentik nyamuk," tambahnya. Ia mengungkapkan, pertumbuhan kasus DBD tersebut disebabkan karena cuaca hujan dan tiba-tiba panas, yang membuat nya- muknya berkembang biak dengan pesat. "Warga yang menanam tanaman juga itu harus di- perhatikan pot dan taman- nya, jangan sampai ada yang tergenang air karena nya jajaran Polri dan TNI, Pemda tapi semua warga Indonesia. Prestise negara kita harus satu untuk mengamankan dan melan- carkan jalannya KTT ini," jelas Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Tito Karnavian, Jumat (4/3). Dijelaskan, terkait per- siapaan KTT OKI di Jakarta harus optimal pengamanan- nya. Sebelumnya, KTT ini akan digelar di Maroko. Namun, pemerintah negara tersebut tidak siap kemudi- an dialihkan ke Indonesia sehingga kepercayaan pe- nyelenggaraan itu bagi pe- merintah ini satu prestise bahwa Indonesia siap me- laksanakan kegiatan tingkat internasional. Di satu sisi, keberhasil- an KTT OKI sangat ter- gantung pada keamanan khususnya di Jakarta. Untuk itu, Polda Metro

Jelang KTT OKI di Jakarta Kapolda:Warga Harus Mendukung

Made with FlippingBook flipbook maker