ID181001

SENIN 1 OKTOBER 2018

24

YBhg Dato’ Ahmad Razlan Ahmad Razali CEO Sepang International Circuit

apabila ingin membawa kembali F1 ke Malaysia. Bagi saya, F1 masih menghadapi situasi yang rumit dari segi perlombaan. Ditambah lagi kejuaraannya, saya berpikir masih kurang menarik, terlampau banyak putaran, mencapai lebih kurang 20 putaran, bahkan tahun depan akan menjadi 21 putaran. Lagi pula, belakangan ini F1 lebih fokus pada street circuit yang dianggap lebih menarik. Tahun lalu atau terakhir, penjualan tiket F1 kami tidak sold out . Itu pun menjadi salah satu petunjuk bagi rakyat Malaysia. Apabila mereka memang berminat pada F1, seharusnya tiket terjual sold out. Apalagi itu menjadi balapan terakhir. Tapi kami tidak melihat itu. Padahal, harga tiket sudah kami turunkan 80%, sehingga hanya berselisih sedikit lebih mahal dari tiket MotoGP. Itu pun masih banyak yang minta tiket gratis. Sebaliknya MotoGP yang banyak. Kami pun sudah menghubungi pihak F1 secara langsung. Kalau memang pihak F1 masih berpikir Sepang atau Malaysia sebagai salah satu ajang balap yang menarik bagi mereka, tentu mereka akan menghubungi kami, tapi ternyata tidak. Maka kami tunggu dan lihat perkembangan F1 hingga lima tahun lagi. Strategi Anda untuk SIC ke depan Anda? Kami akan fokuskan pada pembangunan tanah di sekitar Sepang. Dari lahan yang mencapai 300 hektare (ha), sekitar 40%- nya adalah infrastruktur yang sudah ada. Kami berencana membangun compliment motorsport bussines yang sudah ada. Ini bisa meningkatkan revenue dan sustainability sirkuit Sepang untuk lima tahun mendatang. Kami membuat dua proyek dalam 12 bulan ini. Yang pertama yaitu proyek membuat lampu untuk sesi malam di lintasan kami. Itu telah siap pada pertengahan Juli dan dan kami sudah bisa sewakan lintasan untuk waktu malam. Hal itu kami lakukan karena hampir setiap tahun lintasan kami penuh aktivitas atau hampir mencapai 96%. Tapi biasanya aktivitas hanya digelar pada jam 09.00 hingga 19.00. Namun sekarang, dengan adanya lampu malam, kami bisa menyewakan hingga malam atau sampai jam 24, bahkan hingga jam 02.00 (dinihari). Dari kegiatan balap pada malam hari itu, kami bisa meningkatkan kontribusi pendapatan sebesar 5% dari seluruh pendapatan. Proyek kedua adalah membuat fasilitas untuk safety first driving yang akan dibuka untuk publik. Di Malaysia, biasanya fasilitas ini tertutup untuk publik dan hanya dimiliki oleh pabrikan otomotif karena digunakan untuk menguji

bersama Hafizh dan keluarga. Terlebih Hafizh telah meniti karier sejak masih belia dan meniti jenjang bawah. Hafizh pernah berlaga di Cub Prix Championship, lalu ke Asia Road Racing, selanjutnya mengikuti Junior World Championship, hingga berlaga di Moto2 selama empat tahun. Kurang lebih sudah hampir 10 tahun dia meniti kariernya hingga mencapai MotoGP. Saat ini, umurnya baru 24 tahun. Ia sudah menggapai level tertinggi dalam kejuaraan dunia. Memang tidak dimungkiri, keberhasilan ini juga didukung faktor luck , mengingat Hafizh menggantikan posisi Jonas Folger. Jonas Folger membuat pengumuman mengejutkan dengan menyatakan bahwa dia tidak akan berkompetisi di musim 2018 dalam waktu penuh akibat masalah kesehatan. Kehadiran Hafizh memengaruhi minat masyarakat Malaysia untuk menonton langsung di Sirkuit Sepang? Tentu saja, kehadiran Haifzh di MotoGP sangat berpengaruh terhadap minat masyarakat Malaysia untuk menonton langsung laganya pada 2-4 November 2018 di Sirkuit Internasional Sepang, Sepang, Malaysia. Mengingat sebagian besar atau 70-80% dari penonton kami adalah masyarakat Malaysia. Ditambah lagi, ada pembalap kami berlaga dalam seluruh kategori yang diperlombakan di MotoGP. Bahkan, penjualan tiket kami sangat cepat terjual, terutama pada kategori main grand stand yang terjual habis pada Juni lalu. Ini merupakan pertama kalinya kami capai. Berarti lima bulan sebelum hari H sudah terjual habis. Tahun lalu, tiket kategori ini baru habis dua bulan menjelang perlombaan. Minat untuk melihat Hafizh bagi masyarakat Indonesia juga sangat besar. Sebab, saat ini sudah 10 ribu tiket terjual di Indonesia. Penonton asal Indonesia merupakan pasar yang penting bagi kami. Sebab, dari segi total penonton asing, Indonesia berada di peringkat Top 5 atau menyumbang 28%. Saya pun optimistis jumlah pengunjung tahun ini naik dibandingkan tahun lalu atau akan mencapai melebihi 166.486 orang. Tahun ini dan dalam beberapa tahun mendatang, untuk kejuaraan dunia kami hanya fokus pada gelaran MotoGP saja. Kami sudah putuskan untuk tidak lagi menggelar F1. Alasan tidak lagi menggelar F1? Kami tidak ada rencana lagi, walaupun pemerintah baru kami yang dipimpin Mahathir Mohamad merupakan penggemar F1. Namun, saya mengatakan kami masih akan menunggu selama lima tahun lagi

kendaraan mereka. Fasilitas ini akan menghadirkan beberapa simulasi cuaca, baik untuk mobil maupun sepeda motor. Itu kami lakukan karena angka kecelakaan di Malaysia sangat tinggi. Fasilitas ini pun akan siap pada akhir tahun depan. Tidak hanya itu, kami pun akan mencanangkan motorsport theme park dan hotel. Bagaimana dari sisi pembinaan SDM? Kami juga akan menghadirkan sekolah untuk mekanik. Selain pembanguan infrastruktur, kami akan mengembangkan konsep edutainment di SIC guna meningkatkan pembinaan. Bukan hanya ditujukan kepada pembalap, tapi juga pada para pendukungnya. Salah satunya adalah mekanik yang mumpuni sehingga bisa menembus ajang bergengsi dunia, seperti MotoGP. Sekolah mekanik ini benar-benar ditujukan untuk tingkat Asia Tenggara. Kami juga bekerja sama dengan automotive college di Malaysia untuk persiapannya. Ke depan, kami pun akan menjalin kerja sama dengan sebuah lembaga pendidikan di Spanyol yang khusus berkecimpung dalam motorsport engineering . Di bidang pembinaan pembalap, tentu saja kami akan terus berupaya mencetak pembalap seperti Hafizh. Dengan seluruh pembangunan yang telah kami rencanakan ini, kami ingin memposisikan Sepang sebagai satu edutainment destination , sehingga setiap orang tidak hanya datang ke Sepang untuk berwisata, tapi juga sebagai tujuan pendidikan. Berapa investasi yang disiapkan? Investasi yang kami siapkan seluruhnya berkisar 400-500 juta Ringgit Malaysia untuk lima tahun. Ini adalah langkah maju kami untuk lima tahun mendatang. Tahun ini merupakan tahun pertama kami tanpa F1. Target saya adalah profit yang positif, mengingat cost F1 tidak ada. Aktivitas dan bisnis yang lain juga akan meningkatkan revenue. Apalagi event MotoGP yang profitable . Kami akan buktikan bahwa tanpa F1, kami dapat sustain sebagai bisnis dan akan terus membukukan profit pada tahun- tahun mendatang. Apa impian Anda yang belum tercapai? Bagi saya, impian saya adalah menempatkan SIC paling tinggi, bukan saja di dunia motorsport , tapi juga di bidang pembangunan, khususnya bidang entertainment tourism destination . Kami jangan bergantung kepada pemerintah kami saja. Impian saya yang lain adalah kami menang di setiap kategori MotoGP. q

Investor Daily/IST

T ak diragukan lagi, kepuasan kerja dan menghadirkan semangat baru dalam keseharian. Bahkan, kepuasan dalam bekerja mampu mendorong seseorang untuk terus menorehkan prestasi dan mencapai kesuksesan. Itulah yang dirasakan dan dialami Chief Executive Officer (CEO) Sepang International Circuit (SIC) YBhg Dato’ Ahmad Razlan Ahmad Razali sepanjang hidupnya. “Kepuasan kerja memberikan saya rasa senang dan bahagia setiap kali bangun pagi,” kata Ahmad Razlan kepada wartawati Investor Daily Indah Handayani di Jakarta, belum lama ini. Tak hanya itu, berkat rasa puas dalam bekerja, pria kelahiran 20 November 1972 ini dapat menjalankan pekerjaan secara lebih baik. “Saya bisa bekerja dengan baik, riang gembira, dan berpikir otomatis, sehingga saya mampu menghasilkan pekerjaan yang tulus, transparan, dan good governance ,” tutur dia. Lalu, apa yang harus dilakukan seseorang agar ia merasa puas dalam bekerja? “Modal utamanya adalah menjalani pekerjaan sesuai passion . Nah , kebetulan passion saya adalah motorsport ,” ujar Razlan yang menjabat CEO SIC sejak 8 Oktober 2008. Selama satu dekade memimpin SIC, Ahmad Razlan telah banyak mengukir prestasi, di antaranya menjadikan sirkuit Sepang sebagai destinasi motorsport bergengsi di kawasan Asia Tenggara. Razlan juga turut membidani kelahiran para pembalap andal Malaysia yang berlaga di kejuaraan dunia. Salah satunya Hafizh Syahrin, pembalap MotoGP pertama dari Asia Tenggara. Yang pasti, dunia motorsport bukanlah hal baru bagi Ahmad Razlan. Dia bahkan telah mengenal industri motorsport dengan baik sejak belia. Razlan kemudian mengembangkan kegemarannya di bidang superbikes dan s upercars . Kegemaran Razlan pada olahraga bermotor akhirnya memunculkan Pineapple Motor Sport Pte Ltd. Sebagai pimpinan Tim Pineapple Motor Sports, tugas Razlan adalah membangun sebuah memengaruhi kepuasan hidup seseorang. Kepuasan kerja juga turut memberikan kesenangan

pemulihan perusahaan. Saya menyelesaikan pendidikan dan mendapatkan gelar Bachelor of Business untuk Jurusan Akuntansi di Edith Cowan University, Perth, Australia pada 1994. Karena pengalaman saya, akhirnya saya ditunjuk sebagai Vice President of Business Development di Bintai Kinden Corporation Berhad. Kemudian, saya ditunjuk sebagai Direktur Independen dari 1999 sampai 2010. Selanjutnya saya ditunjuk menjadi Managing Director di Armah Properties Pte Ltd, sebuah perusahaan investasi tanah. Lalu saya merambah ke manajemen acara skala besar dengan didirikannya Pineapple Concerts Pte Ltd. Filosofi hidup Anda? Saya harus punya kepuasan dalam bekerja. Kepuasan kerja memberikan saya rasa senang dan bahagia setiap kali bangun pagi. Saya juga bisa bekerja dengan baik, riang gembira, dan berpikir otomatis, sehingga saya mampu menghasilkan pekerjaan yang tulus, transparan, dan good governance . Agar merasa puas dalam bekerja, modal utamanya adalah menjalani pekerjaan sesuai passion . Nah , passion saya adalah motorsport . Jadi, passion sangat penting karena turut menentukan keberhasilan dalam bekerja, yang pada akhirnya juga menentukan kebahagiaan dan kepuasan hidup. Pengalaman Anda yang paling bermakna selama menjalani karier? Ada dua pengalaman yang paling berkesan. Pertama, ketika pada 2012 pembalap kami, Fahmi Khairuddin, memenangi tempat kedua kategori Moto3 di Malaysia MotoGp. Ini pertama kalinya sejarah pembalap Malaysia mencapai podium di world championship . Abdullah yang merupakan pembalap binaan SIC, berlaga di MotoGP. Itu situasi yang membanggakan rakyat Malaysia. Memberikan pembinaan kepada pembalap di MotoGp, apalagi sampai berhasil, membuat kepuasan tersendiri dalam pekerjaan ini. Terpilihnya Hafizh berlaga dalam kejuaraan tertinggi di dunia balap sepeda motor merupakan sebuah rezeki dan hasil kerja keras kami semua, terutama SIC Kedua, waktu Hafizh Syahrin

tim balap yang kompetitif. Tim itu ternyata berhasil menyabet juara dalam ajang Malaysia Super Series pada 2007 dan 2008. Razlan juga menerbitkan majalah Msportbike di bawah Pineapple Publishing Pte Ltd untuk memastikan para penggemar motorsport terus mengikuti berbagai kegiatan di arena motorsport lokal pada 2006. Pengetahuan yang mumpuni, kemampuan yang andal, dan kepemimpinannya yang kuat telah mengantarkan Ahmad Razlan ke pucuk pimpinan SIC. “Ini merupakan posisi impian saya karena minat saya begitu kuat terhadap motorsport . Sudah hampir tahun ke-10, tapi seperti baru tadi malam saya dilantik menjadi CEO,” ucap dia. Di bawah kepemimpinan Ahmad Razlan, SIC dianugerahi dana facilities improvement plan fund atau dana rencana peningkatan fasilitas pada 2010 oleh Federation Institute of Automobile (FIA). Dana tersebut antara lain digunakan untuk membentuk kerangka kerja best practice yang komprehensif untuk keselamatan olahraga motorsport , serta mendukung keberlanjutan SIC secara komersial dan lingkungan. Apa lagi mimpi yang dipendam Ahmad Razlan? Mengapa CEO Malaysian Association of Motorsports sejak 2010 dan Ketua CBSA Berhad sejak 2012 itu memiliki gairah yang begitu kuat di dunia olahraga bermotor? Berikut petikan lengkapnya: Bagaimana perjalanan karier Anda? Saya memulai karier di PricewaterhouseCoopers (PwC) Malaysia di divisi keuangan dan

Investor Daily/IST

B agi seseorang yang mementingkan tersita untuk pekerjaannya. Meski demikian, ia tetap berupaya meluangkan waktu untuk keluarganya. Bahkan dalam beberapa kesempatan saat bertugas ke beberapa negara, keluarganya ikut diboyong. “Terkadang keluarga ikut saya ke beberapa event balap di Eropa. Mereka menikmatinya karena memiliki minat yang sama terhadap motorsport ,” tutur dia. Kedua putra Ahmad Razlan bahkan memiliki hubungan sangat dekat dengan beberapa pembalap yang telah dibinanya, misalnya Hafifh Syahrin. Tak jarang kedua anaknya ikut dilibatkan dalam timnya. “Mereka part of the work ,” ucap dia. (iin) kepuasan dalam bekerja, YBhg Dato’ Ahmad Razlan Ahmad Razali tidak memungkiri jika waktunya lebih banyak

Made with FlippingBook - Online magazine maker