SP191016

Suara Pembaruan

28

Rabu, 16 Oktober 2019

31.000 Personel Gabungan Amankan Pelantikan Presiden BEM UI Tak Akan Demo

[JAKARTA] TNI dan Polri menurunkan 31.000 personel gabunganuntukmengamankan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Sub- roto, Jakarta Pusat, Minggu (20/10) mendatang. Aparat menerapkan pola pengamanan ring di lokasi pelantikan. Kepala BidangHubungan Masyarakat PoldaMetro Jaya Komisaris Besar Polisi Ra- den Prabowo Argo Yuwono, Selasa (15/10), mengatakan 31.000 personel gabungan tersebut dibagi dalam tiga ring pengamanan. Ring satu berada di GedungDPR/MPR, kewenangan pengamanan dari PasukanPengamananPresiden (Paspampres). “Ring dua di kawasanGe- dungDPR, di sanaadaTNI dan Polriyangmenjaga.Ringketiga juga ada di sekitar kawasan Gedung DPR, TNI dan Polri yang menjaga,” ungkapnya. Argo menyampaikan, pagelar an pengamanan yang cukup ketat dilakukan agar pelaksanaan pelantikan presiden dan wakil presiden dapat berjalan dengan aman serta lancar. Hal itu termasuk menjaga harkat dan martabat negara. “Untuk menjaga harkat dan martabat negara karena diliput media asing dan juga dihadiri oleh pimpinan-pim- pinan negara-negara sahabat, pemimpin negara asing juga hadir berkenaan dengan pe- lantikan tersebut,” tandasnya. Polda Metro Jaya me- libatkan Brimob Nusantara dalammelakukanpengamanan kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden. “Brimob Nusantara me- mang sudah ada di Jakarta denganSabharaNusantara ikut mem- back up semua kegiatan di Jakarta,” Argo Yuwono. Menurut Argo, selain di kompleks parlemen, polisi juga meningkatkan peng- amanan di sejumlah objek vital hingga pusat bisnis, di Jakarta. “Di luar ring tiga tadi, kawasan bisnis maupun perkantoran ada penjagaan. Ada semua (penjagaan), baik di lokasi-lokasi ada PamObvit (Pengamanan Objek Vital) juga dibantu TNI. Kita jaga semua,” kata Argo. P e r s o n e l g a b u n g a n

TNI-Polri, turut melakukan pengamanankepadatamu-tamu negara yang diundang dalam kegiatan pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, di GedungDPR/MPRRI, Jakarta Pusat, Minggu (20/10/2019) mendatang. “Kita juga mengamankan kepada tamu negara asing maupun pimpinan negara asing yang ada di Jakarta, kemudian kita kawal sampai ke lokasi pelantikan di DPR. Kita berharap pelantikan ini bisa berjalan baik dan lancar, dandunia lain internasional bisa melihat demokrasi Indonesia yangbagus.Sehinggananti bisa banyak investor yangmasukke Indonesia untukmenanamkan modal. Itusemuauntukkemak- muran daripada masyarakat Indonesia,” ungkap Argo. 3.020 Polantas Sementara itu, Direktorat Lalu Lintas PoldaMetro Jaya, menyiagakan 3.020 personel untukmelakukanpengamanan danpengaturanlalulintasterkait kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden. Menurut Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan PenegakanHukumDirektorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBPMNasir, Rabu (16/10), Ditlantas Polda Metro Jaya, telahmenyiapkan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan arus kendaraan. Namun, sifatnya situasional bergantung kondisi di lapangan. “Pengalihanarusdilakukan situasional bila ada eskalasi kendaraan dan massa tinggi,” ungkap Nasir. Sementara itu, Ketua MPR Bambang Soesatayo merasa lega karena laporan dari sejumlah badan resmi menyatakan berbagai an- caman yang ada, masih bisa ditangani. Selasa (15/10), ada rapat gabungan antara MPR dan DPR, Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, Kementerian Luar Negeri, hingga Komisi Pemilihan Umum. “Alhamdullilah dari penjelasan bapak panglima, Kapolri, Kepala BIN, bahwa situasi keamanan kondusif dan masih bisa diatasi dengan se- gala kemungkinan untuk acara tanggal 20Oktoberpukul 14.30

ataupundemonstrasimenjelang pelantikan tersebut. Meski demikian, BEM UI mengaku kecewa dan mengecam akan adanya pembatasan-pembatas- an terhadapdemokrasi tersebut. “Dalamwaktu dekat kami akanmengeluarkan sikap per- nyataankamimenyikapi hal ini, tetapi belum sekarang karena masih kami susun. Nanti bisa diakses di akun media sosial kami bagi parawartawan,”ujar Rozy kepada SP , Rabu (16/10) ketika dihubungi. Lebih lanjut dikatakan Rozy, BEM UI tetap meng- hormati dan menaati aturan untuk tidak melakukan aksi yang dikeluarkan oleh Polda Metro Jaya. Sedari awal menggelar aksi pada beberapa waktu lalu, BEM UI selalu mematuhi apa yang dilarang dan apa yang dibolehkan oleh Polda Metro Jaya. “Sejak awal aksi kami selalupatuh terhadapperaturan yangada.Ketikaaksimengarah kekericuhandananarkistis pun kami sudah menarik mundur semua anggota kami,” papar Rozy. Sebelumnya, PoldaMetro Jaya, tidak akan menerbitkan surat tanda terima pemberita- huan (STTP) terkait pelaksa- naan aksi unjuk rasa, jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, dari 15hingga 20 Oktober 2019. “Ada diskresi kepolisian dari Polda Metro Jaya tidak akanmenerbitkanSTTPantara tanggal 15 sampai dengan 20 Oktober,” ujar Argo. Dikatakan Argo, Polda Metro Jaya berharap tidak ada aksi unjuk rasa sehingga pelaksanaankegiatanpelantikan dapat berjalanamandan lancar. “Tentunya ini semua untuk kebaikan, untuk kelancaran kegiatan tersebut,” ungkapnya. Menyoal apa langkahyang akan dilakukan apabila ada aksi unjuk rasa,Argo kembali menyampaikan, diharapkan tidak ada aksi unjuk rasa. “Kita berharap tidak ada. Kalau misal kita melihat se- perti kemarin-kemarin terjadi ricuh dan sebagainya, itu bisa menurunkan harkat dan mar- tabat Indonesia. Kita berharap harkat danmartabat Indonesia bisa kita jaga, kita sama-sama menjaga,” katanya. [RIA/BAM/MJS/G-5]

ANTARA/Galih Pradipta Ketua MPR Bambang Soesatyo (kedua kanan) bersama Ketua DPR Puan Maharani (tengah), Kepala BIN Budi Gunawan (kiri), Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kedua kiri) dan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) memberikan keterangan pers usai menggelar rapat koordinasi di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10).

berjalan aman dan tertib,” kata Bamsoet, sapaan akrabnya. Pengamanan akan disiap- kan dengan ketat mulai dari titik keberangkatan presiden dan wakil presiden ke DPR hingga kembali lagi ke istana. “Sudahdiantisipasi dengan kekuatan penuh dengan alat dan kelengkapan yang ada yang sudah disiapkanTNI dan Polri,” kata Bamsoet. Pengamananjugadisiapkan untuk tamu-tamu negara yang akandijemput dari penginapan. KataBamsoet,paratamunegara ituakandiinapkandi hotel yang penjagaannya juga diperketat. Rencananya, hadir dua kepala negara, empat kepala pemerintahan, sembilanutusan khusus, dan 157 duta besar negara sahabat. “Pundengan anggotaDPR diberikan pengawalan jika diperlukan agar bisa sampai ke Senayan dengan selamat,” kata Bamsoet. Dilanjutkan Bamsoet, MPR, bersama PanglimaTNI, Kapolri, dan Kepala BIN, memesankan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk me- mastikan pelantikan itu harus khidmat. “Karena akanmem- bawa pesan positif bagi negara kita di mata dunia.Mohon doa seluruhmasyarakat, adik-adik mahasiswa, mari kita rapatkan

barisan untuk kesejahteraan Indonesia,” tukas politikus Golkar itu. KetuaDPRPuanMaharani menegaskan, pengamanan ekstra ketat di sekitar gedung parlemen saat pelantikan presiden dan wakil presiden (wapres) terpilih merupakan keniscayaan. Pengamanan tersebut menjadi tanggung jawabnegarauntukmemastikan pelantikanJokoWidodo-Ma’ruf Amin(Jokowi-Ma’ruf)berjalan aman dan tertib. “Mungkinsaja (adapotensi gangguan saat pelantikan), karena laporan intelijen kan seperti tadi yang saya sam-

paikan bersifat rahasia, namun deteksi seperti apa bagaimana antisipasinya tentu saja harus dilakukan pihak keamanan terkait,” ungkap Puan. Aksi Sementara itu, Badan Eksekutif Mahasiswa Uni- versitas Indonesia (BEM UI) menyatakantakakanmenggelar aksi demo jelang pelantikan Presiden terpilih JokoWidodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, 20Oktobermendatang. Wakil KepalaDepartemen Aksi danPropagandaBEMUI RozyBrilianmenuturkanBEM UI mematuhi pelarangan aksi

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online