ID180604

senin 4 juni 2018 2 INTERNATIONAL

Investor Daily/ AFP PHOTO / Khalil MAZRAAWI

Oleh Iwan Subarkah Nurdiawan  GAZA CITY – Sejak terjadinya perang singkat pada 2014, situasi di Jalur Gaza dalam beberapa hari terakhir terus memanas. Jet-jet tempur Israel pada Minggu (3/6) menggempur target-target milian di Gaza, setelah pihak Palestina melontarkan sejumlah roket ke wilayah Israel.

Pada Sabtu (2/6), para sekutu utama AS di kelompok negara G-7 menyam- paikan pesan yang berisi keterkejutan dan kekecewaan atas kebijakan tarif AS. G-7 mendesak Trump untuk men- cabut kebijakan tersebut. Sementara itu, rencana sanksi-sank- si perdagangan AS terhadap Tiongkok akanmencakup pembatasan investasi, pengendalian ekspor, dan tarif 25% atas barang-barang teknologi Tiongkok senilai US$ 50 miliar. Gedung Putih menyatakan akan mengumumkan daftar akhir barang- barang impor Tiongkok yang bakal terkena tarif tersebut pada 15 Juni 2018. Langkah-langkah yang lain akan diumumkan juga pada bulan ini. Tiongkok mengingatkan bahwa seluruh komitmen yang sudah dibuat saat ini berlandaskan pada tidak akan adanya perang dagang. Tiongkok juga mengancam akan mengenakan tarif balasan senilai puluhanmiliar dolar AS terhadap barang-barang AS. Tiongkok sudah mengumumkan langkah-langkah yang meredakan ketegangan, seper ti menurunkan tarif atas impor otomotif dan barang konsumsi. “Pertemuan kami sejauh ini bersa- habat dan terbuka, serta mencakup berbagai topik mengenai ekspor,: ujar Ross. Sikap pemerintah AS dalam ber- negosiasi dengan Tiongkok sudah berubah, karena tim Trump yang berisikan kalangan garis keras dan penasihat yang lebih menggaungkan arus utama saling berusaha memaju- kan pandangannya. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada per temuan G-7 di Kanada mengatakan, pihak ASmengu- payakan adanya perubahan struktural dalam perekonomian Tiongkok. “Ini bukan hanya soal membeli lebih banyak barang, tapi menyang- kut perubahan struktural hingga perusahaan-perusahaan kami dapat bersaing secara adil. Pastinya hal tersebut berkenaan dengan peman- gkasan defisit perdagangan,” tutur Mnuchin. (afp/sn) Seusai pemakaman Najjar, sejumlah warga Gaza dilaporkan terluka dalam bentrokan di wilayah timur Khan Yu- nis. Serangan udara Israel akhir pekan lalu setelah di awal pekannya Israel menggempur sekitar 65 lokasi militan di Gaza, sebagai balasan atas 100 tem- bakan roket dan rudal ke wilayahnya pada Selasa (29/5) dan Rabu (30/5). Kelompok-kelompok Islamis Pal- estina di Gaza, termasuk Hamas, mengklaim sudah tercapai gencatan senjata sejak terjadinya eskalasi kekerasan. Namun pihak Israel tidak mengonfirmasikannya. Perdana Men- teri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada pekan lalu menuding Iran meny- ulut Hamas dan kelompok-kelompok militan lain di Gaza untukmelancarkan aksi kekerasan. (afp) Sementara warga meneriakkan pembalasan atas kematian Najjar. Warga Gaza sejak 30 Maret 2018 mel- ancarkan aksi protes di perbatasan. Mereka menuntut warga Palestina kembali ke tanah yangmereka tinggal- kan atau terpaksa ditinggalkan semasa perang pada 1948 yang berujung pada terbentuknya negara Israel. Aksi-aksi unjuk rasa itu disertai sejumlah bentrokan kecil, karena para pemuda melemparkan batu ke arah tentara Israel dan berupaya merubuhkan pagar perbatasan. Aksi tersebut juga diwarnai peletakkan ba- han peledak atau pelemparan granat. Aksi unjuk rasa dan kekerasan me- muncak pada 14 Mei 2018, tatkala setidaknya 61 warga Palestina tewas dalam bentrokan dan puluhan ribu warga Gaza memprotes pemindahan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) dari Tel Aviv keYerusalem. Pada Minggu, juru bicara kemente- rian kesehatan Gaza Ashraf Al Qudra mengumumkan kematianMohammad Hamada (30), korban terluka dalam bentrokan 14 Mei. Kematiannya men- jadikan jumlah korban tewas warga Gaza oleh Israel menjadi 124 orang sejak akhir Maret 2018. Sejak itu, aksi unjuk rasa terus ber- langsung, kendati skalanya lebih kecil. Warga Palestina di wilayah pantai yang terkepung juga memanfaatkan layang- layang sebagai pembawa bommolotov. Aksi ini bertujuan untuk membakar petak-petak areal pertanian Israel di dekat Gaza.

BEIJING – Putaran terbaru perun­ dingan dagang antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) berakhir pada Minggu (3/6) di Beijing. Tiongkok mengingatkan bahwa kesepakatan apa pun yang nantinya tercapai akan batal jika AS tetap menerapkan tarif atas barang-barang impor asal negaranya.. Putaran ketiga negosiasi antara dua kekuatan terbesar ekonomi dunia tersebut belum juga dapat menjem- batani perbedaan-perbedaan yang ada. Pemerintah AS tetap menolak praktik-praktik kebijakan industrial dan perdagangan Tiongkok, yang oleh Presiden AS Donald Trump disebut telah menghilangkan jutaan lapangan kerja di AS. “Jika AS memperkenalkan sanksi- sanksi perdagangan, termasuk kenai- kan tarif, seluruh pencapain perdagan- gan dan ekonomi yang dinegosiasikan kedua pihak sejauh ini akan batal,” bu- nyi pernyataan pemerintah Tiongkok yang dilansir kantor berita Xinhua . Perundingan di Beijing dipimpin olehWakil PerdanaMenteri Tiongkok Liu He dan Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross. Pada awal pekan lalu, pemerintah ASmenyatakan akan tetap menjalankan pengenaan tarif impor atas barang-barang Tiongkok. Padahal bulan lalu, kedua negara sepakat untuk menghindarkan perang dagang dengan tidak saling men- genakan tarif atas barang impor dari masing-masing negara. Konsensus yang tercapai dalam pembicaraan sebelumnya di Washington adalah Tiongkokmeningkatkan impor energi dan pertanian dari AS. Pemerintah Tiongkok menyatakan sudah ada kemajuan konkret dan positif mengenai isu-isu tersebut. Kedua pihak tinggal memfinalisasi detail kesepakatannya. Pemerintah AS sebelumnya men- gumumkan pengenaan tarif atas impor baja dan aluminium dari Uni Eropa (UE), Kanada, dan Meksiko. Kebijakan yang berlaku per 1 Juni 2018 tersebut sudah mengundang langkah-langkah retaliasi dari Kanada serta Meksiko. Alhasil, gencatan senjata yang baru tercapai beberapa hari sebelumnya terancam berantakan. Eskalasi ini ter- jadi beberapa jam setelah ribuan warga Palestina memakamkan seorang rela- wanmedis perempuan, Razan Al Najjar (21 tahun), yang tewas oleh penembak jitu Israel saat hendak menolong yang terluka akibat bentrokan di perbatasan Gaza. “Jet-jet Israel membidik 10 situs teror di tiga kompleks militer milik organisasi teror Hamas di Jalur Gaza. Serangan ini adalah balasan atas tem- bakan-tembakan roket ke Israel serta berbagai aktivitas teror yang disetujui dan dirancang oleh organisasi teror Hamas sepanjang akhir pekan lalu,” bunyi pernyataan angkatan bersenjata Israel. Secara terpisah, angkatan bersen- jata Israel menambahkan bahwa jet-jet tempurnya menghantam lima target di sebuah kompleks militer milik angka- tan laut Hamas di wilayah utara Jalur Gaza. Tidak ada laporan jatuhnya kor- ban jiwa akibat serangan-serangan ini. Sebelumnya pada Sabtu (2/6) petang waktu setempat, militan di wilayah kantong Palestina menembak- kan dua proyektil ke wilayah selatan Israel. Pihak Israel kemudian membu- nyikan sirine bahaya serangan udara agar warga bergegas ke tempat-tempat perlindungan serangan bom. Sistem pertahanan udara Israel dilaporkan menangkis saty proyektil. Sedangkan satunya lagi dipercaya meleset dari target dan mendarat di wilayah Gaza. Minggu pagi waktu setempat, empat proyektil lagi ditembakkan ke wilayah Israel. Tiga berhasil ditangkis, se- dangkan yang keempat menghantam sebuah lapangan terbuka. Tidak ada yang bertanggung jawab atas penembakan proyektil-proyektil tersebut. Penembakkan dilakukan tak lama setelah pemakaman Najjar. Relawan dari kementerian kesehatan Gaza ini tertembak di bagian dada di dekat Khan Yunis pada Jumat (1/6) waktu setempat. Pemakamannya juga diikuti para awak medis dan sejumlah ambulans. Sedangkan ayahnya memegang jaket medis putih berlumuran darah yang dipakai mendiang putrinya saat ter- tembak.

Unjuk Rasa Menolak Kebijakan Ekonomi Pasukan keamanan dan paramiliter Yordania berjaga di luar kantor perdana menteri di ibu kota Amman, Sabtu (2/6) malam waktu setempat, sementara para pengunjuk rasa melancarkan hari ketiga aksi menolak kenaikan harga-harga dan draf pajak penghasilan yang direkomendasikan oleh IMF.

“ So far belum ada direct komunikasi untuk tidak naikkan karena jadi tidak cocok policy dengan kenyataan kalau deposito tidak naik. Dengan bunga deposito naik, kurs rupiah akan lebih terjaga, bravo BI,” tegas Jahja. Likuiditas Memadai Saat mengumumkan kenaikan BI 7-DRRR , Rabu (30/5) lalu, Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, per- bankan sebaiknya tidak menaikkan suku bunga simpanan maupun bunga kredit karena kondisi likuiditas, baik rupiah maupun valas masih memadai. Menurut Perr y, transmisi suku bunga acuan BI akan langsung ber- imbas ke bunga pasar uang antar- bank (PUAB), kemudian suku bunga deposito perbankan. Selanjutnya baru terasa pada suku bunga kredit, dan berikutnya pada pertumbuhan ekonomi. “Dari pasar uang, likuiditas cukup, jadi bisa mengurangi tekanan bank untuk menaikkan suku bunga. Maka tidak ada alasan bunga deposito naik,” tegas Perry. Gubernur BI menambahkan, BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen memperbaiki efisiensi perbankan dengan terus berkoordi- nasi untukmemastikan kenaikan suku bunga acuan tidak serta-merta diikuti kenaikan bunga deposito dan bunga kredit perbankan. “Kenaikan BI 7-DRRR jangan selalu diartikan akan menurunkan pertum- buhan ekonomi, karena transmisinya panjang. Dari policy rate itu 1,5 tahun efeknya. Sedangkan likuiditas masih cukup,” tutur Perry. Sementara itu, Deputi Gubernur BI Erwin Rijanto menjelaskan, likuiditas masih cukup longgar karena BI rutin mengadakan lelang tiga kali dalam satu minggu. Selain itu, repo akan dijual ke pasar apabila pasar uang an- tarbank (PUAB) sudahmelewati batas tertentu. “Jadi, kami jamin kebutuhan likuiditas di pasar,” ujar dia. Secara terpisah, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengungkapkan, industri perbankan memiliki ekses likuiditas sebesar Rp 618 triliun per April 2018. Tren ekses likuiditas perbankan meningkat tiap tahun. Pada akhir tahun lalu, ekses likuiditas perbankan mencapai Rp 500 triliun. Meskipun memiliki ekses likuiditas yang besar, menurut Wimboh, industri perbankan tidak menahan penyaluran kredit. Itu terlihat pada penyaluran kredit per April yang tumbuh 8,94% (yoy). Kelebihan likuiditas perbankan tersebut, menurut Wimboh, bisa digunakan untuk membiayai pertum- buhan kredit. Sampai April 2018, per- tumbuhan DPK perbankan mencapai 8,06% (yoy). Selain itu, ruang ekspansi kredit masih terbuka lebar. Soalnya, rasio kecukupan modal ( capital ade- quacy ratio/ CAR) perbankan masih relatif terjaga di kisaran 22,38% per April 2018. (az) Sejauh ini, Tiongkok belum menda- patkan penentangan berarti di LTS atas aksi sepihakmaupun klaimwilayahnya. Namun Dephan AS belum lama ini tidak mengundang Tiongkok untuk ikut dalam latihanmaritimdua tahunan di Pasifik. Mattismenyebutnya sebagai langkah respons awal. (afp/sn) sejumlah sekutu terdekatnya, atas alasan keamanan nasional. Langkah Mattis dapat menjadi tidak produktif karena mengajak berselisih mitra dagangnya. “Saya tidak akan berbohong bahwa sebagian pendekatan kami tidak biasa. Tapi sepanjang negara-negara terus berdialog, saling mendengarkan dan saling menghormati, tidak ada yang tidak bisa dibicarakan,” tutur Mattis. Dia menambahkan, AS mendukung resolusi damai atas segala persengket- aan perdagangan dan investasi supaya bebas, adil, dan resiprokal, selain juga sesuai dengan norma-norma serta aturan internasional.

7-DRRR akan berdampak pada kredit korporasi, namun tidak signifikan karena likuiditas perseroan masih terbilang longgar. “Dari dulu, kalau likuiditas bank ketat, kami masih oke saja. Kenaikan BI 7-DRRR ada dampaknya, tapi ti- dak besar ke korporasi. Kami belum menaikkan bunga,” kata Kuswiyoto di Jakarta, akhir pekan lalu. Menurut dia, penyesuaian suku bunga kredit akan lebih lama dib- andingkan suku bunga simpanan. Meskipun demikian, BRI belum ber- niat menaikkan suku bunga simpanan dalam waktu dekat. Direktur Utama BRI Suprajarto se- belumnya jugamengatakan, perseroan belum berencana menaikkan suku bunga simpanan maupun suku bunga kredit tahun ini. “Kami berusaha tidak menaikkan suku bunga. Berbagai cara bisa kami lakukan, kami punya pipeline , agar tidak menimbulkan NPL (rasio kredit bermasalah/ non performing loan ),” papar dia. Suprajarto mengemukakan, BRI akan menjaga suku bunga kredit ti- dak naik tahun ini, karena perseroan adalah bank yang fokus menyalurkan kredit kepada usaha kecil menengah (UKM) dan kredit mikro yang tidak terpengaruh kurs. Apalagi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan BRI juga tidak naik karena merupakan kredit subsidi. Dia mengungkapkan, apabila suku bunga acuan bank sentral naik, suku bunga simpanan akan disesuaikan. Namun, dia tidak menyebut berapa besar potensi kenaikan suku bunga simpanan. “Kami masih perlu meng- hitungnya,” ujar dia. Dengan potensi kenaikan suku bunga simpanan nanti, kata Supra- jarto, biaya dana (cost of fund) menjadi tinggi. Namun, BRI telah menyiapkan strategi agar biaya dana tetap terjaga. “ Cost of fund nanti kan bisa ditutup dengan yang lain,” tegas dia. Sementara itu, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja mengatakan, kenaikan suku bunga acuan BI akan berdampak pada bunga deposito yang semakin menarik bagi investor. Dengan begitu, para investor tidak akanmemindahkan dananya ke luar negeri. “ BI 7-DRRR dinaikkan agar deposito semakin menarik bagi investor. Jadi, mereka tidak pindahkan dana ke dolar AS,” ucap Jahja. Menurut dia, jika bunga deposito naik, dampak ke bunga kredit diperki- rakan terjadi dalam 1-2 bulan setelah- nya. Pasalnya, transmisi suku bunga kredit tidak langsung terasa. Jahja menambahkan, hingga kini BCA belum berencana menaikkan suku bunga kredit. Sebaliknya, suku bunga deposito semua tenor mulai dinaikkan 25 bps pada awal Juni 2018. pulau di LTS. Tapi, Letjen He Lei membalas komentar Mattis tidak bertanggung jawab dan tidak bisa diterima. “Sepan- jang di wilayah sendiri, sah-sah saja mengerahkan tentara dan menerap- kan persenjataan. Ini untuk membela diri. Kami akan mengambil langkah tegas jika negara-negara lain menger- ahkan kapal dan pesawat tempur mendekati pulau-pulau kami di Laut Tiongkok Selatan,” tutur He. Perairan LTS ini setiap tahunnya dilalui arus perdagangan senilai US$ 5 triliun. Komentar Mattis di Sin- gapura menegaskan apa yang sudah ditegaskan oleh para pejabat AS sejak pemerintahan dipimpin oleh Trump, yakni bahwa AS akan selamanya hadir di Asia Pasifik dan negara-negara se- kutu harus berpihak kepada AS, bukan kepada Tiongkok. Namun komentar Mattis juga kelu- ar setelah Trump pekan lalu menerap- kan tarif baja dan aluminium terhadap

mengupayakan denuklirisasi secara menyeluruh, terverifikasi, dan tidak dapat dimentahkan lagi di semenan- jung Korea. Sementara Tiongkok diketahui telah mengerahkan serangkaian per- alatan militer ke LTS, termasuk rudal antikapal, rudal darat ke udara, dan perangkat pengacak sinyal elektronik. Tiongkok juga sudah membangun gugusan pulau serta kelengkapan maritim lainnya di fasilitas militer di sana. Selain itu, Tiongkok sudah men- daratkan pesawat-pesawat pengebom di PulauWoody di Kepulauan Paracel. “Kendati klaim dari Tiongkoknya bertolak belakang, penempatan sistem persenjataan ini berkaitan langsung dengan penggunaan militer untuk tujuan intimidasi dan tekanan,” ujar Mattis. Dia jugamengkritik Presiden Tiong- kok Xi Jinping, karena mengingkari janji yang dibuat pada 2015 di Gedung Putih untuk tidakmemiliterisasi pulau-

Menurut David, suku bunga antar- bank mengalami sedikit kanaikan. Secara rata-rata, suku bunga antar- bank naik sekitar 100 basis poin -(bps). Kenaikan itu terjadi sebelumBI menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate ( BI 7-DRRR ). “Suku bunga antarbank naik sedikit, tergantung tenornya, seperti suku bunga overnight , sebulan, atau tiga bulan,” tutur dia. Setelahmenahan suku bunga acuan selama delapan bulan di level 4,25%, BI pada 17 Mei 2018 menaikkan BI 7-DRRR sebesar 25 bps menjadi 4,50%. BI jugamenaikkan suku bunga Deposit Facility dan suku bunga Lending Fa- cility masing-masing sebesar 25 bps menjadi 3,75% dan 5,25%. BI pada 30Mei lalu kembali menaik- kan BI 7-DRRR sebesar 25 bps men- jadi 4,75%, diikuti penaikan suku bunga Deposit Facility dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps mas- ing-masing menjadi 4,00% dan 5,50%. BI menempuh langkah tersebut guna meredam capital outflow yangmemicu pelemahan rupiah sejalan dengan ren- cana The Fedmenaikkan fed funds rate (FFR) sebanyak 2-3 kali lagi tahun ini dari level 1,50-1,75%. David Sumual menjelaskan, bank- bank menawarkan suku bunga sim- panan tinggi untuk menarik minat masyarakat agar menempatkan dana- nya. Kondisi itu terjadi seiring dengan naiknya imbal hasil ( yield ) obligasi dan kian ketatnya pasar valas. “Itu mulai terjadi ketika nilai tukar rupiah trennya melemah terhadap dolar AS. Jadi, pengetatan likuiditas mulai terjadi sekitar Februari lalu. BI kemudian merespons dengan menaik- kan suku bunga acuan,” ujar dia. Selama Febr uari-Maret 2018, menurut David, LDR bank-bank di kelompok BUKU III agak tinggi, sedangkan penyaluran kredit BUKU I-II agak lemah, dan BUKU IV masih normal. Merespons kebijakan BI yang menaikkan dua kali suku bunga acuan, banyak debitur yang mulai mengam- bil kredit yang sudah disetujui bank, karena mereka khawatir suku bunga kredit bakal naik jika tidak segera diambil. “Jadi, wajar saja kalau pertumbuhan kredit trennya lebih tinggi diband- ingkan pertumbuhan penghimpunan DPK. Soal prospek ke depan seperti apa, nanti tergantung kondisi ekster- nal, misalnya arah kebijakan The Fed,” kata dia. David menambahkan, berkaitan dengan kebijakan BI menaikkan BI 7-DRRR menjadi 4,75%, bank biasanya akan menyesuaikan bunga kredit dalam waktu 2-6 bulan ke depan. Sementara itu, Direktur Keuangan PT Bank Danamon Indonesia Tbk Satinder Ahluwalia menjelaskan, SINGAPURA – Tiongkok meran- cang pengerahan militer dan pen- erapan sistem persenjataan canggih di Laut Tiongkok Selatan (LTS) untuk mengintimidasi dan menekan negara-negara tetangganya. Tudingan tersebut dilayangkan oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Seri- kat (AS) Jim Mattis, Sabtu (2/6) di Singapura. Komentarnya langsung dibalas seorang jenderal Tiongkok sebagai tidak bertanggung jawab. Tiongkok berkukuh hanya mempertahankan kedaulatan wilayahnya di LTS. Mattis berbicara pada pertemuan puncak tentang keamanan di Sin- gapura, yang dikenal sebagai Shan- gri-La Dialogue. Secara kebetulan, komentarnya keluar 10 hari sebelum Presiden AS Donald Trump dijadwal- kan bertemu pemimpin Korea Utara (Korut) di Singapura. Mattis mengatakan, militer AS terus mendukung para diplomat untuk  Sambungan dari hal 1

likuiditas Bank Danamonmasih aman, meski LDR bank yang masuk kategori BUKU III itu per Maret 2018 berada di level 93,5%. Dia mengungkapkan, perseroan belum menetapkan keputusan untuk menyesuaikan suku bunga deposito maupun bunga kredit. Namun, dua minggu lalu, Bank Danamon baru menaikkan suku bunga deposito un- tuk menjaga likuiditas. “Untuk bunga kredit ada kompetisi di market , kami belummemutuskan. Kalau nanti kami menaikkan, itu hanya untuk bunga deposito,” tutur dia. Menurut Satinder, besaran bunga deposito yang akan dinaikkan sebesar 25 bps atau sama dengan kenaikan bunga acuan BI. “Suku bunga kredit masih kami tahan karena permintaan kredit masih kurang. Kami jaga mar- ket. Demand nasabah untuk kredit itu kan tidak banyak, sehingga kami tidak bisa menaikkan bunganya. Lebih pent- ing menaikkan bunga deposito untuk jaga likuiditas,” papar dia. Di sisi lain, Direktur Utama PT Bank Mayora Irfanto Oeij mengakui, pas- cakenaikan BI 7-DRRR , likuiditas bank kategori BUKU II ini masih normal. Namun, kenaikan BI 7-DRRR akan mendorong kenaikan suku bunga simpanan. “Soalnya, beberapa nasabah sudah langsung meminta agar suku bunga simpanan mereka dinaikkan,” tutur Irfanto kepada Investor Daily di Jakarta, Jumat (1/6). Para nasabah, menurut dia, rata- rata meminta kenaikan suku bunga simpanan sekitar 25 bps. Sedangkan suku bunga kredit akan disesuaikan sejalan dengan kenaikan suku bunga simpanan. Penyesuaian suku bunga kredit biasanya efektif berlaku bulan berikutnya setelah kenaikan suku bunga simpanan. LDR Bank Mayora kini berkisar 85-87%. “Harus dihitung kembali berapa besaran kenaikan dari biaya dana dan dampaknya ke kredit. Namun, kemungkinan berkisar 25-50 bps,” ujar Irfanto. Tahan Bunga Kredit Di sisi lain, sejumlah bankir me- nyatakan kondisi likuiditas masih longgar. Mereka juga belum beren- cana menaikkan suku bunga kredit meski BI pada Mei lalu telah dua kali menaikkan suku bunga acuan. Direktur Korporasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) Kuswiyoto mengakui, kenaikan BI

Made with FlippingBook - Online catalogs