ID190528

16 >>

9 >>

13 >> 9 >>

ENERGY

ENERGY

lifestyle

16 >>

23 >>

money & banking

markets & corporate

lifestyle & sports

indonesia indonesia

MEDIA HOLDINGS MEDIA HOLDINGS

selasa 28 MEI 2019

PF_SquareAds_CiptaDinamika_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM rAbu 29 MArEt 2017

PF_SquareAds_CiptaBond_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

PF_SquareAds_CiptaCash_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

PF_SquareAds_

money & banking

ist

C

C

C

C

Reksa Dana CIPTA

Reksa Dana CIPTA DANA CASH KEAMANAN DAN LIKUIDITAS

M

M

M

M

MELENGKAPI DIVERSIFIKASI PORTOFOLIO Reksa Dana CIPTA BOND

Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y

Y

Y

Y

SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL Berdasarkan Kapitalisasi Pasar 24 Mei 2019 (Miliar US$) Top 10 Perusahaan di Dunia MY

CM bangsa Indonesia akan mengalami kemajuan sangat besar. Mari ikut serta memikirkan dalam digitalisasi bangsa Indonesia,” kata Mochtar. Ia mencatat, gejala yang kerap menghambat sebuah perusahaan besar, perusahaan keluarga, atau se- jumlah negara seperti Eropa Selatan dan Amerika Selatan untuk berke - bang adalah jebakan middle income , yakni saat pendapatan per kapita suatu negara mencapai US$ 5.000. Pada level itu, biaya tenaga kerja akan membubung, sehinggamereka yang tidak sensitif terhadap perubahan teknologi akan kalah bersaing. 6 7 CY CMY

www.ciptadana.com Ia juga menceritakan bagaimana perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Salah satunya adalah perubahan dari t ksi k nvensional menjadi taksi online. “Sebelumnya ada Bluebird yang bisa atur puluhan ribu sopir dan begitu tertib. Be- berapa bulan kemudian hadir Grab dan Uber, betapa hebatnya digital economy ,” kata Mochtar. Indonesia sendiri pun tidak bisa lolos dari ekonomi digital. Dengan kehadiran berbagai e-commerce dan e-pay, MochtaryakinekonomiIndone- sia ke depan bisa tumbuh lebih besar lagi. “Dengan e-commerce dan e-pay 1 3 2 negara berpendapatan menengah. “Jepang mulai tidak sadar dilampaui Tiongkok,” kata Mochtar.

ALOKASI ASET YANG DINAMIS “Saya beberapa bulan lalu pergi ke kota yang kelas tiga di Tiongkok. Di situ saya lihat setiap orang bayar delivery dengan e-pay. Dua hari lalu saya ada di Tokyo lihat semua orang beli barang secara kontan,” kata Mochtar saat berbicara pada Rapat Kerja Nasional XVI Himpunan Pen- gusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Jakarta, Senin (27/3). Padahal, kata Mochtar, pem- bayaran menggunakan teknologi sangat memudahkan masyarakat sekaligus membuat efisiensi. Jika Je- pang tidak mengikuti perubahan ini, Jepangbisa terjebakdalamkelompok CM hari Terbit itu, sistem pembayaran masih konvensional, yaitu meng- gunakan uang tunai. CY CMY K

MY Top 20 Kapitalis si Pasar di BEI 27 Mei 2019 Oleh YosiWinosa dan Rahajeng KH

CM Oleh Nurjoni dan Farid Firdaus

CM

www.ciptadana.com JAKARTA - Founder Lippo Group Mochtar Riady menyatakan, In- donesia bisa belajar dari Tiongkok dalam mengembangk n ekonomi digital dan masyarakat digital. Negara yang sudah 30 tahun men- utup diri tersebut terbukti berhasil memanfaatkan ekonomi digital untuk memakmurkan rakyatnya. Menurut Mochtar, kemajuan teknologi pembayaran di Tiongkok sudah sangat pesat sehingga masyarakat yang ingin berbelanja tidak perlu repot-repot menyiapkan uang tunai. Namun, hal berbeda ditemui di Jepang. Di Negeri Mata-

MY

MY

Menjelang berakhirnya periode tax amnesty 1 Juli 2016-31 Maret 2017, deklarasi harta bersih repatri- asi baru berjumlah Rp 145,95 triliun per 28 Maret 2017 pukul 20.00WIB. Perolehan ini sekitar 14,6% dari target Rp 1.000 triliun dana WNI di luar negeri yang diharapkan pulang kampung. Wakil Menteri Keuangan (Wa- menkeu) Mardiasmo menyatakan, pihaknya akan all out hingga akhir bulan ini untuk meningkatkan jumlah peserta amnesti pajak yang signifikan. “DJP akan melayani WP hingga pukul 21.00 WIB, bahkan hingga tengah malam pada hari terakhir periode amnesti pajak. Di sisi lain, kami juga bersiap melakukan pe- meriksaan terhadap para pengem- plang pajak yang tidak meman- faatkan amnesti pajak. DJP kini mengantongi 6.000 lebih data pengemplang pajak yang bersum- ber dari data negara-negara G-20,” katanya di Jakarta, Senin (27/3). Berdasarkan data DJP hingga 28 Maret 2017 pukul 20.00 WIB, total harta tax amnesty mencapai Rp 4.667,37 triliun, terdiri atas deklarasi harta bersih repatriasi Rp 145,95 triliun, deklarasi harta bersih luar negeri Rp 1.027,74 triliun, dan deklarasi harta bersih dalam negeri Rp 3.493,68 triliun. Sedangkan jumlah WP yang menyerahkan SPH sebanyak 873.964. Jumlah ini masih sangat kecil dibandingkan total pemilik nomor pokok wajib pajak (NPWP) yang sekitar 30,04 juta, terdiri atas Oleh Nida Sahara JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melakukan peluncuran awal (soft launching) QR Code Indonesia Standard (QRIS) dan akan mulai dioperasikan pada semester II- 2019. Hingga saat ini, terdapat 16 penyelenggara jasa sistem pemba- yaran (PJSP) yangmemiliki QR code yang sudah sesuai dengan ketentuan QR code standar Indonesia (Quick Response Code Indonesia Standard / QRIS). Sementara itu, lima PJSP lainnyamasih dalamproses finalisasi QRIS. Guber nur BI Per r y Warjiyo mengatakan, peluncuran QRIS se- jalan dengan transformasi ekonomi digital yang semakin cepat dan luas. Sistem baru tersebut dapat mendorong perekonomian domestik dan akan menumbuhkan ekosistem yang baik. Sistem pembayaran QR Code di Indonesia nantinya harus berad- aptasi dengan QRIS. Jadi, penyedia jasa pembayaran, seperti Ovo, Go- pay, Dana, LinkAja, termasuk dari luar negeri AliPay dan WeChatPay, harus menyesuaikan dengan kode standar itu. “Un t uk pene r a p anny a , BI Total market cap kelima emiten tersebut mencapai Rp 1.737,91 tri- liun atau 43,56% dari total 20 market cap terbesar di BEI dan 25,02% dari total market cap di BEI yang sebesar Rp 6.946 triliun. Harga saham BBCA telah naik 1.930% dari posisi pencatatan perd- ana Rp 1.400 pada 31 Mei 2000 menjadi Rp 28.425 per 27 Mei 2019. Sedangkan market cap-nya naik 220,11 kali dari Rp 3,15 triliun men- jadi Rp 694 triliun. Sementara itu, harga sahamBBRI telah naik 348% dari posisi pencata- tan pada 10 November 2003 sebesar Rp 875 menjadi Rp 3.920 per 27 Mei 2019. Sedangkan market cap -nya te- lah naik 79,54 kali dibandingkan saat pencatatan perdana yang sebesar Rp 6,02 triliun. Pada tahun 2012, market cap BBCA masih sebesar Rp 222,12 triliun dan berada di urutan ke-3, di bawah Astra Internasional (ASII) di urutan pertama dengan market cap CY JAKARTA – Emiten bank mendominasi 20 besar jajaran kapitalisasi pasar ( market cap ) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Per 27 Mei 2019, ada 5 emiten bank yang masuk dalam jajaran 20 besar market cap di BEI. Bank Central Asia (BBCA) menduduki urutan teratas dengan market cap senilai Rp 694 triliun dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) di urutan kedua sebesar Rp 479 triliun. Sedangkan tiga emiten bank lainnya, yakni Bank Mandiri (BMRI), Bank Negara Indonesia (BBNI), dan BankDanamon Indone- sia (BDMN) masing-masing berada di urutan kelima, delapan, dan ke-19. Market cap ketiga emiten tersebut masing-masing Rp 357 triliun, Rp 161 triliun, dan 46,91 triliun. CMY K C M Y CM MY CY CMY K Oleh Yosi Winosa n Mochtar Riady

CY

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

Investasi dalam reksa dana mengandung membaca dan memahami isi prospekt untuk berinvestasi dalam reksa dana. Ki merupakan indikasidarikinerjamasayang PTCiptadanaAssetManagementterdaftarda +62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

+62 21 2557 4883

MY

CIMB Niaga Siapkan Pembiayaan untuk Start-up PT Bank CIMB Niaga Tbk dan per- usahaan investasi pinjaman ventura dari Singapura, Genesis Alternative Ventures (Genesis), menjalin kerja sama pembiay- Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh n Tigor Siahaan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Markets Cap: US$ 967,35 M Sektor Usaha: Teknologi

K Markets Cap: US$ 494,93 M Sektor Usaha: Keuangan

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

Markets Cap: US$ 897,66 M Sektor Usaha: Retail

Markets Cap: US$ 368,66 M Sektor Usaha: Kesehatan

8

Bersambung ke hal 11

Markets Cap: US$ 803,45 M Sektor Usaha: Teknologi

Markets Cap: US$ 335,90 M Sektor Usaha: Barang Konsumsi

aan untuk pengembangan perusahaan-perusahaan start-up berbasis teknologi di Indonesia.

>> 24

Tebusan ssP CaPai RP 124 T, RePaTRiasi RP 145,95 T

4

9

PF_SquareAds_CiptaSyariahEquity_160516.pdf 1 16/5/16 4:57 PM

PF_SquareAds_RencanaCerdas_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM

Markets Cap: US$ 788,56 M Sektor Usaha: Komunikasi

Markets Cap: US$ 313,52 M Sektor Usaha: Energi

5

10

markets & corporate

Markets Cap: US$ 516,87 M Sektor Usaha: Teknologi

Markets Cap: US$ 267,94 M Sektor Usaha: Keuangan

C

M Cash Jajaki Aliansi Bisnis dengan Start-up Global PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) tengah menjajaki kerja sama strategis dengan perusahaan investasi dan rintisan digital (start-up) luar negeri pada tahun ini. Anak usaha PT Kresna Graha Investama Pasar Obat Generik US$ 605 Juta Pasar obat generik nasional tahun ini diprediksi mencapai US$ 605 juta (Rp 8,05 triliun). Jumlah ini sekitar 11% dari total pasar farmasi nasional sebesar US$ 5,5 miliar. “Penggunaan obat generik terus meningkat setiap tahunnya, terlebih setelah adanya program Jaminan Kes hat n Nasional (JKN),” kata Direktur Eksekutif INdUSTRIeS Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh +62 21 2557 4883 www.ciptadana.com Reksa Dana CIPTA SYARIAH EQUITY MEMENUHI KEBUTUHAN INVESTASI SYARIAH ANDA >> 13 Tbk (KREN) tersebut sedang mendekati lebih dari tiga per- usahaan asal Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat. BEI Tambah Kriteria Emiten Bermasalah PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ber- encana menambah empat kriteria notasi khusus pada saham emiten bermasalah. International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) Parulian Simanjuntak baru- baru ini. >> 8 KEIN: OSS Penyebab Investasi Tidak Tumbuh Tinggi Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menyebut pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik (Online Single Submission/OSS) yang be- lum disiapkan secara matang menjadi salah satu penyebab utama investasi tidak bisa tumbuh tinggi. Oleh karena itu, pemerintah harus bertindak cepat untuk melakukan koreksi dan penyempurnaan PLN Percepat Proses Pendanaan PLTU Jawa 4 PT PLN (persero) mempercepat ter- capainya tahap pendanaa (financi l close) pembangunan pembangkit listrik Tanjung Jati B ekspansi 2 x 1.000 Megawatt (MW) de gan menandatangani dokumen Per- nyataan Dan Jaminan Sertifikat Tanggal Pembiayaan Bers . Nilai investasi untuk proye ini mencapai Rp 44 triliun ata sekitar US$ 3,3 miliar. BNI Pi pin Kredit Sindikasi Palapa Ring Paket Timur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) ertindak sebaga ma dated lead arrang (MLA) and bookrun er dal m proyek kredit si di asi, untuk pemban- guna proyek Jaringan Serat >> 9 mONey & BaNKING >> 21 guna mendorong pertum- buhan investasi agar lebih baik. LPS Beri Sinyal Penurunan Bunga Penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memberikan sinyal penurunan tingkat bunga penjaminan ke depan, seiring dengan menurunnya suku bunga simpanan (de- posito) industri perbankan. Optik Palapa Ring P ket Timur se ilai Rp 4 triliun. money & banking macro economics markets & corporate >> 23 >> 24 >> 14 eNeRGy Langkah ini merupakan bentuk petunjuk kepada investor dalam menempatkan portofolio dan memitigasi risiko investasi.

M

Investor Daily/David Gita Roza

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan ( tax amnesty ) dalam tiga hari terakhir yang tersisa, yakni hingga Jumat (31/3) pukul 24.00 WIB. Dengan realisasi program peng mpunan pajak yang masih di bawah target, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersiap-siap memeriksa para pengemplang pajak yang tidak memanfaatkan fasilitas ini. merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh www.ciptadana.com Reksa Dana RENCANA CERDAS INVESTASI DITEMPATKAN PADA SAHAM-SAHAM UNGGULAN JAKARTA – Kementerian Keuangan meminta agar para wajib pajak (WP) segera memanfaatkan kesempatan mengikuti program amnesti pajak +62 21 2557 4883

Sumber: Investopedia; Bloomberg, diakses pada 22.38 WIB

Y

CM

MY

CY

CMY

K

Rp 307,68 triliun danHMSampoerna (HMSP) sebesar 262,54 triliun di urutan kedua. Sedangkan market cap BBRI pada tahun 2012 sebesar Rp 169,74 triliun berada di urutan ke-6, di bawah BMRI di urutan ke-4 dengan market cap Rp 187,11 triliun dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM) di urutan ke-5 dengan market cap Rp Berdasarkan surat pernyataan har ta (SPH), realisasi total te- busan mencapai Rp 108,87 triliun. Sedangkan realisasi tebusan ber- dasarkan surat setoran pajak (SSP) sekitar Rp 124 triliun, terdiri atas Rp 110 triliun pembayaran tebusan, pembayaran bukti perkara (bukper) Rp 1,08 triliun, dan pembayaran tunggakan sebesar Rp 12,5 triliun. Adapun dari dana tebusan Rp 108,87 triliun berdasarkan SPH, sebanyak Rp 13,27 triliun dari badan non-UMKM, dari badan UMKM sebesar Rp 511,81 miliar, dari orang pribadi (OP) non-UMKM Rp 88,07 triliun, serta dari OP UMKM Rp 7 triliun. Bawa Dana Pulang Pada kesempatan terpisah, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta ke- pada seluruh masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan pro- gram amnesti pajak sebelum be- rakhir pada 31 Maret. Pasalnya, setelahnya, pemerintah tidak lagi membuka pintu pengampunan bagi masyarakat yang tidak meman- faatkan program tersebut. WP badan sekitar 2,47 juta, WP orang pribadi non-karyawan sekitar 5,24 juta, dan WP orang pribadi karyawan sekitar 22,53 juta.

182,45 triliun. Analis Koneksi Capital Alfred Nainggolan mengatakan, emiten perbankan mendominasi market cap karena memang pertumbuhan labanya dalam 10 tahun terakhir cukup bagus. Ambil contoh Bank BNI yang market cap- nya naik 30% per tahuin jauh di atas pertumbuhan emiten lainnya, khususnya yang KOnTRaK baRu beRLiMPaH dominasi market cap di BEI karena sektor perbankan relatif tahan terhadap fluktuasi ekonomi diband- ingkan sektor lainnya. Kredit sindikasi Rp 4 Triliun untuk Palapa Ring Paket Timur Direktur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Iwan Putrama (lima dari kanan) bersama (dari kiri ke kanan) Pemilik PT Mora Telematika Indonesia Galumbang Menak, Direktur Pemasaran Bank Sulselbar Rosmala Arifin, Group Head Graeter China Xin Hayan, Pemimpin Divisi LMC 1 Bank BNI Dedi Priambodo, Direktur Utama Palapa Timur Telematika (PTT) Leon M Kakisna, Pemimpin Unit Sindikasi Betty Noorbaiti, Plt Direktur Utama BPD Maluku & Maluku Utara Arief Burhanuddin, Direktur Utama BPD Papua F Zendrato, dan Direktur PT PTT Jimmy Kadir usai penandatanganan perjanjian kredit sindikasi sebesar Rp 4 triliun antara bank-bank sindikasi dengan PT PTT di J karta, Senin (27/3/2017). PT Ban Negara Indone ia (Persero) Tbk sebagai Mand ted Lead Arranger and Bookrunner bersam empat bank lain ya menyalurkan kredit sindikasi senilai lebih dari Rp 4 triliun untuk membiayai Pemban- gunan Proyek Jaringan Serat Optik Pal pa Ring P ket Timur. Pembiayaan ter ebut disalurkan kepad PT Palapa Timur Telematika (PTT) sebagai badan usaha royek. Berit di halaman 24. Bersambung ke hal 11 bluechips . “Pasar cukup rasional, sehingga memilih emiten bank karena fun- damentalnya yang bagus. BNI pada 2007 labanya masih di bawah Rp 1 triliun, dan pada 2018 bisa tembus Rp 15 triliun karena diikuti kenaikan faktor fundamental,” ujar Alfred kepada Investor Daily , Senin (27/5). Menurut dia, emiten bank men-

Investor Daily/ANT

Dia menegaskan, tahun lalu emiten konstr uksi sebenarnya sudah mulai membukukan per- tumbuhan kontrak baru cukup signifikan. Tetapi perolehan kontrak baru masih dapat bertumbuh tahun ini, bahkan pada awal kuartal. Sebastian memprediksi harga saham Wika dapat mencapai Rp 3.100 tahun ini, dengan asumsi rasio harga berbanding laba per saham ( price to earning ratio /PER) sebesar 18,4 kali. Saat ini, WIKA diperd- agangkan pada harga Rp 2.430. Dia juga memperkirakan harga saham PP bakal menyentuh level Rp 5.000 tahun ini, dengan asumsi PERmencapai 13 kali. Saat ini, PTPP bertengger pada harga Rp 3.310. Di lain pihak, Executive Vice Pres- ident dan analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo mengatakan, saat ini, performa indeks saham konstruksi melampaui indeks harga saham gabungan (IHSG). Karena itu, saham-sahamunggulan di sektor konstruksi masih menjadi perhatian investor. “Potensial upside sektor konstruksi sebesar 15-16% tahun ini,” katanya. Ke depan, pihaknya meminta semua sektor bisnis lebih cepat engadopsi teknologi guna mem- berikan layanan yang lebih baik kepada pengguna. “ Banking harus mengado si digitalis si di sektor banking. Bisnis model b u ini semakin dekat dengan customer . Ini aspek tama ken p transformasi digital membuat customer f ster, ch ap r , da b oader . Struktur eko- nomi harus beradaptasi dengan ini konsisten an kompatibel dengan model baru di bisnis ini,” jelas Perry. Sementara tu Direktur Ekseku- tif D p rtemen Kebijakan Sistem P mbayar n BI Pungky Wibowo menjelask n dari 16 PJSP ters but, lima perusaha Kode QR lainnya masih memfi alisasi kriteria agar sesuai QRIS. “Sebanyak 16 yang sudah ap, li a lai nya fin lis si, d n juga ada yang akan menyusul,” papar Pungky. Namun sayangny , Pungky tidak dapat merinci ecara detail identitas masing-masing PJSP tersebut.

realisasi hingga akhir Maret. Pada kuartal I-2016, nilai kontrak baru Adhi mencapai Rp 2,3 triliun. Sementara itu, lonjakan pada sebagian besar emiten BUMN konstruksi dirasakan oleh emiten yang memproduksi beton pracetak, yang juga anak usaha emiten kon- struksi. PTWijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi kontrak baru Rp 1,5 triliun pada kuartal I-2017, tumbuh 50% dibandingkan periode sama tahun lalu yang senilai Rp 1 tri- liun. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) bahkan meraih lonjakan kontrak baru hingga 520% menjadi Rp 4,2 triliun dari Rp 677 miliar. Untungkan Emiten Kepala Riset Trimegah Securities Sebastian Tobing mengatakan, kepu- tusan pemerintah terus mendorong pembangunan proyek-proyek in- frastrukturminimal hingga 2019 akan menguntungkan BUMN konstruksi. Dari empat emiten BUMN kon- struksi, dia menilai Wika dan PP lebih prospektif. Dua perusahaan tersebut masihmemiliki ruang untuk menggarap sejumlah proyek baru tahun ini. “ Balance sheet mereka bagus. Untuk mengerjakan kontrak baru kan membutuhkan modal kerja,” jelas Sebastian kepada In- vestor Daily di Jakarta, Senin (27/3). saikan transaksi finansial nasabah arus datang ke bank. S karang ter edia melalui layanan fintech yang lebih cepat, udah dan efisien, sep- erti QR code . Seluruh pas r keuan- gan h rus bisa bertransformasi.

Oleh Rausyan Fikry

JAKARTA – Sejumlah emiten BUMN konstruksi dan turunannya berlimpah kontrak bar u pada kuartal I-2017 seiring maraknya pembangunan proyek-proyek in- frastruktur. Ini tergolong fenomenal, mengingat kontrak baru yang dikan- tongi emiten pelat merah pada awal tahun biasanya relatif kecil karena mereka masih dalam proses tender dan persiapan. Hingga pertengahan Maret saja, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sudah berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp 13,3 triliun,meningkat 121% dibanding Rp 6,02 triliun pada kuartal I-2016. Sedangkan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) membukukan kontrak baru Rp 8,6 triliun. Meski itu baru realisasi per akhir Februari, nilainya sudah 6% lebih tinggi dari realisasi sepanjang kuartal I-2016. AdapunPTPPTbk (PTPP)meraup kontrak baru senilai Rp 6,6 triliun hingga pertengahan Maret 2017. Realisasi kontrak tersebut sudah naik 10% dibandingkan realisasi selama kuartal I-2016 yang sebesar Rp 6 tri- liun. Sedangkan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru sebesar Rp 1,5 triliun hingga akhir Februari 2017. Belum ada informasi digital (e-wallet) ,” jel P rr y di J karta, Senin (27/5). M nurut dia, transformasi digital yang sangat cepat memiliki dampak bagi semua sektor bis is. Sebelum ada digitalisasi, untuk menyele-

Bersambung ke hal 2 Berita terkait di hal 21

Seminar Transformasi Digital Untuk Ekonomi Indonesia Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (kedua kiri) didampingi Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggoro Eko Cahyo (kiri), perwakilan Baby Boomers Andi Lumenta (kedua kanan) serta perwakilan milenial Sofie Maghfira, meluncurkan QR Indonesia Standard, d isela seminar internasio al Transformasi Digital untuk Ekonomi Indo esia di Kantor BI, Jakarta, Senin (27/5/2019).

mengacu pada Europay Mastercard Visa (EMV). EMV mer upakan standar pembayaran menggunakan chip , Near Field Communication (NFC) maupun kode QR sebagai penghubung (interface) ke dompet

Bersambung ke hal 2 Bersambung ke hal 2

>> Investor DaIly eDIsI 2017 no. 4588 i E ISI 19 N . 5202 I

>> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812 >> telp reDaksI: (021) 29 5750 , Iklan: (021) 29 5750 , sIrkulasI: (021) 8280 , layanan pelang an: (021) 2995 755 , fax. (021) 5200 812

>> harga eceran rp 6.500 (berlangganan Rp 120.000 /bulan) >> harga ec ran rp 6.500 (berlanggan rp 120.0 /bulan)

www.investorindonesia.co.id www.InvestorInDonesIa.co ID

Made with FlippingBook flipbook maker