SP170629

U

Suara Pembaruan

2

Kamis, 29 Juni 2017

Islah PPP?

D ualisme kepengurusan di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) te- lah berakhir. Kubu PPP dengan Ketua Umum M Romahurmu- ziy (Romy) mendapat angin segar pascaputusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) pada 6 Juni 2017, terkait keabsahan kepengurusan Romy dan Sekretaris Jenderal Arsul Sani. Selain itu, ada juga putusan

peninjauan kembali Mahkamah Agung (MA) pada 12 Juni 2017 yang mengabulkan gugatan perdata kubu Romy. Putusan tersebut membatalkan muktamar dan ke- pengurusan PPP versi Djan Faridz. “Sejatinya tak ada lagi dualisme di PPP, (selesai) sudah,” kata sumber SP , Kamis (29/6). Masih kata sumber itu, kubu Djan bakal menerima

ajakan islah dari kubu Romy. Menurutnya, kedua belah pihak memang menginginkan agar

berlangsung,” ujarnya. Sebelumnya, Djan meng- aku senang atas ajakan islah kubu Romy. Islah merupakan hal yang dirindukan oleh Djan sejak lama. “Ajakan islah, senang banget. , itu idaman saya dari dulu kala,” kata Djan kepada wartawan seusai bersilaturahmi di rumah Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, Minggu (25/6). [C-6]

PPP bersatu menjelang Pemilihan Kepala Dae- rah (Pilkada) Serentak 2018, serta persiapan Pemilu 2019. Kubu

Romy juga akan menerima kader-kader PPP kubu Djan dalam kepengurusan. “Mudah -mudahan ada kebesaran hati demi PPP. Proses islah tengah

Arus Mudik dan Balik Lebaran Kemacetan Pindah ke Tol

[JAKARTA] Manajemen arus mudik Lebaran 2017 lebih baik dari sebelumnya. Indikator utama adalah jumlah kecelakaan, korban dan ke- rugian yang menurun hingga 14%. Tidak ada kemacetan sedramatis tahun lalu seperti di pintu keluar tol Brebes atau Brexit. Namun kemacetan panjang justru terjadi di tol ketimbang jalur biasa. Seperti di Cikampek dan Cikopo-Pa- limanan (Cipali), kemacetan terjadi hingga lebaran per- tama arus mudik serta H+2 arus balik. Tempat-tempat istirahat ( rest area ) tak dapat menampung pengguna jalan yang ingin istirahat. Kondisi ini menunjukkan pengguna mobil pribadi yang cukup tinggi. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah pengguna mobil naik sekitar 6%dari 3,48 juta tahun lalu menjadi 3,7 juta. PTJasamarga sudahmem- berikan prediksi sejumlah titik simpul kemacetan di beberapa ruas tol pada arus mudik dan arus balik. Lokasi simpul kemacetan saat arus mudik di ruas Tol Jakarta-Cikampek ada di simpang susun Cikunir karena bottleneck kendaraan dari arah Jati Asih menuju Cikampek. Simpul kemacetan lainnya terjadi menjelang Gerbang Tol Cikunir 2, Gerbang Tol masuk Cikarut 1, serta Gerbang keluar Tol Cikarut 2 dan 3, Km 37A Tol Jakarta-Cikampek. Pada arus balik simpul kemacetan di ruas tol Jakar- ta-Cikampek di Km 62B dan Km 66B Tol Cibitung, serta Tol Cikunir, Tol Cikarut 2 dan 3, serta jalur di Km 42B serta KM 52B Tol Jakar- ta-Cikampek. Di ruas Tol Purbaleunyi, lokasi simpul kemacetan ada di KM 66. Sementara di ruas Tol Jagora- wi, lokasi simpul kemacetan berada di sekitar Gerbang Tol Ciawi, serta simpang susun yang ada di sekitar Gerbang Tol Bogor. Ekor kemacetankendaraan di ruas tol Jakarta-Cikampek memanjang hingga Cawang sampai sekitar pukul 22.45

nyiapkan uang pas Rp 55.500 khususnya untuk kendaraan yang masuk dari Gerbang Tol (GT) Kaligangsa atau GT Brebes Timur sebelum masuk tol Cipali, melalui GT Palimanan Utama, karena tidak ada pembulatan tarif. Guna mempercepat trans- aksi yangmenggunakan tunai, LMS juga menjual voucher pengganti uang tunai dengan tarif normal Rp 55.500 sebe- lum gardu tol oleh petugas JKR dengan identitas LMS. “Pengemudi yang hendak balik ke arah Jakarta, sebaik- nya juga memastikan terlebih dahuluBBMdi kendaraannya agar terisi penuh, hal ini un- tuk mengantisipasi antrean panjang di SPBU tempat istirahat,” katanya. Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Royke Lumo- wa memprediksi, puncak arus balik Lebaran tahun ini akan terjadi pada Minggu, 2 Juli mendatang. Pasalnya, aktivitas pekerja dan pelajar sudah dimulai pada Senin (3/7) mendatang. “Jadi, kepadatan dipredik- sikan mulai Sabtu, 1 Juli dan puncak padaMinggu, 2 Juli,” ujar Royke saat dihubungi, Jakarta, Rabu (28/6). Royke mengakui bahwa kepadatan lalu lintas arus balik sudahmulai terasa Rabu (28/6). Menurutnya, besok diprediksikan semakin pada karena truk kembali diperke- nankan masuk tol. “Mulai hari ini dan besok akan lebih meningkat karena truk sudah masuk. Mereka akan bergabung bersama para pemudik,” tandas dia. Polri, kata dia sudah beru- payameminimalisasi kepadat- an kendaraan tersebut dengan cara membuka tol fungsional atau tol darurat selama 24 jam dari GringsingmenujuBrebes mulai besok. “Tetap dipakai 24 jam,” pungkas dia. Lebih lanjut, Roykemeng- anjurkan agar pemudik balik sebelum 1 dan 2 Juli untuk mengurangi kepadatan arus balik lalu lintas danmencegah terjadi kemacetan. [ Ant/B1/YUS/A-15]

Jumlah kendaraan yang melintasi Jalan Tol Cipali H-2 2016 61.080 unit 2017 83.465 unit

ANTARA/DEDHEZ ANGGARA Sejumlah kendaraan antre di gerbang tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (29/6). Memasuki H+4 Lebaran, arus balik dari Jawa Tengah menuju Jakarta masih terpantau padat dan puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+5 dan H+6.

WIB, Minggu atau Lebaran hari pertama. Petugas tol PT Jasa Marga, Widodo me- ngatakan, kepadatan tersebut terjadi di sekitar Jatibening, Cikunir sampai rest area KM 57. “Penyebabnya volume kendaraan cukup banyak,” katanya. Minggu (25/6) dan hari Lebaran kedua, Senin (27/6), Tol Cikampek macet parah. Jakarta-Cikampek memakan waktu tujuh jam pada hari Lebaran pertama dan lima jam pada hari Lebaran kedua. “Saya kira Lebaran kedua mudik lancar. Eh , ternyata, macet begini,” kata seorang pria paruh baya yang hendak mudik ke Semarang, Senin (26/6). Ia dan keluarganya terpaksa beristirahat di bahu jalan Tol Cikampek, Km 39 karena semua rest area penuh oleh pemudik yang hendak istirahat, makan, dan mengisi bahan bakar. Dia mengaku sudah delapan jam dari Tangerang. “Saya memilih pulang kampung setelah Lebaran pertama dengan perkiraan jalan sudah

longgar. Rupanya banyak pemudik yang berpikiran sama,” tukas pria yang bersa- ma istri dan tiga anaknya ini. Kemacetan parah yang terjadi di tol karena melimpahnya jumlah kendaraan pribadi. “Kami hampir 24 jam dari tol Jagorawi sampai di Palimanan saat mudik,” kata seorang pemudik yang bersama kelu- arganya menggunakan mobil pribadi menuju Kuningan, Jawa Barat. Sedangkan ketika balik menuju Jakarta, keluarga ini memilih melalui Brebes. “Tol dari masuk di Brebes lancar namun mulai padat di Palimanan dan Cipali sesak dari KM 200 hingga KM 52. Banyak rest area yang penuh sehingga pengguna jalan hatus memarkir mobil di bahu jalan tol,” katanya. Berdasarkan data operator tol PT Lintas Marga Sedaya, sebanyak 411.265 unit ken- daraan melintas di jalan tol Cipali, selamaH-7 hinggaH-2 mudik tahun 2017. Jumlahnya meningkat bila dibanding 2016 lalu, pada rentang yang

sama sebanyak 376.152 unit. Pada Kamis (22/6) pagi hingga Jumat (23/6) pagi total kendaraan yangmelintas di ruas Tol Cipali mencapai 83.465 unit. Pada hari biasa, jumlah kendaraan yang me- lintas sekitar 30.000 sehari. Arus Balik Kemacetan pada saat arus mudikmenjadi pelajaran pada arus balik. Jalan tol darurat Gringsing-Brebes, Jawa Te- ngah kembali dibuka untuk melayani arus balik Lebaran 2017 mulai Kamis pagi. Menurut Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Djarod Padakova, jalan tol darurat itu akan kembali dibuka pada Kamis ini pu- kul 09.00 WIB. “Dibuka kembali. Kendaraan yang masuk diawali dengan mobil patroli jalan raya kepolisian,” katanya. Pintu Tol Gringsing yang sebelumnya menjadi pintu keluar saat arus mudik kini menjadi jalan masuk saat arus balik. Sebelumnya, ruas tol darurat tersebut sempat

ditutup untuk perbaikan usai digunakan pada arus mudik. Petugas pelaksana proyek memperbaiki sejumlah ruas jalan yang masih berupa cor beton tersebut. Djarod menyatakan ruas tol darurat itu akan digunakan hanya satu arah ke barat saat arus balik, sama seperti pada saat arus mudik. Sementara itu, operator Tol Cikopo-Palimanan (Ci- pali) PTLintasMarga Sedaya (LMS) mengimbau pengguna jalan tol menghindari perja- lanan saat waktu puncak arus Sabtu (1/7) danMinggu (2/7). MenurutDirekturOperasi- onal LMS Rinaldi, pengguna jalan tol Cipali juga sebaiknya menggunakan kartu uang elektronik ( e-payment ) untuk bertransaksi di gerbang tol sehingga akan memperlancar antrean saat pembayaran. “Sehingga dapatmempercepat transaksi demi kelancaran arus lalu lintas di tol Cipali,” tutur Rinaldi. Jika memang tidakmeng- gunakan uang elektronik, dia mengimbau pengemudi me-

Made with FlippingBook - Online magazine maker