ID200715-P

RABU 15 JULI 2020

24

IST

gkap Putrama. Kerja sama dengan JRB ini telah membuahkan hasil. BNI mampu menghimpun dana sekitar Rp 6,5 triliun, plus mendapatkan perluasan basis nasabah sebanyak 400 perusahaan Jepang yang telah menjadi nasabah BNI. BNI Tokyo juga berperan aktif un- tuk menarik investor-investor Jepang ke Indonesia bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Tokyo. S eme n t a r a i t u , p a d a semester I-2020, kinerja unit International Desk cukup menggembirakan di mana eksposur pinjaman tumbuh 44,4% secara tahunan ( year on year /yoy), serta dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 18,4% (yoy). BNI juga merencana- kan untuk menyediakan serta mengembangkan layanan yang sama untuk investor-in- vestor yang berasal dari Korea dan Tiongkok. BNI Tokyo telah berdiri sejak tahun 1959 sebagai representative office dan dit- ingkatkan statusnya menjadi cabang pada tahun 1969, se- tahun setelah adanya amanat Presiden Soekarno melalui Undang-Undang Nomor 17 tahun 1968 yang menugaskan BNI sebagai benteng perta- hanan ekonomi. BNI Tokyo diberikan peranan untuk menghimpun dana-dana dari luar negeri dan diinvestasikan ke Indonesia. (ris) ada di bawah UU. Itu pasti area bermainnya bukan di pemerin- tahan. Pada dasarnyamungkin semua akan mengkalkulasi bahwa pernyataan presiden itu ada kaitannya dengan peng- gabungan OJK dengan BI,” jelas Moeldoko. Menurut Moeldoko, pe- merintah berpandangan saat ini seluruh kementerian dan lembaga masing masing fokus pada tugas pokok sesuai yang ada dalam perundang-undan- gan. “Kemudian yang pal- ing penting, kita fokus pada penyelesaian Covid-19 dengan membangun kolaborasi, sin- ergi dan rasa yang sama. Sehingga apapun itu badan, kalau kita berpikir secara kepentingan bangsa itu semua harus menuju ke sana. Tidak ada lagi ego sektoral,” ungkap Moeldoko. (b1) berbagai pihak. “Kami lakukan kolaborasi di bidang e-com- merce untuk segmen lebihkecil lagi menggunakan jaringan- jaringan BRI, Pegadaian, PNM yang punya nasabah ultra mikro dan punya jaringan BRI itu kami manfaatkan,” ungkap Sunarso. Suna r s o menga t akan , langkah tersebut merupakan upaya perseroan untuk melak- ukan pemerataan ekonomi di Indonesia. Pihaknya juga berkomitmen bahwa atas dana yang diterima tersebut akan mampu me- leverage ekspansi kredit BRI setidaknya tiga kali untuk mendorong sektor riil, utamanya usaha mikro, kecil, danmenengah (UMKM). “Saat ini BRI akan tetap ekspansi untuk terus tumbuh. Dengan begitu, UMKM berdaya dan akan mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja, dan ujungnya mengurangi angka pengangguran,” sambung dia. Upaya yang dilakukan BRI selaras dengan strategi pemer- intah utamanya Kementerian BUMN yang terus berupaya agar membangkitkan kem- bali bisnis UMKM yang ter- gerus akibat dampak pandemi Covid-19. (nid)

JAKARTA – PT Bank Neg- ara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) melalui unit Interna- tional Desk terus melakukan upaya mendukung masuknya investasi langsung para pen- anam modal asing, terutama dari perusahaan-perusahaan Jepang ke Indonesia. Terkait hal tersebut BNI pun memberikan layanan yang menyelur uh untuk memudahkan para investor saat berbisnis. Kenyamanan yang disiapkan BNI mencakup pembukaan rekening giro dan cash management , foreign ex- change ( forex ), penerbitan let- ter of credit (L/C), pemberian fasilitas modal kerja, penyedi- aan informasi tentang kondisi perekonomian, iklim investasi, hingga menyelesaikan periz- inan, serta relokasi usaha di Indonesia. Direktur Tresuri dan In- ter nasional BNI Putrama Wahyu Setiawan menjelaskan, saat ini di Indonesia terdapat lebih dari 1.500 perusahaan yang merupakan bagian dari investasi Jepang dengan ben- tuk joint venture atau anak per- usahaan. Perusahaan-perusa- haan tersebut sebagian besar adalah nasabah bank pemban- gunan daerah di Jepang (Japan regional banks/JRB) yang berinvestasi di Indonesia. Se- bagian besar merupakan per- usahaan berbasis teknologi. “JRB tersebut tidakmemiliki kantor cabang di Indonesia. BNI memanfaatkan kondisi tersebut dengan memberikan pelayanan perbankan lengkap bagi JRB beserta nasabah JRB di Indonesia,” kata Putrama JAKARTA – Kepala Kantor Staf Presiden (KSP)Moeldoko mengatakan, lembaga dan komisi yang akan diramp- ingkan Presiden JokoWidodo (Jokowi) adalah yang organ- isasinya bisa diperankan oleh sektor lain seper ti kemen- terian. Sedangkan untuk Otor- itas Jasa Keuangan (OJK) tetap akan berdiri sendiri. “Itu salah satu pertimban- gan, adakah sebenarnya orga- nisasi itu bisa diperankan oleh sektor lain yang sangat dekat dengan tupoksi sebuah lem- baga kementerian. Kalau itu masih bisa ditangani kira-kira perlu dipertimbangkan (untuk dirampingkan),” kataMoeldoko di Kompleks Istana Kepreside- nan Jakarta, Selasa (14/7). Ketika ditanya apakah Otor- itas Jasa Keuangan (OJK) masuk ke dalam 18 lem- JAKAR TA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melakukan aksel- erasi penyaluran kredit atas penempatan dana yang diter- ima dari pemerintah. Hingga saat ini atau dalam tiga pe- kan perseroan berhasil me- nyalurkan kredit senilai Rp 11,2 triliun dari alokasi dana yang diterima sebesar Rp 10 triliun. Sebelumnya, pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani menempatkan dana sebesar Rp 30 triliun pada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka men- dorong percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ter- utama untuk sektor riil. BRI memperoleh penempatan dana sebesar Rp 10 triliun. “Dana Rp 10 triliun yang cair tanggal 25 Juni, sampai hari ini (kemarin) sudahdisalurkan ke- pada 245 ribu nasabah senilai Rp 11,2 triliun. Artinya, stimu- lus itu berjalan dan disalurkan dengan lancar. Semoga bisa sesuai dengan harapan,” jelas Direktur Utama BRI Sunarso dalam video conference, Senin (13/7). Sebagai Ketua Umum Him- bara Sunarso juga mengun- gkapkan, dalam diskusi ber-

Putrama Wahju Setyawan

dalam keterangan ter tulis yang diterima Investor Daily , Selasa (14/7). Dia menjelaskan, salah satu terobosan yang dilakukan BNI dalam berkolaborasi dengan JRB adalah menyediakan fasil- itas kredit dalam denominasi yen atau rupiah untuk per- usahaan-perusahaan Japan- ese-Indonesian related yang berorientasi ekspor. Fasilitas ini diberikan melalui skema penjaminan dari bank-bank JRB ( back to back loan ). Skema tersebut juga meru- pakan yang pertama kali dilak- ukan oleh bank lokal di In- donesia. Hal ini bisa dilakukan karena BNI memiliki kantor cabang luar negeri (KCLN) di Tokyo yang memiliki per- janjian kerjasama dengan bank-bank regional di Jepang. “Pinjaman dalambentuk yen atau rupiah ini dimungkinkan dengan adanya dukungan pendanaan dari 54 Japan re- gional bank (JRB) melalui BNI Tokyo, sehingga pinja- man yang diberikan memiliki bunga yang kompetitif,” un-

Kredit Produktif Nasabah UMKM Regional CEO Bank Mandiri Jakarta 3 Anton Zulkarnain (kanan) dan Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan (dua kanan) berbincang dengan deb- itur penerima kredit produktif program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/7). Sebagai bagian dari dukungan pada program PEN, Bank Mandiri menyalurkan sekitar Rp3,5 miliar kredit produktif, seperti kredit modal kerja (KMK) dan kredit usaha Rakyat (KUR) kepada 10 debitur segmen UMKM di Bogor. Ke-10 debitur tersebut antara lain merupakan pelaku usaha kontraktor, Supplier Jasa Pengendali Hama, petani jambu biji, produsen sandal wanita, pelaku pertanian hidroponik, pemilik penggilingan tapioka, produsen kripik singkong & pisang dan peternak ayam potong.

Kookmin Bank yang melaksan- akan HMETD miliknya yang diterbitkan dalam PUT V dan KB Kookmin Bank dalam kapa- sitasnya sebagai pembeli siaga untuk melaksanakan HMETD yang tidak dilaksanakan oleh pemegang saham perseroan lainnya dalamPUT V. Atau terdi- lusi sampai dengan 45% dengan asumsi selur uh pemegang saham melaksanakan HMETD yang diterbitkan dalam PUT V. Dengan asumsi seluruh pe- megang saham melaksanakan HMETD yang diterbitkan dalam PUT V dan agar KB Kookmin Bank dapat memiliki 67% dari seluruh jumlah saham yang telah dan akan diterbitkan dalam perseroan, sejumlah 22,24 miliar saham Kelas B baru akan diter- bitkan oleh perseroan dalam PMTHMETD untuk seluruhnya diambil bagian oleh KB Kook- min Bank. Komposisi akan Berubah Jika dirinci, setelah PUT V dan PMTHMETD berlang- sung, kepemilikan saham Bank Bukopin akan berubah. Antara lain, Bosowa hanya akan me- megang 9,88% sahamdi Bukopin dari sebelumnya 23,36%. Se- mentara KB Kookmin Bank akan memegang 67% saham Bukopin dari sebelumnya 22%. Lalu, negara Republik Indone- sia sahamnya akan terdilusi dari 8,89% sebelum PUT V dan PMTHMETD menjadi tersisa 3,76%. Selain itu, porsi kepemi- likan masyarakat atau publik menjadi 19,3% dari sebelumnya 19,3%. Namun, jika Bosowamengam- bil haknya pada PUTV, Kookmin tetap menjadi pembeli siaga jika pemegang saham lain tidak mengeksekusi, dan pada pen- erbitan saham kelas B PMTH- METD maka seluruhnya akan diserap Kookmin. Dengan begitu, setelah PUT V porsi kepemilikan Bosowa akan tetap menjadi 23,36% dan KB KookminBankmemegang 37,6% saham di Bukopin. Sementara negara Republik Indonesia dan saham publik menjadi mas- ing-masing 6,34% dan 32,57%. Kemudian, setelah pelaksan- aan PMTHMETD rampung maka Kookmin berpotensi me- megang 67% saham Bukopin sedangkan saham Bosowa ter- dilusi sebanyak 11,01% men- jadi 12,35%. Sementara saham negara Republik Indonesia dan Publikmenjadi 3,35% dan 17,23%.

Oleh Nida Sahara

JAKARTA – PT Bank Bukopin Tbk akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 25 Agustus 2020 untuk meminta persetujuan melakukan pe- nambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD), dengan jum- lah sebanyak-banyaknya 22,24 miliar saham kelas B bernilai nominal Rp 100 per saham. Aksi korporasi tersebut akan dieksekusi oleh KB Kookmin Bank untuk menguasai 67% kepemilikan saham Bukopin.

Rivan A Purwantono

meningkatkan likuiditas,” jels manajemen Bank Bukopin. Secara umum pelaksanaan PMTHMETD akan dapat mem- perkuat struktur permodalan perseroan dan memperbaiki posisi keuangan, termasuk meningkatkan likuiditas, dalam rangka menjalankan kegiatan usaha yang sehat. Sebelumnya, Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A Purwan- tono mengatakan, perseroan telah memperhitungkan, apab- ila pemegang saham lainnya menyerap atau tidak menyerap semua haknya maka KB Kook- min akan tetap menjadi pe- megang saham pengendali. Pihaknya menyebut, tahun ini akan dibereskan semua lebih dari 51% bahkan sampai 67% oleh Kookmin. “PSP ini sudah selesai di PUT V nanti, kami lakukan beberapa exercise kalau pemegang saham tidak mengambil maka bisa 44%, kalau ada yang mengam- bil, maka 37%, kalau semua pemegang saham ambil maka Kookmin 26%. Yang menarik buat kami, kalau pun publik ambil semua masih bisa 26% dan syarat jadi controller itu 25%, selanjutnya akan tambah sampai jadi 51% bahkan timeline -nya sampai 67%,” jelas Rivan. Setelah pelaksanaan PUT V dan PMTHMETD, jumlah modal ditempatkan dan disetor perseroan akan meningkat dari sebanyak 16,31 miliar saham menjadi sebanyak 38,55 miliar saham. Persentase kepemilikan saham secara keselur uhan dari para pemegang saham yang tidak ikut mengambil ba- gian dalam PMTHMETD akan berkurang atau terdilusi dalam kisaran dari 29,4%, dengan asumsi bahwa hanya pemegang saham utama perseroan, yaitu PT Bosowa Corporindo dan KB

Moeldoko

baga dan komisi yang akan dirampingkan, Moeldoko mengatakan, OJK tetap akan berdiri sendiri. Sebab, OJK merupakan lembaga yang ada di bawah undang-undang (UU). “OJK itu lembaga yang

saham Bukopin akan melak- sanakan HMETD, yang akan diperoleh berdasarkan porsi kepemilikannya dalam rencana PUT V ini dan dalam kapas- itasnya sebagai pembeli siaga untuk melaksanakan HMETD yang tidak dilaksanakan oleh pemegang saham perseroan lainnya dalam rencana PUT V ini. “PMTHMETD merupakan satu rangkaian transaksi per- ubahan pengendali perseroan yang mana akan menyebabkan KBKookmin Bank akanmenjadi pemegang saham pengendali tunggal perseroan yang akan memiliki 67% dari seluruh jum- lah saham yang telah dan akan diterbitkan dalam perseroan,” tulis manajemen Bank Bukopin, Selasa (14/7). De n g a n me l a k s a n a k a n PMTHMETD, Bank Bukopin berharap mendapatkan dana tambahan untuk mengurangi risiko keuangan terkait dengan likuiditas sehingga perseroan dapat menjalankan kegiatan usaha yang sehat dan men- ingkatkan kinerja ke depan. Se- hubungan dengan hal tersebut, setelah diperolehnya seluruh persetujuan dan terpenuhinya persyaratan yang diperlukan termasuk persetujuan oleh pe- megang sahamperseroan dalam RUPSLB Bukopin yang akan datang. “Perseroan berencana untuk menggunakan dana yang diper- oleh dari PMTHMETD sete- lah dikurangi dengan seluruh biaya emisi untuk modal kerja dalam rangka perbaikan posisi keuangan perseroan, termasuk

Da l am ke t e r buka an i n - f o rma s i pe r se r oan , Bank Bukopin akan menerbitkan saham baru yang merupakan 57,7% dari modal ditempatkan dan modal disetor perseroan setelah melaksanakan Pen- awaran Umum Terbatas (PUT) V dan PMTHMETD. PMTHMETD mer upakan bagian dari satu rangkaian tran- saksi perubahan pengendali perseroan oleh KB Kookmin Bank Co Ltd. Untuk itu, Bank Bukopin bermaksud untuk meminta persetujuan dari para pemegang sahamperseroan atas PMTHMETD dalam RUPSLB yang akan dilaksanakan pada Selasa, (25/8). Kecukupan modal Bank Bukopin mer upakan salah satu faktor utama yang mem- pengaruhi perseroan dalam menjalankan kegiatan usaha yang sehat, ter utama men- jaga kemampuan likuiditas perseroan, dan pengembangan usaha untuk meningkatkan pendapatan usaha. Dalam rangka menjalankan kegiatan usahanya, perseroan merasa perlu untuk memperkuat struk- tur permodalan dalam rangka memperbaiki posisi keuan- gan, termasuk meningkatkan likuiditas perseroan. KB Kookmin Bank telah ber- sedia dan akanmenjadi pengam- bil bagian tunggal dalamPMTH- METD. Untuk PUT V dalam rangka penerbitan HMETD sebagaimana dimaksud dalam prospektus perseroan tanggal 13 Juli 2020 (PUT V) yang mana KB Kookmin Bank dalam ka- pasitasnya sebagai pemegang

Sunarso

sama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan perbankan, dia melaporkan stimulus yang diberikan dari pemerintah terkait penempatan dana di bank-bank pelat merah. “Kami laporkan stimulus pemerintah dalammenggerakkan kembali ekonomi dengan penempatan di Himbara Rp 30 triliun. BRI danMandiri masing-masingRp 10 triliun, BNI dan BTN mas- ing-masing Rp 5 triliun, kami janji komitmen untuk leverage sampai tiga kali, harus sampai Rp 30 triliun,” papar Sunarso. Menurut Sunarso, untuk mempercepat stimulus dari pemerintah tersebut, pihaknya akan berkolaborasi dengan

Made with FlippingBook - Online catalogs