ID170913

rabu 13 SEPTEMBER 2017

24

Investor Daily/ist

terjadi terlebih dahulu, sebelummem- promosikan potensi imbal hasil. “Smart Risk merupakan landasan bagi Client Advisor UOB Privilege Banking dalam membantu para nasa- bah mengelola keuangan, yang sesuai dengan gaya dan pilihan hidupmereka sekarang dan di masa depan. Setiap nasabah akan didampingi oleh UOB Privilege Banking Client Advisor, dan mendapatkan akses informasi yang akan membantu mereka memahami risiko produk sebelummembicarakan imbal hasil,” jelas Iwan. Dia memaparkan, pendekatan Smart Risk unik dan menyeluruh, serta berdasarkan kepada tiga pilar UOB Privilege Banking, yakni saran pengelolaan kekayaan berdasarkan profil risiko dan tujuan nasabah yang disesuaikan dengan tingkat toleransi risiko nasabah. Selain itu, Client Advisor UOB Privilege Banking akan menyediakan informasi tentang bagaimana nasa- bah melindungi aset, membangun pendapatan jangka panjang, serta mengambil keputusan berinvestasi sesuai dengan profil risiko mereka. Client Advisor UOB Privilege Bank- ing juga akan membantu nasabah un- tuk mengendalikan hubungan antara risiko dan imbal hasil, ketika mereka berusaha mencapai tujuan keuan- gan hari ini dan di masa depan. Hal tersebut, lanjut dia, dilakukan dengan membangun landasan pendapatan pasif jangka panjang yang diambil dari setidaknya setengah dari porto- folio keuangan nasabah, dan sisa dari portofolio tersebut digunakan untuk mengambil berbagai peluang pasar untuk berinvestasi. (nid) Indonesia Eximbank bersama Ke- menterian Perdagangan menempati paviliun city of charm dengan luas 108 m2. Pada paviliun ini ditampilkan kebudayaan tanah air berupa tarian dan pengenalan pariwisata Indonesia. Untuk booth bagi 52 eksportir nasional akan berada di paviliun Indonesia dengan luas 2.160 m2. Kehadiran Indonesia Eximbank mer upakan perwujudan komitmen institusi untuk mendukung setiap langkah promosi dagang pemerintah baik dalam ben- tuk pameran, misi dagang, dan misi pembelian. Menurut Arlinda dengan adanya upaya promosi ekspor ke Tiongkok, pelaku usaha Indonesia diharapkan mampu mengembangkan pasarnya di Tiongkok secara mandiri Sementara itu, Direktur Pelaksana Indonesia Eximbank Indra W Supriy- adi yangmembawahi unit Pembiayaan UKME serta Penjaminan dan Asuransi berharap, kehadiran Indonesia Exim- bank pada Caexpo 2017 dapat mem- buat perdagangan antara Tiongkok dan Indonesia lebih meningkat dan menguntungkan. Dalam pameran dagang ini, Indone- sia Eximbank berkesempatan mem- perkenalkan peran institusi dan fasilitas yang dapat diberikan yakni produk- produk pembiayaan, penjaminan, dan asuransi ekspor kepada pelaku usaha Tiongkok dan negara-negara Asean lainnya, terutama untuk overseas finan- cing antara lain buyers credit . (th)

JAKARTA – PT Bank UOB Indone- sia meluncurkan layanan baru, yaitu Smart Risk Approach to Managing Your Wealth (Smart Risk). Layanan tersebut difokuskan untuk membantu nasabah prioritas atau privilege bank- ing mencapai tujuan keuangannya, dengan memahami dan mengin- formasikan hubungan antara risiko dan imbal hasil investasi. Wakil Presiden Direktur UOB I ndone s i a Iwan Sa t aw i d i na t a mengatakan, Smart Risk akan mem- bantu nasabah dalam menumbuhkan kekayaannya tanpa perlu menghad- api risiko yang berlebihan. Melalui pendekatan ini, UOB Privilege Bank- ing Client Advisor akan mengin- formasikan potensi risiko di awal percakapan dengan nasabah, yang kemudian diikuti informasi tentang imbal hasil. Menurut Iwan, yang dimaksudkan dengan nasabah prioritas adalah nasa- bah dengan total dana kelolaan di atas Rp 1 miliar. Hal ini demi memastikan para nasabah lebihmemahami potensi risiko dan pertumbuhan dari produk yang akan mereka beli. “Smart Risk merupakan wujud dari komitmen UOB Indonesia, untuk senantiasa merekomendasikan kepada nasabah produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Iwan di Jakarta, Selasa (12/9). Pendekatan pengelolaan portofolio keuangan ini sejalan dengan studi perilaku nasabah yang dilakukan oleh UOB, yang mengungkapkan bahwa sembilan dari 10 nasabah menengah atas merasa sangat penting bagi bank untuk menginformasikan berbagai potensi risiko investasi yang mungkin JAKARTA – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indone- sia Eximbank berpartisipasi dalam pameran dagang the 14th China-Asean Expo (Caexpo) 2017 di Nanning, Tiongkok, yang berlansung pada 12-15 September 2017. Pameran ini bersifat rutin setiap tahun, yang bertujuan sebagai platform business matching antara pelaku usaha dari 10 negara di kawasan Asean dan importir dari Tiongkok selaku tuan rumah. Berdasarkan siaran pers Indonesia Eximbank yang diterima Investor Daily , Selasa (12/9), perwakilan dari Indonesia adalah Kementerian Per- dagangan dalam hal ini Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (DJPEN), yang mengirim sebanyak 52 eksportir nasional, serta Indonesia Eximbank. Eksportir In- donesia yang berpartisipasi antara lain bergerak di sektor makanan dan minuman, consumer good , home decor- ation, dan furnitur. “Kita harus gencar promosi ekspor ke Tiongkok untuk menyeimbangkan hubungan perdagangan Indonesia dengan Tiongkok. Mengacu pada target ekspor tahun ini, strategi pengembangan pasar ekspor produk Indonesia di Tiongkok menjadi hal yang kita perhatikan,” tegas Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag Arlinda di sela kunjungan kerja ke Nanning, Republik Rakyat Tiongkok, Minggu (10/9). Dalam pameran Caexpo ke-14 ini,

Dukungan Riset Keuangan Syariah Menteri PPN/Kepala Bappenas sekaligus Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Indonesia (IAEI) Bambang P.S Brodjonegoro menerima cidera mata dari Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Ravik Karsidi bersama Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso serta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai pembukaan Forum Riset Ekonomi dan Keuangan Syariah (FREKS) XVI di Surakarta, Selasa (12/9). Dalam forum yang bertajuk “Menuju Paradigma Baru Pengembangan Industri Keuangan Syariah Indonesia : Penguatan Peran Pemerintah”, diharapkan dukungan riset dan keterlibatan akademisi dan pemerintah sangat penting dalam mengakselerasi pengembangan industri keuangan syariah di tengah ketatnya persaingan industri jasa keuangan.

utama ke PIKK, OJK memberikan batas waktu hingga 1 Januari 2018. Pasalnya, beberapa konglomerasi keuangan memiliki struktur yang tidak sederhana. “Sebelum peralihan tersebut, beberapa konglomerasi yang berbentuk perusahaan terbuka diwajibkan membentuk RUPS (rapat umum pemegang saham) pada 2018,” ungkap dia. Sementara itu, dalam peraturan terbaru ini, Kepala Grup Penelitian, Pengaturan, dan Pengembangan Pengawasan Terintegrasi OJK Aditya Jayaantara menjelaskan, peraturan mengenai PIKK ini mengacu pada praktik yang ada di beberapa neg- ara seper ti Malaysia, Korea, dan Singapura yang telah menerapkan financial holding company . “Pengat- uran mengenai PIKK ini juga sejalan dengan prinsip joint forum dan praktik hukum yang berlaku di internasional,” kata dia. Agus menjelaskan, dengan adanya peraturan ini, pemegang saham pen- gendali (PSP) wajib membentuk PIKK. “Diharapkan dengan adanya PIKK sebagai perusahaan induk, dapat mempermudah PSP atau pemegang saham pengendali terakhir (PSPT) dalam memantau perkembangan bisnis jasa keuangan yang dimiliki,” ungkap dia. Sementara itu, dalam rancangan POJK, suatu grup lembaga jasa keuan- gan (LJK) dinyatakan sebagai sebuah konglomerasi keuangan apabila ter- dapat LJK setidaknya dua sektor, yaitu bank, perusahaan asuransi atau reasuransi, perusahaan efek, dan perusahaan pembiayaan. Selanjutnya, total aset dari seluruh konglomerasi keuangan tersebut minimal Rp 2 triliun. “Kami mengembangkan sistem host to host yang dibangun untuk memper- mudah alur transaksi, sehingga tran- saksi tersebut dapat diproses saat itu juga atau real time online system . Wajib pajak dapat dengan mudahmelakukan pembayaran, terutama untuk pemba- yaran PKBmelalui kantor cabangBank Banten di seluruh Indonesia, ATM, serta mobile banking yang telah kami persiapkan dengan baik,” papar Fahmi. Untuk menunjang program e-Sam- sat, Bank Banten memperkuat in- frastr uktur seper ti penambahan ATM dan mengoperasikan mobil kas keliling yang disebut Bank Banten SmartVan (Sarana Mobil Antartran- saksi). Total ATM yang dimiliki oleh Bank Banten hingga Juli 2017 sebanyak 95 ATM yang tersebar di seluruh Indonesia. Bank Banten pun sudah mengoperasikan lima unit SmartVan di wilayah Serang, Cilegon, Lebak, Tangerang, dan Tangerang Selatan untuk melayani transaksi tunai dan nontunai. (ris)

men Pengawasan Terintegrasi, Tata Kelola Terintegrasi, dan Permodalan Terintegrasi. Peraturan-peraturan tersebut diwujudkan dalam beberapa produk, yakni know your financial conglomerate (KYFC), integrated risk rating (IRR), dan integrated supervisory (ISP). Ke depan, OJK berencana mengelu- arkan peraturan baru mengenai KK, yaitu Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK). Dengan adanya peraturan ini, KK diwajibkan memiliki perusahaan induk ( holding company ). “PIKK masih terkendala perpajakan, kami harapkan bisa selesai dalam waktu dekat,” kata dia. Deputi Komisioner Pengawasan Terintegrasi OJK Agus Edy Siregar sebelumnya menjelaskan, dengan adanya peraturan ini, peraturan men- genai entitas utama yang semula men- jadi pijakan pengawasan terintegrasi tidak lagi digunakan. “Jadi, entitas utama nantinyamengalihkan perannya ke induk konglomerasi keuangan,” ujar dia. Terbentuknya peraturan mengenai PIKK juga didasari oleh adanya kekur- angan dari entitas utama. Agus men- gungkapkan, ruang lingkup entitas utama lebih terbatas karena tidak bisa mengakses perusahaan jasa keuangan yang merupakan sister company . “Jadi, entitas utama tidak bisa signifikan mewadahi perusahaan konglomerasi, karena ada kelema- hannya. Kalau perusahaan konglom- erasi keuangan berbentuk vertikal tidak apa-apa, tapi kalau berbentuk horizontal maka akan kesulitan untuk mengakses,” jelas dia. Batas Waktu Peralihan Mengenai peralihan dari entitas Fahmi dalamsiaran pers yang diterima Investor Daily , Senin (11/9). Tujuan penyelenggaraan program e-Samsat adalahmemberikan kemuda- han dalam pelayanan pembayaran PKB, sumbangan wajib dana ke- celakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ), penerimaan negara bukan pajak (PNBP), serta pengesahan surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNK), bea balik nama, secara online melalui channel teller dan mesin ATM. “Kerja sama ini merupakan lan- jutan dari launching e-Samsat Banten dengan lingkup wilayah Polda Metro Jaya, sehingga setelah ditandatangan- inya MoU tersebut semua wajib pajak di Provinsi Banten bisa melakukan pembayaran e-Samsat melalui Bank Banten,” jelas Fahmi. E-Samsat Banten merupakan lay- anan dari Bank Banten agar transaksi mitra-mitra perseroan, yaitu Badan Pendapatan Daerah Provinsi Banten, Polda Metro Jaya dan Polda Banten, Serta Jasa Raharja dapat diterima pada hari yang sama.

Oleh Gita Rossiana

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan tahun ini akan terbentuk tiga grup konglomerasi keuangan (KK) baru. Saat ini ada 48 KK yang berada di bawah pengawasan OJK. Sementara itu, sampai Maret 2017, total aset KK mencapai Rp 5.980 triliun, meningkat dibandingkan posisi Desember 2016 yang mencapai Rp 5.896 triliun.

posisi Desember 2016 yang mencapai Rp 5.896 triliun. Dilihat dari kontribus- inya terhadap sektor jasa keuangan, kontribusi aset KK pada Maret 2017 mencapai 66,96%. Di Indonesia, sekitar 54,17% KK berbentuk horizontal entitas utama tidak memiliki hubungan langsung dengan perusahaan jasa keuangan lain, namun dikendalikan oleh pe- megang saham pengendali yang sama. Selanjutnya, sekitar 22,92% KK berbentuk vertikal atau terdapat hubungan yang jelas antara entitas utama dan anak perusahaan. Sele- bihnya, sekitar 22,92% KK berbentuk campuran atau terdapat skema hori- zontal dan vertikal. Halamsyah mengungkapkan, seba- gai lembaga yang berwenang untuk mengatur seluruh kegiatan di dalam sektor jasa keuangan, OJK memiliki mandat untukmelakukan pengawasan secara terintegrasi. Implementasi pengawasan tersebut sudah dilakukan dalam tiga Peraturan OJK (POJK) yaitu mengenai Manaje- JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) bersama Tim Pembina Samsat Polda Metro Jaya menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait palay- anan Samsat elektonik (e-Samsat). Kerja sama tersebut untukmelengkapi pelayanan kepada masyarakat dalam pembayaran kewajiban terkait kepemi- likan kendaraan bermotor. Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengatakan, kerja sama ini diharapkan dapat memperce- pat danmempermudah pelayanan bagi wajib pajak (WP) dalammembayarkan pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui seluruh jaringan kantor dan jaringan elektronik Bank Banten. “Potensi transaksi dari e-Samsat ini per tahun cukup besar untuk pen- ingkatan dana pihak ketiga (DPK). Selain itu, kami berharap agar nasa- bah kami dapat menggunakan lay- anan perbankan dengan teknologi yang canggih, juga agar masyarakat mendapatkan layanan yang mudah, cepat, transparan, dan akuntabel,” kata

Deputi Direktur Pengawasan Ter- integrasi OJK I Muhammad Halam- syah menjelaskan, untuk memben- tuk KK tersebut, perusahaan-per- usahaan tersebut terus berkonsultasi dengan OJK. “Komunikasi dilakukan secara insentif ke masing-masing pengawas sektor jasa keuangan, baik di bank, nonbank, ataupun pasar modal,” kata Halamsyah dalam acara pelatihan wartawan yang diseleng- garakan OJK di Bogor, akhir pekan lalu. Saat ini, bank masih menjadi entitas utama terbesar dalam struktur KK, se- banyak 35 entitas utama. Selanjutnya, perusahaan asuransi atau reasuransi menjadi entitas utama dari tujuh perusahaan KK, perusahaan efek dari tiga perusahaan KK, perusahaan pembiayaan dari dua perusahaan KK, dan lembaga keuangan khusus dari satu perusahaan KK. Penambahan KK baru diharapkan bisa menambah aset KK. Sampai Maret 2017, total aset KKmencapai Rp 5.980 triliun, meningkat dibandingkan

Investor Daily/DAVID

Pelayanan Mandiri Direksi Inhealth Direktur Mandiri Inhealth Armendra layanan kepada peserta PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) di Rumah Sakit Awal Bros Tangerang, Selasa (12/9). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pelanggan Nasional dan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Mandiri Inhealth yang ke-9.

Made with FlippingBook - Online catalogs