SP200702-P

Harian Umum

MEMIHAK KEBENARAN

Kamis, 2 Juli 2020

Dana Pilkada Kemdagri memberi batas waktu kepada daerah hingga 15 Juli untuk mencairkan dana pilkada.

Perbarui DTKS Ada 92 kabupaten/kota yang belum pernah memperbarui Data Terpadu

57.770 11.637

25.595

2.934

Kesejahteraan Sosial (DTKS) sejak 2015.

6.680

632

10.614.957 514.629 DATA WORLDOMETERS DAN COVID19.GO.ID SAMPAI SELASA (30/6) PUKUL 20.00 WIB 5.824.883

> 4

Politik & Hukum

> 12

Kesra & Budaya

PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang Perbanyak Tes dan Pelacakan [JAKARTA] Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi selama 14 hari atau mulai 3 hingga 16 Juli mendatang. Perpanjangan PSBB transisi itu karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melihat Covid-19 masih menyebar di masyarakat.

HUT Ke-74 Bhayangkara Jokowi: Awasi Anggaran Covid-19

BIRO PERS ISTANA Presiden Joko Widodo didampingi Kapolri Jenderal Idham Azis (kanan) dan Panglima TNI Marrsekal Hadi Tjahjanto saat upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-74 Bhayangkara yang digelar secara virtual di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7).

ISTIMEWA

Anies Baswedan

Untuk melakukan pencegah- an dan memutus mata rantai pe- nyebaran Covid-19, Pemprov DKI perlu memperbanyak tes usap ( swab test ) dan pelacakan ( tracing ) terhadap orang-orang yang pernah berhubungan dengan orang yang telah dinyatakan positif Covid-19. Tes dan pelacakan ini penting untuk mengetahu sejauh mana penyebaran Covid-19 agar lang- kah pencegahan lebih mudah dilakukan. “Jadi, PSBB transisi diper- panjang selama 14 hari ke depan dan kita akan evaluasi lagi sesu- dah mendapat perkembangan terbaru,” ujar Anies saat membe- rikan keterangan di Balai Kota Jakarta, Rabu (1/7). PSBB tran- sisi Jakarta dimulai pada 5 Juni hingga 18 Juni lalu. Setelah kasus Covid-19 di Ibu Kota masih cukup tinggi, PSBB transisi kembali diperpanjang pada 19 Juni hing- ga 2 Juli dan terakhir diperpanjang lagi hingga 16 Juli 2020. Gubernur Anies mengatakan, jumlah tes untuk melacak penye-

case finding. Dengan metode ini, kata Anies, tes PCR tidak hanya dilakukan terhadap pasien di rumah sakit atau yang datang ke rumah sakit karena ada keluhan. Pemprov DKI proaktif mela- kukan tes Covid-19 ke komunitas atau orang yang kemungkinan besar mempunyai potensi tertular. Langkah proaktif tes ini dilakukan oleh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang ada di DKI Jakarta. “Active case finding Jakarta amat tinggi. Kasus positif yang ditemukan bukan dari pasien di rumah sakit atau orang yang datang ke rumah sakit. Mayoritas lewat puskesmas yang aktif mendatangi komunitas dan orang-orang yang memiliki probabilitas tertular,” jelas Anies.

baran Covid-19 di DKI Jakarta sudah melampaui standar yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). DKI Jakarta, kata Anies, sudah mela- kukan tes polymerase chain re- action (PCR) dengan rasio 14.258 per 1 juta penduduk. “WHOmengharuskan sebuah wilayah harus melakukan 1.000 tes per 1 juta penduduk. Jakarta, dengan 11 juta penduduk, maka harus melakukan 11.000 per minggu. DKI, kita, berhasil me- lakukan paling tidak minggu terakhir, 14.000 tes per 1 juta penduduk,” ujar Anies. Manta menteri pendidikan dan kebudayaan itu mengakui bahwa DKI Jakarta selama masa PSBB sudah melakukan peningkatan jumlah tes dengan metode active

[JAKARTA] Presiden JokoWidodo(Jokowi) memerintahkan jajar- an Polri bersama Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan lembaga penga- was internal pemerintahan lainnya untuk terus mem- perkuat sinergi dan kerja sama. Presiden secara khusus meminta lemba- ga-lembaga itu untukmeng- awasi penggunaan anggaran penanggulangan Covid-19 yang telah dikucurkan pe- merintah. Ha l i t u d i ka t akan Presiden Jokowi dalam pi- datonya saatmenjadi inspek- tur upacara peringatanHUT ke-74 Bhayangkara yang digelar secaravirtual di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (1/7). “Tolong pelaksanaan program penanganan Covid-19 ini dibantu per- cepatannya dan diawasi penggunaan anggarannya. Alokasi dananya cukup besar yaitu Rp 695,2 trili- un dan bahkan bisa lebih besar lagi jika diperlukan,” ujar Kepala Negara. Dalam pengawasan yang dilakukan, Jokowi meminta aspek pencegah- anharus lebihkedepankan. Ia tidak ingin pengawas- an baru dilakukan ketika sesudah terjadi masalah. Kalau ada potensi masa- lah, kata Jokowi, maka Polri, Kejaksaan, danKPK harus segera mengingat- kan kementerian atau

masih melanda Tanah Air. M e n u r u t Presiden, pandemi Covid-19 yangmelan- dadunia, termasukIndonesia, merupakan cobaan yang berat.Olehkarena itu, Jokowi mengajak semuapihakuntuk bekerja keras mengatasi permasalahan kesehatan dan ekonomi sebagai dampak dari pandemi Covid-19. “Sebagai bangsapejuang kita tidak boleh cepat me- nyerah. Pandemi Covid-19 yangmelanda dunia, terma- suk Indonesia, merupakan cobaan yang berat. Kita harus terus berikhtiar dan bekerja keras untuk menga- tasi permasalahan kesehatan maupun ekonomi,” kata Jokowi. bersambung ke hal > 5

lembaga yang bersang- kutan. Namun, bila sudah ada niat buruk mau korupsi, maka harus ditindak secara tegas sesuai aturan hukum. “Kalau sudah ada niat buruk untuk korupsi, ada mens rea , ya, harus ditindak. Silakan digigit saja, apalagi dalam situasi krisis sekarang ini tidak boleh ada satu pun yangmain-main,” tegasnya. Dalam kesempatan itu, PresidenJokowimengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pejuang. Karena itu, bangsa Indonesia tidak bolehmenyerah terha- dap pandemi Covid-19 yang

Dampak dari metode ini, kata Anies, penambahan kasus positif Covid-19 harian di DKI Jakarta juga terus meningkat. Namun, kata Anies, positivity rate Covid-19 di IbuKotamasih dalamangka aman. “Kita katakanwabahnyamasih ada, tetapi positivity rate berkisar 5%. Artinya, kalau menurut WHO, itu angka aman. Tetapi, bukan berati kita sudah bebas,” katanya. Lebih lanjut,Aniesmenegaskan, apa yang dilakukan pihaknya tidak bertujuan semata-mata untuk me- nurunkan grafik angka kasus posi- tif Covid-19 di Jakarta. Yang dila- kukanDKI Jakarta, katanya, adalah mengendalikan pandemi Covid-19. Terkendali Gubernur Anies juga menga- takan, berdasarkan hasil pantau- an yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan DKI, incident rate Covid-19 di Jakarta selama masa transisi atau selama Juni 2020 relatif terkendali. Meski begitu, masih ada daerah yang harus dikendalikan dengan ketat.

> 5

bersambung ke hal

 Redaksi: 2995 7500 • Sirkulasi: 2995 7555 - 2995 7500 ext 3206 • Iklan: 2995 7500 ext: 1469, 3409 • Tahun XXXIV 11.298 • 20 Halaman • Rp 4.000 • Langganan Rp 75.000 • beritasatu.com • suarapembaruan.com

Made with FlippingBook - Online catalogs